Happy Family?¿

Happy Family?¿
curiga 1


__ADS_3

hari sudah mulai pagi mataharipun sudah menujukan sedikit cahayanya meski masih malu-malu untuk menampakan sinar kebahagiaan.


Putra yang sudah bersiap untuk pergi tak lupa sarapan yang dibuat oleh istri tercintanya.


"mah,papah pergi dulu ya?"pamit Putra kepada istrinya yang sedang fokus sarapan.


Luna yang dipamiti pun merasa heran karena hari ini masih libur hingga 8 hari kedepan.


"pergi kemana pah?"tanya Luna sambil menyendokan nasinya,sedangkan Bana masih fokus untuk sarapan.


"ketemu teman mah"jawab Putra yang sudah berdiri dan bersiap untuk mencium kening istrinya.


namun Luna masih penasaran siapa yang akan ditemui sang suami.


"ok,tapi jangan terlalu sore pulangnya!"jawab Luna akhirnya karena dia tidak mau terlalu nampak curiga didepan sang suami.


Putra yang di izinkan pun langsung mencium kening sang istri dengan sayang lalu mencium Bana sebelum mengambil jaket dan kunci motornya.


dengan menyipitkan matanya Luna mengiringi kepergian sang suami dengan sejuta rasa penasaran.setahu Luna teman-temannya Putra sudah pada sibuk dengan kehidupan masing-masing.


"mamah, Bana udah selesai!"kata sang anak sambil turun dari kursi makan menuju wastafel untuk cuci tangan.


"iya sayang"jawan Luna sambil membereskan piring sang anak sedangkan dirinya masih melahap makanannya.

__ADS_1


---------


hari sudah mulai siang,panasnya pun mampu mengeluarkan keringat yang membuat siapa saja tak nyaman.


Luna yang merasa bosan setalah selesai mengurus rumah dan anaknya kini sedang rebahan sambil bermain hp.


melihat berita terkini apalagi berita gosip yang membuat mata Luna terbelalak setelah membaca gosip seorang artis yang melalukan perselingkuhan dan KDRT.


pikiran Luna mulai terkontaminasi dengan pikiran buruknya,apalagi kini suaminya membuat dia curiga dan penasran alasan apa yang membuat seorang Putra yang biasanya berkumpul bersama keluarga saat hari libur kini sedang keluar dengan dalih bertemu seorang teman apalagi biasanya kalaupun akan pergi pasti mengajak dirinya atau anaknya.


merasa pikiran buruk sudah menguasai otaknya,Luna buru-buru menyadarkan diri kalau suaminya adalah laki-laki yang setia dan syang keluarga.


tak mau semakin curiga akhirnya Luna keluar rumah untuk menyegarkan pikirannya.


"ibu-ibu,kelihatannya seru sekali?"tanya Luna langsung duduk didekat bu Jannah.


ibu-ibu pun tersenyum menybut kedatangan Luna.


"iya nih Lun,bu Jannah sedang menerangkan soal suami yang selingkuh dan KDRT."Jawab bu Zaskia sambil memperlihatkan berita yang sedang panas.


"oh,tentang artis itu ya?"tanya Luna penasaran,karena saat ini dirinya pun sedang curiga kepada suaminya meski Putra tidak pernah melakukan KDRT tapi tepat saja was was.


"iya nih Lun,kamu udah liat ya gosipnya?emang gak nyangka banget ya?ya ampun !padahal mereka serasi sekali."jawab zaskia dengan antusias

__ADS_1


"sudah-sudah jangan bergosip lagi"sanggah bu Jannah agar Zaskia tidak meneruskan kata-katanya.


"begini bu-ibu,kita memang boleh untuk cemburu untuk mengexpresikan rasa sayang tapi kita jangan sampai curiga atau berprasangka buruk karen berprasangka buruk ladangnya syetan bu-ibu"nasehat bu Jannah dwngan lemah lembut dan hati-hati,karena dia pun takut dicap sebagai orang yang sok alim atau menggurui.


ibu-ibu yang mendengar nasehat buJannah pun hanya mengangguk-anggukna kepala tanda mengerti.


"bu Junnah,lalu apa yang harus kita lakukan jika suami membuat kita curiga,maksudnya penasaran apa yang dilalukan yang tidak biasanya?"tanya Luna,karena diapun penasaran apayang harus dilakukan agar tidak ada pertengkaran.


sebelum menjawab bu Jannah memegang tangan Luna dan tersenyum,namun bagi Luna seperti sebuah penenang hati.


"komunikasi jawabannya".jawab bu Jannah


"maksudnya saling berbicara dari hati ke hati,agar tidak berlarut rasa curiganya"lanjut bu Jannah sambil melihat para ibu yang diam dengan pikiran masing-masing.


"kalo susah diajak komunikasi gimana bu Jannah?"tanya bu Lastri penasaran.


"bawa ke kamar lalu goda suami,usahakan ajak bicara disela permainan."jawab bu Jannah malu-malu.


sedangkan ibu-ibu komplek pun terkekeh dibuatnya.mereka tidak menyangka kalau bu Jannah akan seterbuka itu.


setelah puas berbincang dengan ibu-ibu julay alias julid minus bu Jannah,Luna pun kembali masuk kedalam rumah untuk menyiapkan makan malam.


hari sudah mulai sore namu sang suami yang ditunggu-tunggu belum menujukan batang hidungnya,bahkan suara motorpun juga belum terdengar.

__ADS_1


perasaan Luna pun mulai cemas,kerana Putra sudah berjanji untuk pulang saat hari sudah sore.


__ADS_2