Gelang

Gelang
Part 28


__ADS_3

"Chintya"....


Chintya menoleh kebelakang saat namanya dipanggil, matanya mencari sumber suaranya yang memanggilnya.


"Ihh Mah uda ayok, ngapain sih berhenti di sini? Itu Papa dan Om uda nungguin loh, Chrisd juga uda laper." Chrisd mengoceh.


"Iya tunggu bentar, itu tadi ada yang manggil Mama." Chintya


"Ih Mama apaan sih, gak ada yang manggil Mama." Chrisd


"Ada loh Chrisd, memangnya kamu gak dengar apa?" Chintya


"Kagak, gimana mau denger wong musiknya kenceng banget. Uda ayok Mahh." Chrisd menarik paksa tangan Chintya


Chintya hanya menurut saja saat Chrisd menarik tangannya. Dia seperti anak kecil yang sedang diseret paksa oleh ibunya.


"Kalian kenapa lama sih, itu sesi foto keluarga uda mau dimulai." Christian


"Tau nih si Mama, ada aja ulahnya." Chrisd


"Apa sih kamu Chrisd.." Chintya menatap tajam kearah putrinya itu.


"Gak ada!" Chrisd


"Uda-uda kalian berdua stop lotot-lototan, sekarang naik keatas kita foto." Christian


Baik Chintya maupun Chrisd langsung diam dan menuruti omongan Christian.


Rico dan Mamanya hanya tersenyum geli melihat tingkah Chrisd dan ibunya itu.


"Chin, kamu tuh uda kayak anak "Abg" tau gak sih, hahaha." Mama Rico


"Lah si Mbak malah ketawa." Chinya


"Gimana gak ketawa coba, tingkahmu sama Chrisd uda kayak kakak adek yang lagi tengkar." Mama Rico


"Itu sih karena Chrisdnya aja bandel, ngelawan mulu kerjaannya." Chintya


"Memangnya kalian kenapa sih?" Mama Rico


"Gini loh mbak, tadi tuh ada yang manggil aku tapi si Chrisd bilang gak ada. Padahal tuh yah jelas-jelas aku dengar sendiri." Chintya


"Yaampun cuma karena itu, kamu malah ngambek kayak gini?" Christian


"Ya gimana lagi, jelas-jelas aku dengar ada yang manggil." Chintya


"Yah bisa aja kan kamunya salah denger Chin." Mama Rico

__ADS_1


"Yaudah deh, Chrisd minta maaf sama Mamah." Chrisd


"Terserah." Chintya


"Dih, Mamah kok ngambek sih? Jangan ngambek dong." Chrisd


"Hemmm, gak ada yang ngambek!" Chintya


Christian, Papanya Rico, Mama Rico dan Rico hanya tersenyum geli melihat tingkah Chintya.


"Chintyaaa....."


Semua orang melihat kearah si pemilik suara itu.


Chintya memicingkan matanya untuk melihat siapa yang memanggilnya.


"Chintya..


Ihh kamu gimana sih, dipanggil dari tadi malah gak nyaut." Ria tersenyum kepada Chintya


"Riaaaa,


Yaampun kamu apa kabar, jadi kamu yang manggil aku tadi?" Chintya


"Iya lah, jadi siapa coba? Memangnya kamu uda lupa sama aku?" Ria


"Ehh, ini Chrisd?


Hallo sayang, apa kabar?" Ria


"Baik tante. Tante apa kabar?" Chrisd


"Tante juga baik kok. Duhh manisnya, uda gadis lagi." Ria


"Hehehe, terimakasih tante." Chrisd


"Sama-sama sayang." Ria


"Gak usah deh muji dia ntar kepalanya makin gede." Chintya


"Ihh, Mama apaan sihh?" Chrisd


"Si Mama masih kesel tuh sama kamu Chrisd." Christian mendekat dan bersalaman dengan Ria.


"Hallo, apa kabar?" Christian


"Oh, hi Tian. Makin sukses yah sekarang." Ria

__ADS_1


"Haha, tapi lebih sukses kamu dong pastinya." Christian


"Biasa aja kali, hahaha." Ria


"Roy mana?" Christian


"Tadi dia ada dibelakang, tapi gak tau sekarang dimana. Nah itu dia orangnya, muncul." Ria


Roy mendatangi mereka dan menyalami mereka.


"Wuihh Roy, uda kayak oppa korea lu sekarang." Christian


"Hahaha, Lu tuh yang masih stay jadi Koko,Koko." Roy


"Hahaha, Chrisd salim dong om nya. Kok malah diem aja?" Christian


"hehe, iya Pah." Chrisd berjalan kearah Roy


"Hallo Chrisd, apa kabar?" Roy


"Hallo om, Chrisd baik kok. Om apa kabar? Chrisd menyalim Roy


Roy tersentak kaget saat tangannya menyentuh tangan Chrisd.


Chrisd ataupun orang yang ada disaa menyadari perubahan wajah Roy, yang awalnya tersenyum sumringah berubah menjadi serius.


"Sayang, kamu kenapa?" Ria


Tidak ada jawaban. Roy malah semakin menggenggam tangan Chrisd semakin erat yang membuat Chrisd agak meringis kesakitan.


"Roy!" Ria menepuk punggung Roy dan itu membuat Roy tersadar.


Roy mengendurkan salamannya dan tersenyum.


"Maaf yah Chrisd, om baik kok. Kamu sepertinya mengambil sesuatu yang bukan milik kamu." Roy


Semua orang menatap Roy sekarang, dan Chrisd memilih menarik tangannya.


"Hehe, enggak kok om Chrisd gak ngambil apa-apa. Chrisd gak pernah mencuri." Chrisd tersenyum canggung.


"Iya, om gak bilang kalau kamu mencuri. Sebaiknya kamu mengembalikan itu ketempat kamu menemukannya, kalau tidak kamu akan berada dalam bahaya." Roy menatap Chrisd serius


Semua orang disana semakin kebingungan, apa maksud Roy tidak ada satupun dari mereka yang mengerti kecuali "Rico". Sepertinya dia sudah memahami arti dari perkataan Roy.


"Ehh, sudah-sudah. Roy cuma becanda kok. Kalian uda makan belum? Chin ayo ngambil makanan. Ayo Chrisd kamu juga ikut, sini." Ria menarik Chrisd menjauh dari suaminya.


Mereka pun pergi mengambil makanan dan kembali bercanda ria. sesekali mereka tertawa yang meyebabkan mereka menjadi pusat perhatian disana.

__ADS_1


Hanya saja Roy masih sering memperhatikan Chrisd dengan serius dan, tanpa disadari baik Chintya maupun Rico menyadari hal itu.


__ADS_2