Gelang

Gelang
Part 15


__ADS_3

****


"Gaess." Chrisd


"Kenapa Chrisd?" Vita, Brian


"Kalian percaya gak kalau gua liat hantu kemarin? " Chrisd


"Eh, gimana, gimana?" Vita


"Gua habis liat hantu kemarin sore." Chrisd


"Serius Chrisd, liat dimana? Cerita dong." Vita


"Kemarin sore gua ngeliat perempuan panjang rambut berdiri diruang tv, Sebelah matanya copot." Chrisd


"Kok lu bisa tau sebelah matanya copot, emang lu nyamperin tu hantu?" Vita


"Bukan gua yang nyamperin dia tapi dia yang nyaperin gua kedapur, yakali gua nyamperin setan." Chrisd


"Ya kali aja, lu kan rada aneh." Vita


"Seaneh-anehnya gua, yah gua tetep manusia yang punya rasa takut dan kaget." Chrisd


"Terus dia yang buat lu terluka?" Brian


"Bukan, gua terluka karna ulah gua sendiri." Vita


"Maksudnya?" Vita, Brian


"Ya gua terluka karna ulah gua. Gua kaget karna dia ngeliat gua jadi mangkok mie yang ada ditangan gua jatoh. Terus waktu dia mendekat ke gua yah refleks gua lari nginjak beling sembunyi dikolong meja makan. " Chrisd


"Oh jadi gitu kejadiannya, tapi waitt!! " Vita


"Apa? " Chrisd


"Lu bilang lu liat dia dimana tadi, ruang tv?" Vita


"Iya." Chrisd


"Berarti disini? " Vita


"Yapss, tepat didepan lu duduk sekarang." Chrisd


Mendengar itu, Vita langsung melompat kepangkuan Brian.

__ADS_1


"Apaan sih lu Vit, uda deh gak usah lebay." Brian


"Kok lu malah marah sih Yan, kan gua takut." Vita


"Takut-takut, uda deh gak usah lebay." Brian


"Jahat banget sih lu jadi sepupu, giliran Chrisd aja lu gaada bilang dia lebay." Vita


"Ya bedalah, Chrisd kan ngeliat secara langsung, sendirian lagi lah lu apaan? Siang bolong, ngeliat juga kagak, sendiri juga enggak." Brian


"Ahh iya juga sih, kenapa gua takut yak? Hahaha." Vita pun turun dari pangkuan Brian


"Hahaha, Hahaha Tawak lu." Brian


"Terus gua harus apa coba? " Vita


"Salto. " Brian


"Uda-uda kenapa jadi adu mulut sih?" Chrisd


"Itu sohib lu ngeselin sih." Brian


"Sohib gua kan sepupu lu juga, haha" Chrisd tertawa


"Dih kok lu ketawa sih Chrisd, nyebelin deh" Vita


"Tau ah, btw kok lu gak pernah cerita kalau lu bisa liat setan"? Vita


"Chrisd tuh gak bisa liat setan, dia kayak gini karna ada "sesuatu". Lagian seumur hidup Chrisd baru ketemu 2 hantu dan itu baru terjadi dalam minggu ini." Brian


Chrisd dan Vita terdiam mendengar omongan Brian, terlebih lagi Chrisd. Bertemu dua hantu dan baru terjadi dalam minggu ini? Enggak itu salah, seingat Chrisd dia baru bertemu dengan satu hantu dan itu baru terjadi kemarin.


"2 hantu, Salah!! Gua baru ketemu satu hantu dan itu baru terjadi kemarin sore." Chrisd


Brian tersenyum mendengar ucapan Chrisd, senyum yang penuh arti.


"Suatu saat lu bakal ngerti kok maksud gua. Sekarang lu jaga diri aja, mungkin kedepannya lu bakal sering ketemu hantu. Hantu baru ataupun hantu yang uda sering lu temuin." Brian


"Maksudnya ? Hantu yang uda sering gua temuin gimana?" Chrisd


"Yaelah Chrisd masa lu percaya ama kata-kata iblis satu ini. Lu lagi Yan tolong jangan jadi dukun atau anak indigo mendadak." Vita


Brian hanya tersenyum mendengar itu.


"Uda jam 4, kuy balik." Vita

__ADS_1


"Ahh kok cepat sih, gua kan masih mau disini sama Chrisd. Gua masih kangen ama dia." Brian


"Kangen, kangen ada juga ntar lagi lu berdua gelud. Lagian ntar bokap lu ngamuk. Tau sendiri kalau bokap lu uda ngamuk, kelar dunia. Besok kita bakal kesini lagi kok." Vita


"Bener?" Brian


"Iyee, tapi lu anter gua pulang sekarang. Gua gak mau naik ojol." Vita


"Oke Sipp." Brian


"Tante Kita pulang dulu yah." Vita


"Loh uda mau pulang aja, kok cepet? " Chintya


"Iya tante uda sore, mendung juga." Vita


"Oh gitu yah, yaudah hati-hati yah. Besok datang lagi. " Chintya


"Iya tante Sipp, makasih buat makan siangnya yah tante, maaf ngerepotin." Brian


"Gaada ngerepotin tante malah senang kalau kalian kemari, rumah jadi rame." Chintya


"Hehe iya tante, yaudah tante kita pulang dulu yah." Vita


"Iya hati-hati yah, Brian jangan ngebut bawa motornya." Chintya


"Iya tante. Chrisd balik dulu yah." Brian


"Iyee, tiati yah jangan ngebut kabarin kalau uda sampai rumah." Chrisd


"Ogheyy." Brian


"Dia doang nih yang disuruh kabarin? " Vita


"Yaenggak lah lu juga kok." Chrisd


"Ohh, kirain dia doang haha. " Vita


"Ih Vita apaan sih, ngeselin banget. " Chrisd


"Haha, sorry. Yaudah balik dulu Chrisd." Vita


"Oke, tiati yah." Chrisd


"Okee." Vita

__ADS_1


Brian dan Vita pun keluar dari rumah ditemani oleh Chintya, sementara itu Chrisd tetap didalam karena dia masih sulit untuk berjalan.


__ADS_2