
Meli mengeratkan genggaman tangan nya di tangan Reza, saat keduanya memasuki sebuah halaman rumah yang begitu luas dengan bangunan rumah yang begitu besar dan megah.
Berulang kali Meli menelan selivanya demi melihat semua orang yang tampak menunduk hormat pada Reza, saat pria itu memasuki kawasan rumah elit yang siang ini mereka datangi.
Meli begitu dibuat terkejut saat Reza membawanya kerumah kedua orang tuanya yang tidak lain adalah mertuanya. Meli kira Reza hanya terlahir dari orang kaya saja, nemun Meli salah. Reza bukan hanya terlahir dari orang kaya melainkan juga terlahir dari keluarga konglomerat.
Dan semua itu terbukti dengan berjejernya beberapa mobil sport yang harganya mencapai MMan. Belum lagi dengan luasnya halaman rumah dan juga bangunan rumah yang begitu besar dan megah.
Menandakan seberapa kaya nya keluarga Reza. Berbanding terbalik dengan keluarga Meli, yang meski rumah yang ditempatinya selama ini rumah milik pribadi. Namun rumah itu jauh dari kata mewah karena memang Meli terlahir dari keluarga biasa, yang memiliki ayah seorang karyawan pabrik sebelum akhirnya berhenti bekerja karena sakit.
Lalu,bagaimana reaksi keluarga Reza yang ternyata super kaya itu saat mengetahui jika sang anak telah menikah dengan seorang wanita dari kalangan biasa saja?
Apakah mereka akan menentang pernikahan ini, atau bahkan meminta Reza untuk meninggalkan Meli? Semua pemikiran buruk itu sudah tidak bisa lagi dicegah oleh Meli untuk masuk dalam benaknya saat ini.
"Assalamu"alaikum,"
__ADS_1
Seruan salam yang berasal dari luar mengalihkan perhatian beberapa orang yang saat ini tengah berkumpul di ruang tamu.
Seorang gadis cantik nan anggun langsung bangkit dari duduknya saat melihat siapa orang yang baru saja datang dan mengucapkan salam.
"Kak Reza," seru nya sambil berlari langsung berhambur masuk kedalam pelukan pria yang kini sudah berstatus sebagai suami dari wanita yang berdiri disamping nya itu.
Melihat keterkejutan sang istri, membuat Reza langsung melepas pelukkan dari wanita itu lalu memberi jarak dengannya.
"Maaf, aku harap kamu bisa lebih menjaga jarak," tegas Reza dengan nada bicara yang dingin dan datar.
"Sayang, kamu pulang Nak. Alhamdulillah, akhirnya kamu pulang sayang," seketika suana tegang antara Reza dan wanita tadi pecah oleh suara sang mama yang langsung menghampiri dengan pelukkan hangat nya.
Namun seketika, perhatian mama Anita yang tidak lain adalah mama dari Reza teralihkan pada wanita yang berdiri tidak jauh dari putranya. Tangan wanita itu mencengkram kuat kemeja Reza hingga membuat kemeja itu tampak lusuh dan kusut.
"Siapa sayang?" tanya mama Anita setelah melepas pelukkan nya di tubuh sang anak.
__ADS_1
Menyadari kemana arah pertanyaan dari sang mama, Reza pun menoleh ke samping lalu menarik tangan Meli agar bisa lebih maju kedepan.
"Sini sayang, kenalin ini Mama. Dan Ma, kenalin ini Meli, istri aku,"
"APA? ISTRI?"
Kompak dan serempak, semua orang tampak dibuat kaget dengan penuturan yang diberikan oleh Reza saat ini.
Apalagi wanita yang sedari tadi menatap pria itu penuh dengan kerinduan dan cinta. Seketika mata indah nya mengembun, dia tidak menyangka jika pria yang selama ini ditunggunya kini sudah beristri.
Karena begitu shock dan juga sakit hati, wanita itu pun berlari keluar meninggalkan rumah itu di ikuti oleh kedua orang tuanya.
"Alisa, tunggu. Anita, kami pulang dulu ya. Sepertinya Alisa shock sekali dengan kabar ini, kami permisi," ujar wanita yang seumuran dengan mama Anita lalu di ikuti oleh suaminya meninggalkan rumah itu.
Sepeninggalan Alisa dan kedua orang tuanya, ruangan itu menjadi hening. Belum ada yang memulai pembicaraan, Meli sendiri kini merasa kian takut dengan keheningan yang tercipta disana.
__ADS_1
Jika bisa, ingin rasanya dia keluar dan pergi saja. Takut sekali mendengar, tanggapan apa yang akan kedua orang tua Reza katakan tentang dirinya.
Bukan hanya prihal pernikahan mereka, namun juga dengan kondisi status sosial antara Reza dan dirinya yang bagaikan bumi dan langit.