Gelang

Gelang
Part 39


__ADS_3

Penjaga tersebut menunjukkan rekaman cctv kepada mereka, dimana Chrisd yang awalnya berjalan sendiri dari arah pintu masuk dan tiba-tiba berlari menuju ke arah lift.


Semua yang ada disitu melihat ke arah Chrisd dengan tatapan intimidasi.


"Mana anak kecilnya Chrisd?" Christian


"Lah tadi ada kok di situ bener deh." Chrisd


"Iya adanya di mana, kamu ngarang lagi?" Christian


"Gak ada lah Chrisd ngarang, kalau Chrisd ngarang kenapa Chrisd tau ruangan anak itu?" Chrisd


"Mana Papa tau, kenapa kamu malah nanya sama Papa?" Christian


Chrisd hanya terdiam menduk dan tidak bisa mengatakan apapun.


Sementara Christian terus menatap Chrisd yang sedang menunduk.


Max dan Brian yang sepertinya mengetahui apa yang terjadi berusaha untuk memecahkan kecanggungan itu.


"Ini cuma salah paham, mungkin cctvnya lagi eror atau apalah." Max


"Maaf Pak, tapi cctv kita kualitas terbaik." Penjaga


"Diam kamu, walaupun cctv itu kualitas terbaik bisa aja lagi eror. Kalau kamu bilang gitu seakan-akan menyudutkan Chrisd." Max

__ADS_1


"Maaf Pak." Penjaga


"Uda yah kita anggap masalah ini selesai, cctvnya rusak." Max


Pasangan suami istri itu terlihat kebingungan melihat sifat Max, dan menatap Chrisd untuk kembali memberikan penjelasan.


"Saya boleh nanya sesuatu?" Wanita itu membuka pembicaraan dengan suara bergetar menahan tangis.


Chrisd tak menjawab, dia hanya tetap menunduk dan entah mengapa matanya menjadi sangat panas.


"Apakah putra kami menginginkan sesuatu?" Ibu si bocah


"Gak ada, dia cuma mau tidur dan.." Chrisd terhenti kali ini sudah setengah terisak


"Dan apa?" Ibu si bocah


"Wah-wah, drama baru apa lagi ini Chrisd? Kamu cium kening anak orang yang tidak kamu kenal?" Christian


"Maaf Pah." Chrisd akhirnya menangis


"Kenapa kamu nangis, waktu buat drama gak mikir kah? Malu Papa kalau kamu kayak gini." Christian


Chrisd terus menangis sampai sesenggukan, otaknya benar-benar tidak bisa mencerna apa yang baru saja terjadi.


Max dan Brian yang melihat Chrisd menangis menjadi merasa kasihan dan mencoba menenangkan mereka.

__ADS_1


"Masalah ini saya anggap sudah kelar, yang salah itu pure cctv bukan Chrisd. Brian, kamu ajak Chrisd keluar, tunggu di luar, Papa sama Om Tian ntar nyusul." Max


Chrisd dan Brian keluar dari ruangan itu, sementara Christian terus menatap Putrinya yang berjalan sambil menunduk.


*Flashback off*


Chrisd terus memikirkan hal yang terjadi hari ini


"Hmm, jadi aku tadi ketemu manusia atau setan yah?"


"Tapi masa ada setan se imut itu, eh tapi waktu senyum agak nyeremin sih."


"Eh cuma kan tadi waktu aku cium kerasa wujudnya kok, walau rada dingin."


"Gimana kalau dia beneren setan?"


"Tapi gimana kalau pasutri tadi salah paham dan mereka bukan orang tua anak itu."


"Terus kenapa di cctv cuma ada gua doang yah?"


"Arghhh tau ah, pusing banget mikirin itu. Demi apapun kalau itu setan semoga dia gak datang ataupun ngikutin gua."


"Uda ah dia itu manusia, cctv eror, orang tua yang tadi itu salaah orang, pokoknya tadi gua ketemu manusia, gua bukan anak indigo yang bisa liat persetan-setanan."


Chrisd terus meyakinkan dirinya untuk berfikir positif, walaupun hasilnya tetap negatif.

__ADS_1


Kenapa author tau hasilnya negatif, yahh karena yang nulis kan saya. Hahaha bercanda


__ADS_2