Happy Family?¿

Happy Family?¿
tetangga julid


__ADS_3

sudah satu minggu setelah mereka jalan jalan mengelilingi perkampungan.


hari ini Putra pulang lebih awal karena hanya rapat para guru.


anak anak pun diliburkan satu hari.


setelah putra masuk kedalam rumah lengannya langsung diraih oleh Luna dan menariknya hingga ke ruang tamu dan mendudukkan nya di atas sofa.


Putra yang tiba tiba ditarik seperti itu pun langsung paham apa yang akan istrinya bicara kan.


Bagaimana pun Putra adalah suami dan laki laki yang menyayangi istrinya. hingga dia paham apa kemauan dan isi hati seorang Luna tapi yang dia tidak mengerti hanya jalan pikiran istrinya itu yang menurut nya ajaib.


itulah yang membuat Putra bangun cinta untuk Aluna Dwiati seorang.


"pah tadi mama lihat bu Risti beli kulkas baru yang empat pintu yang kalau diketuk bisa nyala katanya! "cerita Luna sambil mengelus tangan suaminya.


" terus urusan kita apa mah? "


tanya Putra sambil menggelengkan kepalanya.


"ya gak ada urusan sih, kan mama cuma cerita aja ama papa"


jawab Luna sambil mengedipkan sebelah matanya dan tersenyum.


sedangkan Putra yang memang mengetahui isi hati sang istri pun tersenyum dan menyingkirkan tangan sang istri sambil berdiri.


"mah nanti kalau papa udah gajian ditabung selama 10 tahun yah biar kebeli kulkas 4 pintu dan mama jangan merengek lagi tetang skincare, Oke? "


sedangkan Luna yang mendengar jawaban sang suami pun hanya melongo tanpa mengedipkan mata.


bagaimana tidak hanya untuk membeli kulkas empat pintu harus menabung selama 10 tahun dan tidak boleh meminta dibelikan skincare lagi, yang benar saja dia tidak akan melakukan hal itu lebih baik ia menabung utuk keperluan anaknya Bana agar pendidikan nya terjamin.


"ih papa mah gitu"


gerutu Luna sambil berjalan menuju tempat makan.


sedangkan Putra setelah berbicara langsung berjalan menuju ke kamar untuk ganti baju.


kenapa Putra tidak melarang ataupun menolak bahkan terkesan menanggapi curhatan berkedok cerita itu karena Putra tau apa yang ada di dalam isi hati sang istri jadi lebih baik dia mendukung alih alih menolak.


setelah selesai Putra pun pergi menyusul dimana istrinya berada karena ia pun sudah merasa lapar.


"makan apa kita mah? dan dimana Bana?? "


tanya Putra sambil mendudukan bokongnya ke kursi makan.


"biasa pah kare tahu, rendang ayam sama cah kangkung" jawab Luna sambil mengambil nasi dan lauk pauknya.


"dan Bana main ke tempatnya Steven katanya mau mengerjakan apa gitu mama lupa"


lanjut Luna sambil meletakan piring yang berisi makanan kesukaan Anaknya Bana kehadapan sang suami.


"oh,ya udah kita makan"

__ADS_1


jawab Putra lalu berdoa.


hari yang cerah pun berganti menjadi gelap,matahari pun sudah tenggelam dan digantikan dengan bulan yang masih malu malu menunjukan wajahnya.


diruang tengah sudah berkumpul keluarga kecil yang bahagia.


"Bana tadi ngapain di rumah Steven kok pulangnya sore banget? "


tanya Putra sambil mengerjakan tugasnya yang seorang guru, sedangkan Luna melipat pakaian sambil memperhatikan ayah dan anak yang sedang berbicara.


"lagi bikin prakarya pah, tadi dibantu sama kakak nya Steven".jawab Bana sambil main game didalam hape.


" lah kok gak minta bantuan mama sayang? "


tanya Luna keheranan karena biasanya ia yang akan mengerjakan tugas rumah anaknya.


"maunya sih gitu mah tapi kata Steven mumpung kakaknya dirumah jadi sekalian dibikinin"jawab Bana masih fokus main game.


" oh gitu".jawab Luna sambil manggut manggut dan masih mengerjakan pekerjaannya.


sedangkan di rumah Bu Risti sedang berkumpul bersama.


mereka sedang membicarakan para tetangga yang merasa iri melihatnya membeli kulkas keluaran terbaru yang harganya fantastis


"pasti para tetangga pada julid deh pah! liat kita punya kulkas baru? "tanya Bu Risti pada suaminya yang sedang mengerjakan tugasnya sebagai supervisor di sebuah pabrik.


" ya mesti!"jawab pak Angga sambil tertawa lebar.


mendengar jawaban dari suaminya yang tertawa bu Risti pun ikut tertular.


malam yang gelap pun terlewati dengan perasaan bahagia, sedih , was was dan berbagai rasa dialami oleh para manusia yang sudah bangun.


hari ini pun sama cerahnya seperti kemarin


dan para ibu ibu pun kini menghampiri tukang sayur yang sedari tadi memangil.


"bu, kemarin liat gak tetangga sebelah? "


tanya ibu mawar yang berperawakan sedikit gemuk namun tetap sexy.


"maksudnya bu Risti ya bu? hehehe! " jawab ibu ika sambil menutup mulutnya karena tertawa.


"liat lah bu, wong keras banget ngomongnya kaya sengaja buat para tetangga pada keluar! "


jawab bu prita sambil manyun dan memilih bahan apa yang akan di masak hari ini.


bu Prita sendiri adalah tetangga bu Risti yang berperawakan langsing karena sering olahraga.


"menurut bu Prita mereka belinya cash apa nyicil ya? secara kan suaminya cuma mandor di pabrik" julid bu Zaskia yang baru menikah sekitar setahunan.


"gak tau aku bu! mungkin nyicil kali, wong harga kulkasnya aja sekitar 30 jutaan kata suamiku"jawab bu Prita sambil melirik ke arah bu Zaskia.


" waw mahal banget gaji suamiku aja yang PNS gak nyampe segitu"jawab bu Linda yang sedari tadi diam.

__ADS_1


sedangkan Luna masih diam sambil memilih sayuran yang akan di masak.


"eh bu Luna kemarin liat juga gak? "


tanya Bu Lastri yang rumahnya berada didepannya.


Luna sendiri jadi kesal dengan Bu Lastri yang bertanya pada nya. bagaimana tidak wong mereka sama sama keluar saat mendengar suara keras dari bu Risti.


"ya liat dong bu wong cuma berjarak 20 meter, sedangkan suaranya itu ya Allah kaya lagi pidato! "jawab Luna menggebu.


" wis lah gak usah di omongin nanti kita tambah dosa bu ibu".nasehat dari ibu Jannah yang berpenampilan syar'i namun masih kelihatan cantik dan adem kalau melihat nya.


"kita kita cuma curhat kok bu , ya gak bu ibu? " jawab bu Mawar sambil melirik kepada para ibu ibu meminta pembelaan.


"iya bu cuma curhat wong kemarin kaya sengaja gitu bu" bela bu Prita menyerahkan sayuran kepada bang say untuk di hitung.


"emang kemarin ada apa bu? ada yang bertengkar apa gimana? " tanya bang Say sambil menghitung harga.


sontak para ibu pun memandang bang Say dengan horor. bagaimana tidak jengkel wong udah di nasehati agar tidak julid eh malah tanya lagi kan takut keceplosan.


sedangkan bang Say yang mendapatkan tatapan seperti itu langsung nyengir kuda seakan dia tidak bertanya tadi.


Bu Jannah pun hanya tersenyum sambil geleng geleng.


"bu ibu ingat ya gak boleh julid ke tetangga karena nanti yang menolong kita juga tetangga ngerti bu ibu yang masih cantik meski udah pada punya anak? " nesahat ibu Jannah mengingat kan kepada para ibu.


"ngerti bu Jannah " jawab para ibu serempak sambil tersenyum.


setelah selesai belanja para ibu pun kembali ke rumah Masing-masing untuk menyiapkan sarapan.


"mama kok lama banget beli sayurnya? padahal di depan! " tanya Putra setelah melihat Luna masuk ke rumah sambil menenteng barang belanjaan.


"biasa abis ghibah pa" jawab Luna sambil terkekeh dan meneruskan barjalan ke arah dapur untuk membuat sarapan.


"kebiasaan, jangan diterusin mah nanti papa tambah dosa kan berat nanggung dosa mama sama Bana" nasehat Putra sambil memeluk Luna dari belakang.


Luna yang mendengar perkataan sang suami pun langsung terdiam apalagi perlakuan Putra yang memeluknya dari belakang menandakan kalau suaminya ini serius.


"iya pah, mama coba ya? " jawab Luna sambil menghadap sang suami dan membalas pelukannya.


"papa, mama lagi apa? lagi ngikutin tele***** ya? " tanya Bana sambil duduk di kursi makan.


mendengar perkataan sang anak mereka pun langsung melepaskan diri.


"wah anak mama udah besar ya? udah pinter apa apa sendiri, mama jadi sedih" puji Luna ke anaknya sambil pura pura sedih. padahal untuk mengalihkan perhatian anaknya yang tadi bertanya.


"iya dong kan kata bu guru anak yang sholeh itu adalah anak meringankan dosa orang tua! "jawab Bana sambil melihat sang ibu sambil tersenyum.


sedangkan Putra dan Luna bingung dengan penjelasan anaknya. maksudnya itu gimana ya?


 


halo guys salam kenal ya dari aku penulis baru hehe...

__ADS_1


mohon saran dan kritiknya ya biar aku makin semangat menulis dan jangan lupa like dan comment nya ditunngu😅😅


__ADS_2