Goodbye Rara

Goodbye Rara
Bab 2


__ADS_3

"Ra,,Rara, tunggu." Panggil Adit sambil berlari menyusul Rara


Rara yang mendengar namanya dipanggil seseorang pun berbalik. Dan dia melihat Adit yang sedang berlari kearahnya.


Rara tidak menghiraukan adit, dia tetap terus berjalan menuju kelasnya.


" Aduh Ra, tungguin napa." Kata Adit dengan napas yang ngos-ngosan.


Kini Adit sudah berada di dekat Rara dan berjalan beriringan dengannya.


" Kamu aja yang jalannya lambat." Kata Rara


" Bukan aku yang lambat, tapi kamu yang kecepatannya tau gak." Kata Adit


" Aku sampe ngos-ngosan nih ngejar kamu"


" Udh ah, ayo ke kelas nggak usah banyak drama." kata Rara


Dan mereka berdua pun berjalan bersama ke kelas mereka. Sesampainya Rara di dalam kelas , Rara langsung di sambut oleh Lili dengan antusias.


" Rara" panggilnya sambil mendaratkan pelukan kepada sahabatnya itu.


Rara yang di peluk oleh Lili Hanya bisa tersenyum.


" Udah dong Li, sisa'in buat gw" kata Adit yang sedari tadi melihat kedua wanita itu.


" Yee apaan, emang Rara mau di peluk sama kamu, hahh?" Jawab Lili dengan jutek ke Adit


" Pasti mau lah, kan gw ganteng iya nggak Ra?" Tanya Adit sambil menaiki kedua alisnya sambil tersenyum genit ke arah Rara.


" Duuuhh kalain berdua ini apa-apaan si, udh ah. Males ngeladenin kalian berdua." Kata Rara sambil meninggalkan kedua sahabatnya itu yang masih berdiri, sementara dia, dia pun pergi ke tempat duduknya.


Bel berbunyi, pertanda pelajaran akan segera dimulai. Seluruh siswa memasuki kelasnya masing-masing dan menunggu guru mereka di dalam kelas.


" Pagi anak-anak,," sapa pak Rusdi yang sudah masuk kedalam kelas dan berjalan ke mejanya. Pak Rusdi adalah guru IPA di sekolah ini.


" Pagi pak" jawab mereka semua serempak.


" Baiklah mari kita mulai pelajarannya hari ini dengan membuka buka paket kalian bab 3."


Dan semuanya pun mematuhi perintah yang di berikan oleh guru mereka.


Setelah 2 jam lamanya, akhirnya mata pelajaran pertama pun selesai.

__ADS_1


" Baik anak-anak cukup sekian dulu, kita akan melanjutkannya Minggu depan "


Dan pak Rusdi pun meninggalkan kelas. dan suasana kelas pun mulai ribut dengan suara mereka. Ada yang ngerumpi, ada yang main game, dan ada juga yang saling kejar-kejaran. Huuuhh, bisa dibayangkan betapa ributnya mereka bukan?


Kini Rara sedang mengemasi buku-bukunya. Dan Lili menghampirinya.


" Ra,,, kantin yuk laper nih" ajak Lili


" Ya udah ayo" kata Rara


Kini mereka pun berjalan melewati kelas untuk menuju kantin sekolah.


Dan sesampainya mereka di kantin, mereka langsung memesan makanan yang akan meraka makan.


" Kamu mau makan apa Ra?" Tanya Lili sambil melihat Rara.


" Bakso aja deh Li, sama es jeruk" jawabnya


" Oke,, pak bakso nya dua mangkuk yah, es jeruk 1 sama es teh 1" kata Lili memesan makanannya.


" Oke,, Tunggu bentar yah"


Lili pun kembali menghampiri dimana Rara sedang duduk sekarang.


Dan kini pun makanan sudah datang.


" Ini makanannya " kata pegawai Kantin sambil meletakan makanan itu di atas meja.


" Maksih " jawab mereka sambil tersenyum ramah kepada pegawai itu.


Mereka pun menyantap makanan mereka masing-masing.


Saat ditengah-tengah menyantap makanan mereka, Rara pun membuka suaranya dan bertanya.


" Eeh si Adit kemana,, tumben nggk makan bareng sama kita?" Tanya Rara di sela-sela makanya.


" Enggak tau juga kemana tuh anak." Jawab Lili sambil mengunyah makanan yang ada didalam mulutnya.


Mereka pun melanjutkan memakan makanan mereka.


Kini mereka sudah selesai dan Lili pun berdiri pergi untuk membayar makanan mereka.


Mereka pun berjalan melewati kelas-kelas yang ada di sekolah itu sambil memegang minuman yang sempat mereka beli tadi.

__ADS_1


Dan pandangan mereka mengarah ke arah kerumunan yang ada di lapangan basket.


" Itu ada apa rame-rame di lapangan basket." Tanya Lili sambil menunjuk arah pandangannya.


" Lihat yuk Ra" ajak Lili sambil menarik tangan Rara .


" Eehh-eeehh Li,, pelan-pelan nggk usah lari-lari" kata Rara yang kini tangannya di bawa oleh Lili sambil berlari.


" Udh ayok cepetan" katanya Lili lagi


Rara hanya bisa menurut apa kata sahabatnya itu dan kemana dia akan membawanya.


Sesampainya mereka di lapangan basket, mereka pun melihat kenapa para siswa berkumpul di sini. Dan saat ini sedang ada latihan basket.


Semua siswa bersorak sambil menepuk tangan mereka. Saat bola masuk ke ring lawan makan Meraka akan bersorak kegirangan sambil menepuk tangan mereka dengan keras.


" Yeee, wuuuuuu,,, ayo semangat" kata salah satu siswa bersorak menyemangati mereka.


" Eehh Ra lihat itu Adit,,, itu lihat deh" kata Lili menepuk tangan Rara seraya menunjuk Adit yang sedang menggiring bola basket.


" Adit?" Tanyanya


" Iya Adit,,, itu lihat deh Ra" kata Lili lagi


Pandangan Rara menuju kearah Diaman Adit berada.


Adit saat ini sedang menggiring bola, dia melewati lawanya dengan mudah dan akhirnya bola pun masuk ke ring lawan.


Semua siswa yang sedang menonton latihan itu bersorak sambil nepuk tangan mereka.


" Yeee,,, semangat terus kak" kata salah satu siswa kelas 10 yang kini sedang menyemangati Adit.


" Aduh kak Adit ganteng banget sumpah,"


" gak salah si kalau dia jadi idaman semua siswi yang ada di sekolah ini."


" Iya bener banget'


Kata para siswi yang sedang memuji ketampanan Adit.


Sementara Rara, dia hanya tersenyum melihat Adit yang sedang berlatih itu.


Bagai mana tidak para siswi mengidolakan Adit, Adit memang laki-laki yang tampan di sekolah , tinggi, berkulit putih, dan dia juga sangat jago dalam bidang olahraga, enggak salah si dia jadi idaman para ciwi-ciwi.

__ADS_1


__ADS_2