Gelang

Gelang
Part 18


__ADS_3

Siswi itu terus tersenyum memperlihatkan gigi putihnya yang tersusun rapi, tapi senyumnya perlahan pudar berganti menjadi tangis yang memilukan.


Seketika Chrisd menjadi sangat ketakutan.


"Ke, kenapa kamu menangis kan gua gak ngapa-ngapain lu." Chrisd


Siswi itu terus menangis, matanya memerah dan mengeluarkan darah rambutnya juga berubah menjadi acak-acakan.


"Arrgghhhhhhh"


Chrisd berteriak histeris dia sangat ketakutan, apa lagi ini, apa yang sekarang ada dihadapannya?


Chrisd terus menangis apalagi saat dia melihat darah yang mulai berceceran dilantai, lututnya sangat lemas dia sudah tidak kuat menopang tubuhnya. Chrisd terduduk dia tidak kuat berdiri, Tiba-Tiba saja Mark masuk dan berlari kearah Chrisd.


"Chrisd, kamu kenapa?" Mark tampak khawatir


"Mark, itu dia nangis darah gua takut Mark." Chrisd


"Mana Chrisd, Gada kok kamu tenang dulu yah." Mark mencoba menenangkan Chrisd


"Ada Mark ada, itu dia dibelakang lu." Chrisd


"Iya-iya tenang dulu Chrisd." Mark


****


Kring.. Kring.. Kring.. Kring..


Bel pulang berbunyi


"Anak-anak kumpul lembar jawaban kalian sekarang selesai gak selesai." Guru


"Baik Bu.. " Murid


Para muridpun mengumpulkan lembar jawaban mereka, Setelah semuanya selesai mereka keluar dari ruangan.

__ADS_1


"Si Chrisd kenapa belum balik?" Brian


"Mana gua tau kan gua dari tadi disini, mungkin masih sakit perut kali." Vita


"Aneh masa sakit perut sampai 15 menit, cek gih." Brian


"Lu aja sono yang cek, gua takut ketoilet jam segini." Vita


"Gua cowok, yakali gua masuk toilet cewek aneh lu." Brian


"Justru karena lu cowok lah, jangan masuk panggil aja dari luar. Uda sono biar gua ngerapiin barang-barang Chrisd." Vita


"Yaudah gua titip tas gua, jagain jangan lu tinggal." Brian


"Iya sono lu Buruan." Vita


Brian meletakkan tasnya diatas meja Vita dan pergi ketoilet.


Bria terdiam sesaat saat menatap lorong menuju toilet "Sepi", Dia ragu kalau Chrisd masih berada ditoilet sekarang.


Brian berlari kearah Chrisd


"Chrisd lu gapapa kan?" Brian memeluk Chrisd dia sangat khawatir


"Yan gua takut yan, dia nangis darah yan." Chrisd menangis


"uussstt, tenang yah gua ada disini kok, gak bakal ada yang bisa nyakitin lu." Brian


"Yan Gua gabohong, gua takut yan disini banyak darah." Chrisd


"Iya Chrisd lu gak bohong, gua percaya ama lu." Brian


Chrisd terus menangis dalam pelukan Brian sementara itu Mark hanya terdiam menatap mereka demgan tatapan yang tidak bisa diartikan.


Sementara itu Rico yang sudah sampai langsung bergegas menuju kelas Chrisd. Kelasnya sudah sepi, hanya ada Vita didalamnya.

__ADS_1


"Vita Chrisd mana? " Rico


"Eemm, tadi sih dia ketoilet bang tapi belum balik-balik juga padahal uda 15 menitan, terus sekarang lagi disusul sama Brian." Vita


"Oh gitu yaudah abang ngusul ketoilet dulu yah, kamu tolong masukin barang-barang Chrisd kemobil ini kuncinya." Rico menyerahkan kunci kepada Vita


"Iya bang. " Vita


Rico pun menyusul, entah kenapa perasaannya menjadi tidak tenang dan benar saja dia mendapati Chrisd yang terduduk dilantai sambil menangis.


"Chrisd, kenapa kau dek?" Rico


Brian melepas pelukannya dan gantian sekarang Rico yang memeluk Chrisd.


"Itu bang tadi gua liat cewek nangis darah bang. " Chrisd


"Dimana Chrisd, gaada." Rico


"Ada bang, disitu. Mark bilang ke abang gua kalau misalnya ada yang nangis darah kan tadi, Yan.." Chrisd meminta teman-temannya untuk menjelaskan hal itu kepada Rico


Mendengar nama "Mark" Rico pun langsung melihat sekelilingnya dan itu membuat dia takut.


Sedangkan Brian hanya diam saja mendengar itu.


"Iya-iya abang percaya sama kamu, sekarang kita pulang." Rico


Chrisd hanya mengangguk, Rico kemudian menggendong Chrisd.


"Mark gua duluan, Makasih yah See u tomorrow. " Chrisd mengatakan itu dengan suara orang yangselesai menangis


"Oke." Mark


Lagi-lagi Rico dibuat bingung oleh Chrisd dan Brian hanya diam saja sepertinya dia mengetahui sesuatu.


Mark menatap kepergian Chrisd dimatanya tersirat kebencian yang tidak tau ditujukan kepada siapa.

__ADS_1


__ADS_2