
Akhirnya, musim panas datang. Tidak ada kejadian aneh sama sekali… atau seperti itu yang terlihat di luar.
Ethan duduk di meja kerja milik Lord di Kantor Lord yang biasanya. Wajahnya yang menyatu dengan meja benar-benar sangat lesu dan lelah.
"Mana dan Miasma semakin padat beberapa bulan terakhir… banyak laporan dari Adventure Guild tentang Adventure pemula atau senior yang terluka ketika memasuki Hutan Hitam dan Dungeon di sekitar… lalu apa yang harus aku lakukan? Sialan, Ayah dan Ibu sedang pergi ke Ibukota Kerajaan…." gerutu Ethan muak.
Ethan kali ini bertugas sebagai Lord sementara ketika Lord dan Claire pergi. Lord dan Claire sedang pergi ke Ibukota Kerajaan karena ada masalah yang mendesak untuk segera diselesaikan.
Tapi menurut Ethan, mereka hanya akan pergi untuk berbulan madu saja. Hal ini jelas terlihat dari wajah Lord dan Claire yang sangat senang ketika mereka pergi.
"Yah… tapi mereka tidak seharusnya meninggalkan seorang anak berusia 8 tahun untuk menyelesaikan semua masalah ini…." Ethan terus menggerutu sambil tetap melakukan pekerjaannya.
Saat itu, sebuah ketukan mengganggu pikiran Ethan.
Knock Knock.
Ethan segera memperbaiki ekspresi wajahnya dan juga berhenti mengerjakan dokumen.
"Masuk."
Ketika Ethan memberikan izin, Mia masuk ke kamar Ethan membawa beberapa barang di tas punggung yang cukup besar. Ethan sedikit tidak tega melihat hal itu.
"Letakkan saja di sana, itu pasti berat," ucap Ethan.
Mia mengangguk dan segera meletakkan barang bawaannya di lantai. Selanjutnya, dia memberikan sepucuk surat.
"Tuan Muda, Clarissa memberikan laporan untuk Anda tentang Cafe."
Ethan yang mendengar itu menjadi sedikit tertarik. Cafe, sudah dibuka sejak 1 bulan yang lalu, dan hasilnya cukup bagus dimana pengunjung datang cukup banyak.
Ethan menerima surat itu dan segera merusak segelnya dan membacanya.
"Um, ini seperti yang diharapkan… tidak, ini jauh di atas harapan…."
Penjualannya benar-benar laku keras. Panti asuhan tidak perlu untuk khawatir dalam waktu dekat tentang masalah keuangan. Ini adalah berita yang bagus.
"Selain itu Tuan Muda, Adventure Guild juga memberikan laporannya," kata Mia sembari menyerahkan surat lain.
Ethan langsung bingung mendengar hal itu.
"Adventure Guild? Bukankah mereka baru saja memberikan laporan dua minggu yang lalu?" tanya Ethan.
"Saya juga tidak tahu Tuan Muda, tapi katanya ini adalah masalah yang cukup mendesak," jawab Mia.
Karena penasaran, Ethan menerima surat itu dan membacanya. Perasaannya yang awalnya senang dengan surat dari Clarissa, berubah 180° ketika membaca surat dari Adventure Guild itu.
Ethan bangun dari kursinya dan berbicara dengan cepat kepada Mia.
"Mia, segera beritahu Komandan Ksatria untuk mengumpulkan semua Ksatria dan melakukan evakuasi pada penduduk. Dan kirimkan balasan untuk Adventure Guild, minta mereka untuk mempersiapkan Adventure di Gerbang Selatan."
__ADS_1
Mia, tidak bertanya lebih jauh. Dia bisa tahu dari suasana Tuan Muda bahwa ini adalah masalah yang sangat serius. Jadi, dia hanya membungkuk dan pamit.
"Saya mengerti, permisi," ucapnya dan segera pergi.
Ethan segera mengambil barang yang sudah dipesannya dari Mia, sebuah busur dan sejumlah anak panah.
"Kejadian seperti ini ketika Ayah dan Ibu tidak ada… betapa beruntungnya aku," ucap Ethan sedikit melankolis.
Ethan langsung pindah ketika di sudah selesai mempersiapkan diri.
"Ayo kita lihat sendiri keadaannya."
Tujuan Ethan kali ini adalah Hutan Hitam, yang dilaporkan akan segera mengalami Stampede. Ya, sebuah Stampede dilaporkan akan segera terjadi oleh Adventure Guild dalam laporannya tadi.
Dengan dan didukung oleh dan miliknya, Ethan segera menemukan tempat dimana Miasma yang sangat padat, dan juga kehadiran dalam jumlah yang sangat banyak.
"! Ini… cukup banyak… 5000? Tidak… 7000?"
7000 tanda kehidupan muncul di deteksi Ethan, ini adalah jumlah yang sangat banyak dan Ras mereka kemungkinan beragam jika dilihat dari gelombang Mana mereka.
"Kekuatan mereka sepertinya sedikit di atas Big Rat… tidak, ada beberapa yang sangat kuat."
Setelah berlari beberapa menit, Ethan akhirnya sampai di tempat para Monster. Akhirnya sosok asli dari tanda yang Ethan rasakan memasuki pandangannya.
Ethan mengerutkan keningnya menatap gerombolan Monster di depannya. Itu adalah kumpulan Monster dari berbagai Ras.
"Goblin, wolf, dan Kobold serta beberapa Orc dan Ogre. Beberapa spesies tingkat atas juga muncul," gumam Ethan.
"Selain itu…" pandangan Ethan mengarah ke Monster terbesar dari gerombolan Monster, tidak lebih tepatnya ke kepalanya. "Mazoku? Mereka sudah mulai bergerak, ya…."
Sosok Humanoid dengan tanduk kambing dan kulit ungu duduk di atas kepala Wyvern, dan jumlahnya bukan hanya satu, tapi ada tiga dari mereka. Kemunculan Mazoku menandakan bahwa Mazoku dan Iblis sudah mulai bergerak.
"Begitu… sepertinya sudah dimulai ya," gumam Ethan.
Ethan kemudian segera mempersiapkan busur dan anak panahnya.
"Yah, ayo kita kurangi setidaknya 100-200 dari mereka."
Ethan memberikan Enchantment ke arah anak panahnya dan membidik ke arah Ogre dan Orc dari para Monster.
Psyu!
Anak panah terbang dan menancap tepat di leher Ogre dan Orc.
"!"
Anak panah itu berhasil memberikan kematian instan kepada Ogre dan Orc yang terkena. Hal ini setidaknya memperlambat kedatangan para Monster itu.
Mazoku, yang merasa ada yang aneh segera melihat ke bawah dari Wyvern mereka.
__ADS_1
"Hey, bukankah ada yang aneh? Aku merasa ada reaksi Mana," ucap salah satu dari mereka.
Mendengar itu, rekan-rekannya bingung dengan apa yang dikatakannya dan mereka menertawakan kata-katanya.
"Hahahaha, apa yang kamu katakan? Apakah kamu pikir ada manusia yang datang?"
"Mungkin hanya akan ada Naga yang berani datang ke tempat ini,"
Mazoku yang mengatakan bahwa terjadi sesuatu yang aneh tadi, kesal dengan hal itu.
"Hey, lihatlah ke bawah. Para Orc dan Ogre tiba-tiba saja sudah jatuh ke tanah!" Ucapnya menunjuk ke arah para Monster.
Rekan-rekannya mengerutkan kening mereka dan melihat ke arah bawah.
"Apa sih yang kamu-"
Kata-katanya terhenti ketika mereka melihat sekitar 200 dari Orc dan Ogre terjatuh di tanah. Tentu saja tidak mungkin mereka mengatakan bahwa tidak ada yang aneh lagi setelah melihat kejadian yang aneh itu.
Intimidasi yang luar biasa dilepaskan dari tiga Mazoku itu.
"Sepertinya ada seekor tikus di sini. Haruskah kita cari?"
"Hmm? Jika dilihat bahwa tidak ada lagi yang jatuh dari para Ogre dan Orc, sepertinya tikus itu sudah kabur."
"Hmm, mungkin- awas!?"
Sstt.
Sebuah panah tiba-tiba datang ke arah salah satu dari mereka.
"!"
Anak panah itu tertancap tepat ke arah jantung salah satu Mazoku dan menyebabkan kematian instan untuk Mazoku itu. Hal ini tentu saja menyebabkan Mazoku lainnya menjadi panik.
"Apa!? Cepat ke arah b*ajingan itu!"
"Sialan, tangkap dia!"
Arah anak panah tadi terlihat jelas, jadi mereka bisa tahu dimana posisi penyerang.
Tapi, Ethan tidak bodoh, tidak mungkin Ethan akan tetap di sana ketika posisinya sudah terlihat oleh musuh. Dia segera kabur ketika pada Mazoku masih bingung dengan kematian rekannya.
Ethan yang sedang berlari memiliki wajah yang sangat serius.
"Mazoku itu, mereka setara dengan Adventure Rank B, jadi mungkin akan sedikit sulit."
Adventure Rank B sangat sedikit, mungkin hanya ada 1000 Orang di seluruh Benua, dan di Mallorca hanya ada 120 dari mereka.
"Hah… sepertinya sudah selesai kehidupan biasaku," ucapnya pahit.
__ADS_1
Ethan segera memutuskan untuk kembali ke Kota Mallorca dan berlari tanpa melihat ke arah belakang sama sekali.