
KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹
💐 HAPPY READING 💐
Di dalam kamar, Chloe yang tidak pernah menghubungi Gazel lebih dulu, kini berusaha menghubunginya.
Nomornya masuk, tetapi tidak di angkat. Begitupula di saat dia menelpon Erald, terhubung tetapi tidak ada yang mengangkat.
Perasaan Chloe semakin tidak enak, saat ini hanya ada dirinya dan juga Miranda ibu tirinya di rumah, membuatnya semakin merasa khawatir.
Chloe kembali turun ke bawah, dan keluar untuk menanyakan One apakah sudah ada kabar atau belum, karena ini sudah 2 jam setelah kepergian mereka tadi.
"Bagaimana One? Apakah sudah ada kabar? Apakah mereka juga tidak bisa di hubungi?" Tanya Chloe pada One.
"Mereka bisa di hubungi Nyonya, mereka masih mengangkat panggilan saya, tetapi mereka belum menemukan hasil apapun tentang keberadaan Ayah Nyonya." Jawab One, yang semakin membuat Chloe merasa curiga jika terjadi hal buruk pada Ayahnya.
"Bu, mulai dari kapan Ayah tidak bisa di hubungi?" Tanya Chloe pada Miranda.
"1 jam setelah kepergiannya, Ibu mencoba untuk menelponnya, tetapi sudah tidak bisa di hubungin." Jawab Miranda, yang semakin membuat Chloe merasa jika pasti ada yang tidak beres.
"Apakah mungkin Ayah pergi ke rumah selingkuhannya?" Tanya Chloe dengan iseng.
"Ayahmu tidak seberani itu! Apa lagi ada dua anak buahnya dan juga ada adikmu." Jawab Miranda yang semakin membuat Chloe takut.
Jam sudah menunjukan angka 4 sore, tetapi masih belum ada kabar dari Three, Four dan juga Five.
Chloe kembali menghubungi Gazel dan Erald, tetapi tidak ada jawaban. "Aaaahhhh!!! Sial!!" Umpatnya merasa marah dengan suaminya.
Bagaimana bisa, di dalam keadaan genting seperti ini Gazel sama sekali tidak menjawab panggilannya.
"Harusnya memang aku tidak mengharapkan apapun dari kamu sejak awal!" Tungkasnya dengan kesal.
Dan di saat dia fokua pada ponselnya, tiba - tiba saja, dia mendengar suara teriakan ibunya dan juga suara One dan Two yang ada di bawah.
Tadi memang Chloe memilih naik ke atas ke kamarnya, meninggalkan ibunya di ruang tamu bawah.
"Katakan! Di mana Nyonya kalian?!" Tanya beberapa orang yang terlihat mengenakan pakaian hitam.
Chloe mengintip dari pintu kamarnya, dan melihat jika One dan Two sudah bonyok. Sepertinya mereka berdua kalah melawan puluhan pria yang tiba - tiba datang ke rumahnya itu.
"Aku tidak akan memberitahukan di mana Nyonya kami!" Jawab One, masih dengan pandangan yang menantang, padahal dia jelas - jelas sudah di kunci bahkan masih ada pistol yang di arahkan ke arahnya.
__ADS_1
"Ada apa ini? Kenapa kalian -"
"Dooooor!" Suara tembakan terdengar di lepaskan pada kepala Miranda.
Membuat Chloe ingin teriak menangis melihat ibu tirinya di bunuh tepat di depan matanya.
Chloe menutup mulutnya agar tidak mengeluarkan suara apapun. "Hiskk, ibu."
Lirihnya pelan.
Lalu kembali menutup pintu kamarnya lalu menguncinya. "Cepat cari wanita itu! Aku yakin jika dia ada di rumah ini! Jangan harap kalian bisa tidur nyenyak! Jika kalian tidak mendapatkan wanita itu! Perintah seorang pria yang tadi membunuh Miranda.
"Apa yang harus aku lakukkan?! Apa yang harus aku lakukkan?" Tanyanya dengan panik.
Chloe kembali mengambil ponselnya dan mengbungi Gazel, berharap jika ada balasan dari suaminya. Tetapi, tetap sama, Gazel kembali tidak mengangkat panggilannya.
Chloe keluar ke arah Balkon, dia mencari cara bagaimana supaya dia bisa keluar. Dia mencari tali untuk bisa dia gunakan untuk turun. "Nyonya." Panggil suara dari bawah, yang membuat Chloe menoleh, itu adalah Three, dia mengambilkan tangga yang tinggi untuk Chloe.
"Pelan - pelan Nyonya." Ucap Three dengan berbisik - bisik, agar tidak ada yang mendengar mereka.
Chloe kembali masuk ke dalam kamarnya, dia mengambil pistol yang memang sudah dia siapkan kalau - kalau hal seperti ini terjadi, tak lupa dia mengambil tas untuk menyimpan pistol, pisau dan juga ponselnya.
"Nyonya! Cepat!" Panggil Three, khawatir jika mereka akan ketahuan.
"Hey! Itu dia! Itu wanita itu!" Teriak musuh, yang menangkap basah mereka.
"Nyonya ayo kita pergi cepat Nyonya!" Teriak Three, langsung menarik tangan Chloe untuk pergi masuk ke dalam Garasi.
"Nyonya masuk ke dalam mobil sekarang!" Perintah Three, yang langsung di lakukkan oleh Chloe.
"Kenapa kita tidak melawan saja?! Kenapa
Kita harus kabur seperti ini?" Tanya Chloe dengan geram.
"Kita tidak bisa melawan mereka sekarang nyonya, kita kalah jumlah, dan kita kalah dalam kekuatan." Jawab Three, dan langsung menyalakan mobil.
Tetapi, ketika Three ingin menancapkan gasnya, terlihat mobil mereka sudah terkepung.
"Three, apa yang harus kita lakukkan sekarang?" Tanya Chloe dengan panik.
Three nekad menancapkan pedal gas mobil itu, dia menabrak dua orang yang ada di depan mobil.
__ADS_1
"Sial! Kejar cepat kejar!"
Three mengendarai mobilnya dengan ugal - ugalan, karena di belakang ada tiga mobil lagi yang mengikuti mereka.
"Three, bagaimana sekarang?"
Three terus mengendari mobil itu ke sembarangan arah, dia tidak tahu mau kemana sekarang, karena yang terlebih awal dia harus menyelamatkan nyonyanya terlebih dahulu.
"Nyonya, bisakah Anda menelpon Tuan Gazel, lewat ponsel saya." Pinta Three, yang di jawab dengan anggukan kepala oleh Chloe.
Dia mengambil ponsel Three yang ada di saku jasnya. Lalu mencari nama Gazel dalam ponsel itu.
"Tidak di angkat Three!" Ucap Chloe dengan kesal.
"Coba Tuan Isekai Nyonya, dia tidak pernah lepas dari ponselnya. Dia pasti mengangkatnya." Balas Three lagi, dengan pandangannya yang terus melihat ke arah spion belakang untuk melihat mobil - mobil yang mengejarnya itu.
"Hallo."
"Isekai!"
"Isekai! Ini aku Chloe! Kita sekarang sedang di kejar - kejar oleh orang - orang yang tidak di kenal."
"Mereka membunuh ibuku, mereka juga menyandra One dan Two, sekarang aku sedang bersama dengan Three, tetapi mereka masih mengejar kita, Isekai -"
Cittttttttttt, bruaaaaakkkkkkk, Three yang tidak fokus tiba - tiba saja menabrak mobil yang ada di depannya, hingga mobil mereka jatuh ke jalanan yang ada di bawah.
"Three." Panggil Chloe dengan suaranya yang lemah.
Tetapi Three sudah tidak menjawabnya, Chloe berusaha keluar dari mobil. Tetapi dia melihat beberapa orang yang berjalan ke arah mereka.
Chloe merangka keluar dari mobil, meskipun perutnya sudah sangat sakit, dan sepertinya dia mengalami patah tulang.
Chloe mengeluarkan pistolnya, dan bersiap untuk menembak pria itu.
Booooommmmmmm, suara ledakan terdengar, yang membakar mobil yang terdapt Chloe dan juga Three dengan habis.
****
The Ending.
Hey Gengs, Mimin juga Tamatin Chloe dan Gazel di sini ya, alasannya ya sama karen levelnya sangat rendah. Jadi Mimin bakal buat Season 2nya. Yang pastinya tak kalah seru dong yah?
__ADS_1
Wajib mampir nih, karena bakal ada cewek lain yang akan mengambil hati Gazel, sedangkan Chloe masih dalam pertanyaan, apakah dia masih hidup atau sudah meninggal.
Kalau di tanya, kapan terbitnya, jawabannya besok ya. Besok Mimin terbitkan. So, see you 😘