
***
Chintya sedang asik menonton drakor sambil tertawa keras, Christian yang sedang fokus menyetir merasa terganggu dengan itu dan menegur istrinya itu.
"Ketawanya jangan keras-keras dong." Christian
"Kenapa memangnya, kan cuma ketawa lagian gak ada yang denger juga." Chintya
"Iya tau, tapi kan kita masih dijalan, dan ini Udah tengah malam juga kan." Christian
"Jadi kalau di jalan atau tengah malam dilarang ketawa gitu?" Chintya
"Bukan dilarang tapi kan maksudnya itu ketawanya jangan ker"
"PAPAAA, AWASSS!"
Chrisd berteriak dan sontak membuat Christian ngerem mendadak.
"Kamu kenapa sih dek?" Christian
"Papa yang kenapa, hampir nabrak anak kecil tau." Chrisd
Christian dan Chintya sontak melihat kearah depan. Tidak ada, mereka tidak melihat keberadaan anak kecil atau seseorang disana. Hanya terlihat jalan yang gelap dan pepohonan di pinggir jalan.
"Chrisd kamu kenapa sih, gak ada anak kecil di sini. Ini jalan tol gimana caranya ada anak kecil malem-malem begini?" Christian
__ADS_1
"Gak tau!" Chrisd lalu keluar dari mobil dan menghampiri bocah tersebut.
"Kamu mau kemana Chrisd?" Christian berteriak, tapi Chrisd tidak menghiraukan panggilan Papanya itu.
Chrisd berjalan menghampiri anak kecil yang membelakangi mobil mereka,
"Hei, kamu gak kenapa-napa kan?"
Tidak ada jawaban, Chrisd memegang bahu anak itu "Dek, kamu kenapa? Gaada yang sakit kan?"
Anak kecil itu diam dan tetap membelakangi Chrisd. Akhirnya Chrisd memutuskan untuk berdiri didepan anak itu.
"Anaa, kamu Adriana yang tadi di Mall kan. Ngapain disini malam-malam, Mama kamu mana?" Chris terus bertanya walaupun tidak ada jawaban
Adriana hanya diam dan berjalan meninggalkan Chrisd.
Chrisd yang khawatir secara refleks mengikuti Adriana, dia takut jika Adriana kenapa-napa.
Christian yang memperhatikan gelagat aneh putrinya segera keluar dari mobil.
"Kamu tunggu di mobil, kunci pintunya jangan kemana-mana!"
"Iya, hati-hati kamu Mas." Chintya
Christian setengah berlali mengejar putrinya itu, ada perasaan cemas dan takut.
__ADS_1
"Chrisd!!" Christian berteriak tapi Chrisd tidak mendengarnya.
"Chrisd Stopp!!" Kali ini Christian menarik tangan putrinya bahkan membentaknya.
"Kamu ini maksudnya apa sih, gak lihat ini sudah tengah malam hah?" Christian berteriak, wajahnya menegang menatap tajam kearah Chrisd.
Chrisd terdiam mendengar Papanya berteriak, ada rasa takut karena ini kali pertama Chrisd melihat Papanya semarah itu.
"Kenapa diam kamu, siapa yang kamu kejar mana anak kecil yang kamu maksud Mana?"
"Ituu..." Chrisd menunjuk kearah depan tapi tidak ada siapapun di sana. "Tadi dia ada di sini kok Pah. Namanya Adriana tadi Chrisd juga ketemu sama dia di Mall."
Christian menatap Putrinya dengan tatapan aneh lalu menarik tangan Putrinya.
"Sekarang masuk mobil, gak ada anak kecil ataupun Adriana disini. Kamu gak takut apa di bawa ini sungai, jangan aneh-aneh kamu!"
Chrisd diam dan menurut saja saat tangannya ditarik oleh sang Papa. Dia juga masih bingung kemana perginya Adriana.
Christian membuka pintu mobil untuk Chrisd dan membantingnya setelah Chrisd masuk.
Chintya yang sepertinya mengetahui apa yang terjadi pada Chrisd hanya diam dan menenangkan suaminya.
"Udah Mas kamu jangan marah, kasihan Chrisd kayaknya dia kebingungan. Mungkin dia tadi ngelantur."
"Kalau Uda tau ngelantur seharusnya nurut bukan malah bersikeras." Christian masih kesal, lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
__ADS_1