
hari sudah mulai malam lampu lampu berwarna remang dan cerah saling menyilaukan mata dijalan.
putra merinding dengan kelakuan sang istri yang menurutnya seperti saat kuliah dulu.
hah...
istrinya ini memang ajaib.
"mah..."panggil Putra dengan lembut,agar sang istri tidak marah karena pulang telat.
luna yang dipanggil langsung menoleh ke asal suara.bukannya menjawab malah memandang dengan seksama dari bawah sampai atas.bajunya sedikit berantakan tidak ada tanda tanda habis dilepas,ya ampun kenapa berpikir begitu sih.
"papah kok baru pulang sih? tumbenan banget!"tanya Bana pada sang ayah
"maaf ya, papah akhir akhir ini sibuk,besok udah gak kok,mau jalan jalan?"tawar Putra pada Bana.
"mau pah!"jawab Bana dengan antusias
"emang bener ya pa kalau papa jadi ojol?"tanya Bana dengan polosnya
Putra kaget mendapat pertanyaan dari sang anak,darimana pikiran seperti itu?
"kata siapa?"tanya Putra sambil berjalan menuju kamarnya,karena Putra sudah lelah dan lapar saat ini ingin mandi agar badannya segar.
"kata ayahnya Steven pah!"jawab Bana sambil berkacak pinggang
sedangkan Luna masih diam dari tadi mengamati percakapan antara ayah dan anak.
__ADS_1
Putra terdiam sesaat bingung memberi jawaban dibawah tatapan sang istri yang seandainya bisa divisualisasikan seperti keluar laser saat ini dirinya sudah berubah jadi debu.
"heh euhm...,iya Bana biar bisa skincare mama,hahaha...."jawab Putra sambil membuka pintu lalu masuk kamar.
mendapat jawaban dari sang suami Luna mendelik tidak menyangka akan jawaban dari Putra.
dasar...
***
saat ini pasangan suami istri itu sedang berbaring diranjang.Bana sudah tidur katanya besok akan jalan jalan jadi semangat sekali untuk bangun pagi.
"mah,main lagi yuk?""ajak Putra dengan suara serak dan manja menandakan gairah yang sudah dii ubun ubun.
luna tidur membelakangi sang suami masih bersikap cuek,dia tidak ingin seperti kemarin malam yang luluh dengan sentuhan suaminya.
merasa tidak ada respon dari sang istri,Putra bangun dari rebahannya dan mencondongkan wajahnya ke arah Luna.
"mah aku tau kamu belum tidur,yuk mah lamaan yuk"ajak Putra belum menyerah.
dengan menghela napas pelan Luna berbalik menghadap Putra.
"aku harus gimana pah?kamu bilang aku harus percaya sama kamu tapi apa ini?kamu akhir akhir ini buat aku jadi curiga tau gak?"
"padahal aku mencoba untuk gak mendengarkan gosip dan bisikan hatiku,tapi kamu...."
hiks...hiks....hiks....
__ADS_1
isak tangis Luna keluar juga selama ini dipendam,Putra bingung dengan reaksi sang istri kenapa malah jadi nangis sih bukan seperti ini yang dia mau.
"mah,maaf kalau sikapku membuat kamu jadi curiga,tapi aku mohon mama harus tetap percaya sama papa ya?...please!"mohon Putra sambil mendekap sang istri dengan sayang.
depelukan Putra kewarasan Luna berangsur pulih,dia menjauhkan diri dari suaminya.
"pah,tadi sore aku nelfon papa tapi yang angkat suara wanita,siapa dia pah?"tanya Luna tanpa basa basi karena bagi Luna kunci suatu hubungan adalah komunikasi agar tidak ada kesalahpahaman dari pada dipendam malah jadi sakit hati.
"suara wanita?gak kok mah,HP papah selalu di saku mana mungkin ada yang mainin"jawab Putra dengan sungguh sungguh.
"beneran pah,mama gak bohong"kekeh Luna karena memang dipendengarannya suara wanita yang mengangkat HP sang suami.
hah...
helaan nafas Putra terdengar frustasi ditelinga Luna hingga membuatnya jadi merasa bersalah.
"Luna,aku cinta kamu!gak ada wanita yang seperti kamu yang mau menerima sifat aku dan gak ada wanita didunia ini yang rela berkorban demi pasangannya seperti apa yang kamu lakukan jadi izinkan aku tetap berdiri disampingmu!"mendengar kata kata Putra membuat Luna terenyuh apalagi kalau mengingat perjuangan mereka dulu.
"hati memang mencintaimu tapi logikaku menyuruhku untuk berpikir"
"maaf kalau kamu terbebani dengan sikapku pah"kata kata Luna membuat Putra Bahagia namun bingung untuk menanggapi karena bukan ini respon yang diinginkan.
biasanya Luna akan marah marah namun dengan manja dan setengan bercanda tapi kenapa malah jadi melow seperti genre angst,ya ampun!
"ya sudah sekarang kita tidur besok maukan jalan jalan?"tanya Putra dengan tatapan memohon
"berarti gak jadi main?"
__ADS_1
yah...malah mancing lagi,kalau begitu ayuklah