
setelah sarapan selesai Putra dan Bana berjalan menuju ruang tengah untuk menonton TV.
sebenarnya Putra dari tadi juga kaget kalau hari ini adalah hari minggu.
untung saja tadi Luna lagi marah dan tidak memperhatikan ekspresi Putra yang terkejut.
"pah nonton kartun yah? "rujuk Bana ke Putra sambil duduk di kursi.
sedangkan Putra mengambil remote di atas nakas.
" iya, nonton dragon b*ll ya? "
jawab Putra sambil duduk dan menyalakan TV.
"d**aemon pah! "
perintah Bana sambil merajuk.
"nggak dragon b*ll aja titik! "
kekeh Putra bertahan dengan egonya.
"nggak pah, pokoknya d**aemon, titik! "
jawab Bana kekeh dengan cara merengek.
"dragon b*ll aja, sama sama kartun inih"
Kekeh Putra tidak mau kalah dengan anaknya.
sedangkan Luna setelah sarapan langsung beres beres piring kotor.
setelah selesai Luna langsung menuju kamar untuk mengambil perlengkapan mandi.
meskipun hari ini libur akhir pekan tetap saja harus tampil cantik meski tubuh Luna bukan body goals atau wajah Luna yang cantiknya kebangetan.
karna tampil cantik untuk suami adalah kewajiban.
setelah selesai mengurus diri sendiri Luna pun menghampiri suami dan anaknya yang masih saja berdebat dari tadi.
"pah jalan jalan yuk? mumpung libur! ".
ajak Luna pada suaminya.
" kemana? "
__ADS_1
tanya Putra masih melihat ke arah TV.
sedangkan Bana diam dengan wajah cemberut karena dia kalah dari Ayahnya.
"kemana aja, muter muter di komplek juga aku senang. "
"ayo, tapi Bana mandi dulu. "
perintah Putra ke anaknya.
sedangkan Bana yang mendengar kalau akan jalan jalan pun akhirnya kembali ceria.
"iya, Bana akan mandi. "
jawab Bana antusias sambil beranjak dari kursi dan berlari ke kamarnya untuk mengambil peralatan mandi.
"cantik sekali istriku"
puji Putra sambil tersenyum lebar kepada Luna.
"Terima kasih suamiku"
jawab Luna sambil duduk di samping Putra dan mencubit pinggangnya.
"emang papa gak ganti bajunya? "
tanya Luna menelisik penampilan Putra, memakai celana chino pendek dan kaos oblong tidak berlengan.
meski Putra bukan pria tampan seperti opa opa kor*a tapi dia memiliki wajah manis dan lesung pipi.
dengan proposi tubuh yang ideal bagi pria Indonesia.
bekerja sebagai guru di sekolah dasar yang terletak di pinggiran kota.
"nggak, paling ganti baju doang".
jawab Putra sambil berlalu menuju kamarnya untuk ganti baju.
setelah semuanya selesai mereka pun pergi menggunakan motor matic yang sudah lunas dari cicilannya.
mereka pun hanya memutari jalanan di daerahnya, itupun sudah membuat ibu dan anak sudah senang.
dalam perjalanannya Luna melihat ada para gadis dengan body aduhai dan wajah glowing yang jadi impian banyak orang termasuk dirinya.
Luna memulai percakapan dengan suaminya.
__ADS_1
"pah lihat deh degem masih seger"
tunjuk Luna dengan dagunya.
"iya masih seger dulu mama juga seger"
jawab Putra sambil melirik ke para gadis yang berhenti disebelah motornya karena lampu merah.
"jadi sekarang sudah layu gitu? "
marah Luna sambil memukul pundak suaminya dengan pelan.
tahu kalau istrinya sedang kesal Putra pun mengalihkan pembicaraan agar tidak merembet kemana mana.
"wajahnya kok bisa gitu ya ? mulus! ".
tanya Putra sambil menyalakan motornya karena sudah lampu hijau.
" ya bisa dong kan perawatan, meskipun wajah cantik kalau gak dirawat juga kusam pah"
jawab Luna menyindir sedikit ke suaminya semoga saja dia sadar dan mau mengizinkannya membeli skincare dengan harga lumayan.
"berarti pake skincare ya mah? "
tanya Putra lagi sambil memiringkan kepalanya sedikit untuk melihat reaksi istrinya.
sebenarnya Pura tahu kalau Luna sedang mengkode dirinya.
"iya dong biar glowing, kaya gadis itu"
jawab Luna dengan antusias.
"coba mama kaya gitu biar glowing! "
perintah Putra sambil tersenyum.
"ya sini uang bulanannya ditambah"
jawab Luna kesal.
"hemsss.... pake minyak goreng aja biar kinclong"
jawab Putra sambil tertawa lebar karena menurut nya itu lucu.
sedangkan Luna tambah kesal dengan jawaban suaminya.
__ADS_1