
"Chrisd kamu ngapain sih kok dipanggil gak gak nyaut?" Protes Chintya saat memasuki kamar putrinya.
"Ehh Mama, sorry Mah Chrisd gak denger soalnya terlalu fokus baca novel ini, hehehe." Chrisd nyengir tanpa rasa bersalah
"Hehehe, hehehe. Nyengir kamu! Turun kebawah sekarang, Papamu uda nungguin dari tadi." Chintya
"Iya-iya gausah galak-galak dong Mah, entar cantiknya ilang." Chrisd
"Gak usah ngalihin pembicaraan kamu!" jawab Chintya sambil meninggalkan Chrisd
"Yaelah Maa, jangan ngambek dong. Hadehh cepet amat ngambeknya nyonya satu ini." Chrisd
Hening tidak ada jawaban, tampaknya Chintya tidak ingiin menanggapi putrinya itu.
****
Di meja makan
"Mah, kamu gak lupa kan kalau, selasa depan kita ke bali?" Christian memecahkan keheningan
"Yaampun Pah, Hampir aja Mama lupa." Chintya
"Yaelah Gimana sih kamu, untung aja diingetinnya sekarang." Christian
"Ya maaf dong, abisnya Mama sibuk banget akhir-akhir ini." Chintya
"Kita flight selasa pagi loh, kalian mulai dari sekarang packing." Christian
"Iya iya, itu masalah tiket gimana?" Chintya
"Uda di booking sama Papanya Rico, kemarin Papa uda ngasih data-data kita." Christian
__ADS_1
"Oh okay, kamu juga jangan lupa kesekolah buat minta ijin sama gurunya Chrisd." Chintya
"Lah kok Papa sih.. Mama aja, lagian Papa juga gak ngerti cara minta ijinnya." Christian
"Lah kenapa Mama, kamu tuh apa-apa aku, dikit-dikit aku. Temuin guru Bk dan wali kelasnya Chrisd bilang kalau dia mau diurut, mau berobat." Chintya
"Ihh Mamah, Masa bilangnya mau berobat atau diurut gamasuk akal deh mana mungkin percaya." Christian
"Yaudah bilang aja jujur kalau sepupunya nikah, wong cuma ijin seminggu doang kok." Chintya
"Huftt Mama sih enak ngomongnya, Papa yang kesana Naha malu." Christian
"Masa bilang itu aja malu, kan kamu gak telajang kesana. Lagian kamu minta jatah ke Mama aja gak tau malu." Chintya
"Uhukkk, uhukk!! " Chrisd yang sedang asik menikmati makanannya terbatuk mendengar jawaban Chintya
"Kenapa kamu batuk, emang kamu ngerti Mama bilang apa?" Chintya
"Iya ngerti lah masa gak ngerti Chrisd kan uda gede (Ingin rasanya Chrisd meneriakkan itu kepada Chintya), Jatah uang jajan bukan Mah, yang Mama Maksud? " Chrisd pura-pura polos
"Yah apa sih Mah ngeliatinnya gitu amat. Yailah Chrisd kesedak masa Papa minta-minta jatah uang jajan ke Mamah, kan selama ini Papa yang ngasih duit ke Mama." Chrisd
"Mmmm, ya begitulah Papamu." Chintya
Sepertinya jawaban Chrisd dapat meyakinkan Chintya.
"Yaudah kalian cepet habisin makanannya. Chrisd kamu bantu Mama beresin meja makan habis itu kita packing barang." Chintya
"Oke Mama." Chrisd
***
__ADS_1
Dikamar Chrisd dan Chintya sedang mempersiapkan barang yang mereka butuhkan untuk dibali, mulai dari baju, handuk, sendal, persediaan obat beserta minyak angin, dan masih banyak lagi.
Mereka harus mempersiapkan banyak barang karena mereka akan berada di bali selama seminggu, cukup lama untuk waktu liburan.
sebenarnya mereka kesana bukan untuk berlibur tapi, untuk menghadiri acara pernikahan sepupunya. Hanya saja karena semua keluarga berkumpul pada saat itu maka mereka memutuskan untuk berlibur bersama karena apa, karena kumpul keluarga tanpa liburan gak akan lengkap.
Tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul 00.00 Tepat, rasa kantuk mulai menghampiri mereka.
"Uda kamu tidur aja sana ini biar Mama yang beresin, lagian besok juga kamu harus sekolah." Chintya
"Iya deh Mah, Chrisd juga uda mulai ngantuk ini." Chrisd
"Yaudah sana tidur." Chintya
"Chrisd Tidur duluan, Mama jangan malem-malem tidurnya kalau ini gak selesai sekarang besok lagi dilanjut biar Chrisd bantu." Chrisd
"Iya-iya, sana kamu tidur." Chintya
"Iya Mah, good night Mah." Chrisd
"Good Night Too sayang, tidur yang nyengak yah anak Mamah, mimpi indah juga." Chintya
"Iya, Makasih Mama." Chrisd
Chrisd keluar dari kamar Mamanya dan menuju kamarnya sendiri, sejujurnya dia sudah sangat mengantuk sampai tidak fokus untuk berjalan.
Pandangannya sudah samar tapi tetap saja dia berusaha fokus, tidak lucu jika dia tertidur diluar kamar.
Chrisd sampai dikamarnya dengan penuh perjuangan dan saat dia ingin menutup pintu, dia melihat seorang pria berdiri diatas tangga dan tersenyum padanya.
Chrisd memicingkan matanya untuk memastikan apa yang dia lihat barusan dan setelah fokus ternyata tidak ada siapapun disana.
__ADS_1
Chrisd mengabaikan saja dan langsung menutup pintu, setelah itu dia langsung menjatuhkan tubuhnya diatas kasur yang empuk.
"Good Night World!" Chrisd