Goresan Takdir

Goresan Takdir
Eps 6


__ADS_3

Baju berwarna warni membuat Tania terlihat sangat menggemaskan, di pasangkan dengan celana pendek berwarna hitam, serta kacama hitam sebagai pelengkap penampilan Tania.


"Hai, kenapa kamu diam saja ?" Tanya Tania sedikit ketus ketika melihat Alex yang tampak tak bergerak, mala melihat Tania dengan tatapan memuja.


Tania tersenyum puas, ia merasa senang karena Alex tampak sangat terpesona dengan penampilan sederhananya.


"Alex." Teriak Tania kesal, sampai memancing perhatian para maid yang sedang bertugas, Alex langsung tersadar dari lamunannya ketika mendengar suara Tania yang menggema, membuat Alex menatap tajam pada tania yang sedang menatapnya.


Tania yang ditatap tak mau kalah, Tania membalas tatapan Alex dengan mata melotot hampir keluar,ia sangat kesal dengan Alex yang hanya diam saja, padahal ia sudah beberapa kali memanggil tapi tak dapat sahutan.


Alex akhirnya menyerah dan memalingkan wajah ke sembarang arah, ini adalah pertama kali Alex kalah dalam saling menatap.


Biasanya yang Alex tatap akan mengalah dan memalingkan wajah lebih dulu, tapi berbeda dengan Tania yang memiliki keberanian di atas rata-rata.

__ADS_1


"Ayo berangkat, kenapa kamu diam terus." Lagi-lagi Tania kembali bersuara, sedangkan alex hanya diam dan kembali memandang Tania.


"Ayo." Jawab Alex dan langsung berdiri dari tempat duduk, hanya satu kata yang keluar dari dalam mulut Alex.


"Dasar aneh." Batin Tania.


Dalam perjalanan hanya ada keheningan, Tania dan Alex sama-sama tidak berbicara, keduanya sibuk dengan dunia masing-masing, Tania yang sibuk bermain ponsel, sedangkan Alex yang kian sibuk dengan tabnya.


Alex, jangan ditanya ia memasang wajah datar, Aldx sendiri sibuk dengan tabnya untuk mengurus pekerjaan, seperti sedang mengontrol dan mengawasi beberapa perusahaan memalui tabnya, tapi sesekali Alex melirik Tania, dan Alex tidak terlalu memusingkan karena awalnya Tania sedang melihat online shope, yah menurut Alex wajar saja jika wanita melihat barang online dan tidak ada yang salah untuk itu.


Tapi setelah beberapa saat, Alex melihat Tania yang sedang tersenyum tipis sambil melihat handphonenya, Alex yang kian penasaran mencoba untuk melihat apa yang membuat Tania tersenyum kecil.


Wajah Alex tampak seperti kepiting rebus, ia tampak sangat memerah, bukan karena malu tapi karena menahan amarah, bagaimana bisa Tania melihat lelaki lain, jika disampingnya ada seorang lelaki yang tampan dan mapan.

__ADS_1


Alex tampak tak suka melihat Tania tersenyum untuk lelaki lain, ia merasa Tania hanya miliknya, yah untuk sekarang Alex sudah mengklaim jika Tania adalah miliknya seorang, dan tak ada satu orangpun yang boleh menyentuh Tanianya.


"Ehem." Dheman Alex berhasil membuat fokus tania menjadi pecah, dan sekarang ini Tania sedang menatap Alex dengan tanda tanya, ada apa dengan Alex yang terlihat kesal, padahal tadi Alex sedang dalam kondisi baik-baik saja.


"Ada apa ?" Tanya Tania tampak penasaran, apakah ia berbuat salah, perasaan sejak tadi ia hanya duduk manis dan tak mengeluarkan kalimat-kalimat pedas miliknya.


"Tidak ada." Ketus Alex dengan tampang dinginnya, Tania yang melihat itu merasa bodo amat, ia tahu jika lelaki yang saat ini sedang berada di sampingnya memanglah bersikap dingin, jadi ia tidak mempermasalahkan itu.


Merasa di abaikan Alex semakin kesal, ia dengan cepat menarik handphone Tania, dan mengahlikan pandangan ke arah lain.


Tania yang handphonenya sudah di tarik oleh Alex merasa kaget, matanya melotot sepurna bertanda ia tidak suka dengan tindakan Alex yang semena-mena terhadap dirinya.


Oke sampe disini dulu, sampai jumpa di next episode :)

__ADS_1


__ADS_2