
"Dek boleh nanya gak? " Rico
"Yaelah mau nanya aja pake nanya, ya bolehlah masa gak boleh. Mau nanya apa memangnya? " Chrisd
"Tadi tuh di toilet lu kenapa? " Rico
"Mmm gimana yah," Chrisd
"Gimana apanya? " Rico
"Gimana cara ngejelasin, susah soalnya." Chrisd
"Yaudah jelasin senyaman lu aja, gapapa kok." Rico
"Jadi gini, tadi tuh gua ketoilet terus pas mau keluar malah liat cewe yang nangis darah." Chrisd
"Terus ?" Rico
"Terus apanya? " Chrisd
"Terus kenapa lu gak lari aja, emangnya lu gak takut apa sendirian disana ? Rico
"Yah gua gak bisa lari keburu lemes. Lagian Mark langsung dateng kok." Chrisd
"Mark ??" Rico
"Iya Mark, yang pernah gua ceritain ke elu bang. " Chrisd
"Loh memangnya tadi dia disitu, kok gak keliatan ? " Rico
"Ya iya dia disitu. Yaelah bang segede gitu gak keliatan? Itu mata lu kayaknya perlu dibawa kedokter deh." Chrisd
"Ehe gua serius, emangnya dia disebelah mananya tadi? " Rico
"Lah dia berdiri didepan gua loh bang, gimana sih masa gak keliatan kan Mark bukan hantu." Chrisd
"Mana abang tau, bisa jadikan si Mark, Mark yang lu ceritain itu hantu ." Rico
"Husss sembarangan kalau ngomong, gak mungkin lah." Chrisd
"Siapa yang tau coba, buktinya abang gak bisa liat dia tadi." Rico
Chrisd terdiam sesaat dan memperhatikan cara Rico berbicara, tidak terlihat sedang bercanda.
__ADS_1
"Serius lu gak liat Mark tadi bang ?" Chrisd
"Iya serius, serius boongnya! Hahaha." Rico tertawa
"Tuh kan, benci banget gua ama lu bang. Kerjaannya ngisengin mulu ahh, kan gua jadi takut. " Chrisd
"Loh kok takut, abang cuma bercanda." Rico
"Iya tau kok, yakali Mark hantu gak mungkin lah. Mana mungkin hantu tampan." Chrisd
"Loh kenapa gak mungkin coba? Gimana kalau misalnya Mark uda gaada, alias uda metong ?" Rico
"Ihhh apaan sih lu bang, uda deh males gua kalau gini bener! " Chrisd
"Hehe, sorry sorry becanda doang tadi." Rico
"Terserah da ahh, ntar kapan-kapan gua bakal kenalin dia ke elu secara resmi." Chrisd
"Haha, impossible." Rico menjawab dengan wajah datar
"Nothing is impossible ! " Chrisd
"Oke. " Rico hanya tersenyum samar, sepertinya dia Harus memastikan sesuatu.
"Uda ahh gua mandi dulu." Chrisd
"Masih, nih galiat emang? " Chrisd mengangkat tangan dan menggoyang-goyangkannya kehadapan Rico
"Oh, yaudah sana mandi ntar kesorean lagi." Rico
"Oke, abis mandi mabar yakk." Chrisd memasang muka imut
"iya kalau gua niat, uda sono luu !" Rico
"Dih malah ngusir padahal kan yang punya rumah bokap gua, Yaudah byee. " Chrisd
Chrisd berjalan meninggalkan Rico sendirian diruang tamu.
****
"Ric kamu mau makan apa? " Chintya
"Samain aja deh tante. " Rico
__ADS_1
"Yaudah tunggu biar tante masakin." Chintya
"Oke, tante" Rico
Chintya lalu kembali kedapur untuk memasak sedangkan Chriatian, Rico, dan Chrisd menonton diruang tv.
Hari ini Rico memutuskan untuk menginap dirumah Omnya, dia malas untuk kembali kerumah.
"Chrisd kamu gaada tugas sekolah memangnya? " Christian
"Ada kok Pah." Chrisd
"Kalau ada kerjain dong kok malah nonton, bawa turun bukunya kerjain disini aja." Christian
"Ihh mager Pah, ntar lagi aja tunggu selesai makan. " Chrisd
"Anak gadis kok mageran, sana ambil lagian itu Mamamu juga masih masak. Ntar kelar makan biar bisa nge game. " Christian
"Beneren Pah? " Chrisd
"Mmm!" Christian menjawab dengan deheman
"Asik, oke wait Chrisd ambil buku dulu." Chrisd
"Pelan-pelan aja jangan lari." Christian
"Oke Papa. " Chrisd
Chrisd pergi kekamar untuk mengambil bukunya dan kembali lagi keruang tv.
Chrisd mengerjakan tugas diruang tv ditemani Christian dan Rico, sesekali mereka bercanda karena Chrisd kesulitan untuk menjawab beberapa soal.
"Om Rico mau kedapur dulu deh nemenin tante siapa tau butuh bantuan. " Rico
"Iya-iya Rico temenin tante mu sana, liatin jangan sampai nge drakor didapur. " Christian
"Haha si Om ada-ada aja. " Rico
"Alah bang bilang aja Lu uda kelaperan uda gakuat nahan laper." Chrisd
"Brisik lu, kerjain noh tugas lu jangan sampai salah. " Rico
"Loh kok ngamokk? " Chrisd
__ADS_1
"Brisik, byee!" Rico pun berdiri dan pergi kedapur.
Yang dikatakan Chrisd memang ada benarnya, dia sudah kelaparan. Akhir-akhir ini dia cepat lapar, mungkin saja karena dia sedang cacingan siapa yang tau kan.