Guess The Ghost

Guess The Ghost
Who Is She?


__ADS_3


APA ITU GERBANG SETELAH KEHIDUPAN?


Pada hari tertentu makhluk tak kasat mata akan muncul dihadapan para manusia dengan rasa penasaran mereka. Mereka adalah 'ARWAH', mereka akan mengikuti manusia siapapun yang menurut mereka menarik, dan merasuki nya untuk sekedar mengambil identitas.


Tetapi ini tidak mengenai makhluk tak kasat mata yang menguasai dunia, melainkan makhluk menyedihkan yang tak dapat melewati gerbang setelah kehidupan duniawi.


Selama ada benang yang mengikat arwah makhluk itu dengan dunia kehidupan, mereka selamanya tidak akan pernah melewati gerbang itu sebelum akhir dunia diputuskan.


Sungguh tragis nya, rata-rata dari mereka tidak bisa memutuskan benang itu hingga arwah mereka selamanya menanti dengan keirian terhadap manusia.


———— ••••• ————


"Huftt..", " huftt..."


"Ini hari yang cukup melelahkan."


Ia melepas sandal nya.


Pandangan nya seketika mengarah pada pintu rumah yang terbuka cukup lebar didepan nya, untuk beberapa detik ia terdiam dengan tatapan ketakutan. Tetapi tak perlu basa-basi lagi ia langsung bergegas berjalan ke dalam rumah.


"Bun, aku sudah membeli teh wanggy nya"


"Bunda...?"


Pemuda itu terus memanggil.


Biasanya saat ia memanggil, bunda nya akan menjawab meski sibuk sekalipun.


"Apa dia tertidur?"


"Tetapi itu mustahil..."


Dikepalanya kini penuh berbagai pertanyaan, namun karena ia begitu tertegun, ia tidak mampu mengatakan pertanyaan-pertanyaan tersebut.


Tiba-tiba sehembus angin lewat dan menerpa punggungnya...


Dan diwaktu yang sama ia menyadari bahwa ada sesosok bayangan di ujung pandangannya.


Meski tak pasti, hal itu membuat nya merinding.

__ADS_1


Dia sangat yakin bahwa orang itu sedang duduk di sofa. Semakin pemuda itu terdiam, suasanya terasa semakin mencekam.


*set.


Ia menolehkan kepalanya dengan cepat, berharap disana memang ada seseorang dan bukan hanya halusinasi.


...


"Aah..."


Ternyata sosok yang tadi ia lihat memang benar-benar ada, dan dia adalah seorang wanita yang membuat siapa saja terkejut dengan rambut depan nya yang menjuntai panjang.


Sontak pemuda itu langsung menyapa tamu tersebut.


"Ohh, anda adalah tamu bunda saya, ya?"


"Apa sudah bertemu dengan nya?"


Setelah dipikir-pikir lagi, mungkin saja bunda nya menyuruh dirinya untuk membelikan teh karena kedatangan tamu yang satu ini. Nyonya berambut panjang.


Tetapi mengapa sebelumnya ia tidak melihat wanita itu?, saat pergi ke toko ia dengan jelas melewati ruang tamu dan tidak menemukan satu orang 'pun yang duduk disana. Lalu apakah tamu ini baru datang beberapa waktu yang lalu?


...


'Aishh...'


'Apa nyonya ini seseorang yang pemalu?'


Walaupun enggan, ia menyempatkan diri untuk tersenyum dan menunduk kepada wanita itu sebelum meninggalkan ruangan.


Lagi pula penampilan wanita itu begitu aneh, membuat ia penasaran bagaimana bunda nya bertemu seseorang yang seperti itu...


Dan dari pada itu, kini si pemuda sudah menjauh dari area ruang tamu dan hendak menuju dapur.


Karena disanalah tempat yang sering dikunjungi bunda nya.


***


Tetapi belum saja sampai didapur, ia tak sengaja melihat sebuah pintu kamar yang terbuka sedikit. Dan kemudian terdengar suara wanita yang sepertinya sudah menyadari kehadiran nya.


"Zidan, apa kamu sudah membeli teh nya, nak?"

__ADS_1


"Eh, iya ini teh nya, bun"


"Oh iya, sepertinya bunda baru saja kedatangan tamu.. Apa bunda sudah tahu?"


Mendengar suara pelan putranya di balik pintu membuat wanita itu tertawa kecil.


"Masuklah sebentar, ada yang ingin bunda beri tahu."


"oh?"


*kiett..


Pintu terbuka. Dia berjalan perlahan mendekati wanita yang terlihat lebih senang dari pada biasanya, dan secara spontan pemuda itu juga ikut tersenyum canggung.


"Teh wanggy itu cukup mahal, apa uangnya tadi ada kembalian nya?", wanita itu yang sebelumnya terduduk akhirnya 'pun berdiri agar lebih mudah untuk saling berbicara.


"Tidak ada... ", jawab pemuda itu.


"Kalau begitu harga teh itu naik sekitar 3 ribu, dan sekarang totalnya... 18 ribu?!!"


"Yaaa, sepertinya beli teh wanggy bukanlah ide yang bagus."


"Lalu kenapa bunda menyuruh ku untuk membelinya? Bukan'kah sedari awal harganya memang mahal?".


"Memang~ tetapi itu untuk tamu moma, maka dari itu kita harus memberikan yang terbaik. Karena kamu sudah melihatnya.. Bagaimana tampangnya?"


Secara sengaja, wanita itu melirik dengan tatapan yang seolah telah menebak apa yang akan terjadi, dan menantikan nya untuk itu.


"A-apa maksud bunda? aku tentu saja sudah melihatnya di ruang tamu, kulitnya begitu putih. tetapi apa yang dia lakukan disini?"


Perlahan terukir lah senyum di wajah wanita tersebut, membuat siapa saja yang melihatnya akan kebingungan.


"Menurut mu untuk apa?, sesosok wanita asing yang tiba-tiba datang kerumah ini dengan tanpa-kedua-kaki nya itu sempat membuat bunda kaget, tetapi sepertinya moma mengenalnya"


"Ee.... tanpa kaki??"


Mendengar kata-kata itu, bayang-bayang tentang kejadian saat ia menatap lurus ke wajah wanita 'itu' muncul begitu jelas...


'Yang benar saja...' wajahnya yang sebelumnya suram, sekarang tidak bisa ia tutup-tutupi lagi karena mendengar lelucon bundanya yang tidak masuk akal.


... ...

__ADS_1


...... - - - < ••• >- - -......


__ADS_2