Hamil Oleh Mantan Suami

Hamil Oleh Mantan Suami
37.Aqiqah Baby Ghafin


__ADS_3

Sabulan sudah berlalu dari kepulangan Laras dari rumah sakit. Kondisi Laras pun kini sudah benar benar pulih dan sudah bisa merawat baby Ghafin dengan tangan sendiri.


Namun, karena Mama Sinta dan juga Mama Asih sama sama tinggal diluar kota. Maka keduanya pun sepakat untuk pulang setelah acara aqiqahan baby Ghafin selesai dilaksanakan.


Maka, hari ini pun kediaman Bian dan Laras sudah mulai ramai sedari dini hari untuk menyiapkan acara yang akan mereka adakan nanti siang.


Petugas catering sudah datang sejak jam 5 subuh untuk menbantu menyiapkan menu yang akan disajikan sebagai sajian untuk menjamu para tamu.


Sedangkan bagian dekorasi rumah, sudah lebih dulu bekerja dengan mendekor mah itu sejak dari kemarin sore.


Hingga rumah itu kini tampak begitu cantik dengan beberapa hiasan bunga hidup di beberapa sudut tempat.


Bian dan Laras juga menyediakan both foto untuk para tamu berfoto foto ria, sebagai kenang kenang yang akan di abadikan dan disimpan oleh si pemilik hajatan.


Laras sendiri sudah terbangun sejak jam 4 pagi untuk membantu para nenek yang sudah dari seminggu yang lalu dibuat sibuk menyiapkan segala macam untuk keperluan aqiqahan itu.


"Nyonya, itu petugas catering sudah sampai," lapor Bi Ratna, art yang sudah satu bulan ini Bian pekerjakan untuk membantu pekerjaan rumah.

__ADS_1


Meski ada dua mama didalam rumah nya, tentu Bian dan juga Laras tidak serta merta menyerahkan semua pekerjaan rumah pada kedua mama nya itu.


"Suruh saja langsung kebelakan ya Bi, dibelakang sudah ada tempat yang disediakan untuk menyajikan makanan nya," jawab Laras yang masih sibuk mengecek jumlah bingkisan yang akan diberikan pada tamu undangan.


"Baik Nyonya," Bi Ratna pun langsung kembali ke depan dan memberi intruksi pada pegawai catering untuk membawa semua makanan yang dipesan itu kehalaman belakang.


Dimana jamuan untuk acara itu akan dilakukan dihalaman belakang, ruang yang jauh lebih luas dan segar karena terbuka. Sedangkan didalam rumah, hanya untuk acara pengajian nya saja.


Lalu setelah nya, para tamu akan di giring ke arah halaman belakang untuk menikmati sajian menu yang sudah di sediakan untuk menjamu para tamu. Dengan suasana yang jauh lebih santai.


***


***


Menjelang siang, para tamu yang sengaja di undang untuk mengisi acara pengajian pun mulai berdatangan. Tidak juga mereka mengundang salah satu ustadz yang cukup memiliki nama dibidang perdakwahan untuk membantu memimpin doa hari ini.


Semua keluarga pun tampak hadir dalam acara spesial anak bungsu dari keluarga Herlambang itu. Mentari datang sudah dari satu hari sebelumnya bersama dengan sang suami dan kedua anaknya.

__ADS_1


Begitu juga dengan Kakak dari Bian, Radit yang datang bersama dengan Bulan dan kedua anaknya, Bintang dan Langit.


Anak kecil yang dulu begitu lengket dengan Bian pun kini sudah menjelma menjadi gadis remaja yang cantik dan anggun. Wajahnya begitu mirip dengan sang ayah versi perempuan, namun sifatnya lebih mirip sang ibu.


Cerdas, sopan, dan mandiri. Itulah sosok Bintang saat ini, sementara sang adik, yang diberi nama Langit Baskoro Herlambang. Kini sudah bersekolah di taman kanak kanak.


Semua nya tampak berbahagia dengan keluarga masing masing. Tidak pernah terbayang kan sebelumnya, jika Bian pun akan merasakan kebahagiaan menjadi seorang ayah san suami dari seorang wanita yang dulu sempat bersiteru di awal pertemuan mereka.


Hatinya yang dulu dipenuhi oleh nama seorang gadis bernama Rembulan pun kian hari kian terkikis seiring berjalan waktu dan intensitas pertemuan nya bersama dengan Laras. Hingga kini, dunia Bian hanya lah tentang Laras dan putra mereka, Ghafin Alfarizqi Herlambang.


Acara pun berjalan dengan lancar, semua ucapan dan doa kebaikan begitu banyak diterima oleh keluarga Bian dari para tamu dan sanak saudara yang hadir.


Hingga menjelang sore, rumah yanh tadinya begitu ramai kini mulai sepi karena para tamu sudah mulai berkurang. Satu persatu dari mereka undur diri dan kini tinggal menyisakan keluarga inti saja.


Semua nya tampak bercengkrama hangat diruang keluarga. Dan semua anak anak pun rampak berbaur menjadi satu tidak ada kecanggungan meski mereka jarang bertemu.


Karena keluarga Bian yang tinggal di ibu kota, sementara keluarga Laras di Bali. Namun saat semuanya kumpul begini, semuanya tampak akrab satu sama lain.

__ADS_1


__ADS_2