
KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹
💐 HAPPY READING 💐
Tak lama setelah Gazel pergi, terlihat Shopia yang masuk ke dalam kamarnya.
Shopia masuk dengan senyum yang merekah di wajahnya. “Selamat pagi nyonya.” Sapanya, lalu bergerak masuk ke dalam ruang wardrobe milik Chloe dan juga Gazel.
Dia memilihkan pakaian yang cocok untuk Istri Gazel hari ini.
Chloe menatap Shopia dengan bingung. “Selamat pagi Shopia.” Balas Chloe, mersepon sapaan pelayannya itu.
Shopia terlihat sangat gesit sekali menyiapkan segalanya, bahkan sampai air mandinya juga di siapkan. Membuat Chloe merasa seperti ratu yang sedang di istimewakan.
Setelah selesai dengan menyiapkan pakaian dan menyiapkan air mandi.
Shopia kembali keluar dengan membawa sebuah wadah yang sudah berisikan air hangat. Dia menghampiri Chloe yang sedang meringis kesakitan.
Sepertinya luka operasinya itu kembali berdenyut, membuat Shopia bergegas mendekati Chloe dan melihat lukanya.
“Nyonya, apakah Anda baik - baik saja?” Tanya Shopia yang di jawab dengan anggukan kepala pelan oleh Chloe.
Wanita itu berusaha menarik keluarkan nafasnya dengan pelan. Agar sedikit bisa mengurangi rasa sakitnya.
Shopia membantu Chloe melepaskan pakaiannya, “permisi nyonya, biar saya bantu untuk membersihaknnya dan juga saya ingin mengganti perbannya.” Izinya dengan lembut.
__ADS_1
Chloe hanya diam saja, membiarkan Shopia merawat lukanya. “Kamu begitu terlatih, apakah kamu pernah belajar kesehatan?” Tanya Chloe penasaraan. Sebab sejak kemarin Shopia terlihat sangat ahli sekali ketika memasangkan Infus padanya.
Kemarin dokter Demon memasangkan Infus padanya di tangan sebelah kanan, namun tangannya menjadi bengkak sehingga Shopia bergegas untuk memindahkannya ke tangan sebelah kiri.
Dan semenjak kemarin juga Shopia dengan telaten merawat lukanya, hingga membuat Chloe sedikit penasaraan dengan hal itu.
Shopia tersenyum mendengar pertanyaan dari Chloe. “Saya dulu adalah seorang dokter Ahli Bedah Nyonya.” Jawabnya sontak membuat Chloe tertegun.
“Dok - dokter?” Tanyanya lagi, yang di jawab dengan anggukan kepala oleh Shopia.
“Hebat sekali, aku saja hanyalah seorang penulis, dan bahkan tidak Kuliah, malah kamu yang seorang Dokter menjadi pelayanku, betapa malunya aku.” Ucap Chloe, merasa sangat tidak nyaman ketika Shopia datang untuk melayani dirinya.
Bahkan dia bukanlah apa - apa dari Shopia, tetapi kenapa dia malah yang menjadi istri Gazel.
“Tidak apa - apa Nyonya, Anda adalah istri dari Tuan Gazel, jadi tidak perlu bagaimana pendidikan Anda, saya tetap di sini bertugas untuk melayani segala apapun yang Anda butuhkan serta inginkan.” Balasnya, meminta Chloe tidak memikirkan hal itu secara berlebihan.
Chloe mulai terdiam, dan membayangkan bagaimana hubungan Gazel dan Shopia dulu, kalau memang Shopia adalah seorang dokter, lalu kenapa dia menjadi pelayan?
Lalu, Shopia adalah wanita yang cantik, bahkan mungkin lebih cantik darinya, lalu kenapa mereka putus dan tidak sampai menikah?
Jujur saja, gejolak rasa penasaraan di hati Chloe mulai memuncak, dia ingin menanyakan semua detailnya pada Shopia nanti. Mungkin di saat mereka akan lebih dekat.
“Shopia, apakah kamu lelah dengan kehidupan ini?” Tanya Chloe, mengalihkan pembicaraan mereka tentang profesi Shopia sebelumnya.
“Kenapa Anda bertanya seperti itu Nyonya?” Tanya Shopia balik.
__ADS_1
Chloe memandang ke arah depan dengan tatapannya yang kosong. “Entahlah, aku merasa sangat lelah setiap harinya, dan ketika malam hari tiba sebelum tidur aku pasti berharap untuk tidak bangun lagi di pagi harinya, tetapi aku malah terbangun.”
Jawabnya, sekaligus mencurahkan apa yang di rasakan pada Shopia, berharap pelayannya itu akan mengerti.
Shopia sudah selesai membalut luka Chloe dengan perban yang baru, lalu dia tersenyum menatap wajah wanita yang sudah menjadi istri Gazel. “Apapun keadaanya, tetaplah semangat Nyonya, kita tidak tahu apa yang di Takdirkan oleh Tuhan di ke depannya nanti, tetapi ingatlah akan ada pelangi setelah hujan. Tidak mungkin di dalam hidup ini hanya akan ada air mata sampai akhir, suatu saat nanti pasti akan kebahagiaan yang harus sabar kita nanti.” Shopia memberikan nasehat kepada Chloe.
Chloe menatap Shopia dengan lekat, “terima kasih ya Shopia, semoga saja aku bisa menerapkannya di dalam kehidupanku.” Balas Chloe, yang sebenarnya tidak yakin dengan kebahagiaan di masa depan.
Shopia hanya meresponnya dengan senyiman hangat, karena Nasehat itu bahkan dia juga terapkan ke dalam hidupnya, dia yakin jika suatu saat Gazel akan memberikan keringanan dan bahkan kebebasan lagi padanya.
Tetapi tugasnya sekarang adalah membuat Chloe menjadi istri yang sempurna untuk pria itu, agar hatinya sedikit melunak dan tidak keras lagi pada semua bawahannya.
Shopia ingin memanfaatkan Chloe agar bisa menjadi kelemahan untuk Gazel di kedepannya nanti.
*To Be Continue. **
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*
*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*
Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘
**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*
__ADS_1
*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*