
Chapter 9
Setelah aku menyelesaikan semua pekerjaanku pada pukul 07.00 aku kembali ke apartemen ku
menggunakan taksi, karna tak ingin merepotkan asistenku mengantar jemput.
Setelah sampai apartemen ku, aku merebahkan diri di sofa dan memainkan handphoneku, karna di
sini aku tak punya mobil aku berpikir ingin meminta mobil pada kakakku.
Aku langsung mendial nomernya
Tut tut tut tut..
‘’ halo kenapa dek?’’ katanya
‘’ kakak aku kangen, huhuhu ‘’ kataku sambil menangis, yah karna aku tak pernah bertemu
dengannya selama 3 tahun ini semenjak kejadian itu
‘’ kok nangis sih, dasar anak manja’’ jawabnya meledekku
‘’ kakak gimana sihh adik kesayangannya kangen kok malah diledekin’’ kataku dengan manja
‘’ iya iya iya kakak juga kangen banget sama kamu dek, kata mommy kamu lagi di london? Ngapain
di sana kejer mantan kamu yah?’’
‘’ ihh kakak, adikmu ini jadi penanggung jawab proyek besar, kakak harus bangga sama adikmu
ini’’ kataku membanggakan diri
‘’ ya elah baru aja jadi penanggung jawab, kalau jadi CEO baru kakak bangga sama kamu’’
jawabnya sambil tertawa
‘’ uhh kakak mah, adiknya di suruh jadi CEO, emang kakak mau aku geser dari tahta kerajaan
kakak?’’ jawabku sambil tertawa juga
‘’ boleh, silahkan kakak juga pengen pensiun cepet kalau kamu mau’’ jawabnya lagi tak mau
kalah
‘’ ahh, ogah ahh enak di kakak ngga enak di akunya’’
‘’ kak aku pengen minta sesuatu boleh?’’
‘’ minta apaan sih? Biasanya langsung to the point’’ jawabnya
‘’ yah, kakak mah, itu kak aku pengen punya mobil sendiri di sini,’’ kataku
‘’ lho emangnya kamu ngga di fasilitasi mobil sama kantor kamu?’’ tanya kakak
__ADS_1
‘’ sebenarnya aku punya asisten yang bisa antar jemput sih, tapikan kakak tau sendiri aku
nggak suka ngerepotin orang, kak boleh yahh?’’ pintaku
‘’ hmm, kamu ini. Emang kamu disana berapa lama?’’ tanyanya
‘’ engga tentu kak , bisa lama juga bisa sebentar’’
‘’hmm, kamu taukan apartemen kakak di sana?’’ jawabnya
‘’ iya kak, aku tau, terus ngapain? Akukan juga ada apartemen dari kantor yang aku butuh mobil
kakak’’ jawabku
‘’ aduuhh adik kesayangan kakak, tambah gede otaknya tambah oon. Di apartemen kakak ada mobil
kamu kesana aja ngambil atau suruh asisten kakak anteri ke apartemen kamu aja ?’’
‘’ asisten kakak aja deh yang anterin ke sini, sekalian yah kak tolongin belanja bahan
makan untuk dapur yah, adik kecilmu belum sempet belanja, sekalian bayarin yah’’
kataku sambil tertawa
‘’ dek dek, katanya ngga suka repotin orang, ini malah nyuruh orang belanja lagi ‘’
jawabnya sambil geleng-geleng kepala
Ohiya aku lagi panggilan video sama kakak aku
kesayanganmu ini’’
‘’ okay dek, kirim alamat lengkap kamu 1 jam lagi asistesku datang, kamu udah makan belum?’’
tanyanya
‘’ belum kak, kalau boleh sekalian yahh’’ jawabku
‘’ hmm.. okee tunggu aja’’ jawabnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya
Dan kujawab dengan kekehan
‘’ dadah kakak sayang, I love u cintaku, sayang deh sama kakak, maacih kakakku cintaku muaach’’
sambil mencium nya by phone dan mematikan panggilanku
Aku bergegas ke kamar untuk mandi dan ingin merapikan pakaianku yang belum sempat kumasukkan ke
dalam lemari.
1 jam kemudian aku selesai merapikan pakaianku di dalam lemari
__ADS_1
Setelah kurasa
rapi bel berbunyi aku segera turun membuka pintu, ternyata itu asisten kakak,
‘’ selamat malam non, ini non dari tuan muda zavier ini kunci mobil saya parkir sesuai nomor
apartemen nona muda, dan ini belanjaan bahan makan serta makan malam untuk nona
besar juga, dan kata tuan muda, ada uang jajan yang di transfer langsung ke
rekening nona, katanya jangan boros-boros nona muda’’
‘’ oke, makasih paman’’ jawabku mengambil belanjaan dan kunci mobil kakak
Setelah asisten kakak pergi aku meraih handphoneku, ternyata ada transferan uang dari kakak,
‘’ hahhaha dikirain aku kurang uang kali yah karna minta di belanjain’’ kataku sambil
berbicara sendiri
Tut.. tut..
‘’ ya tuan putri udah sampai pesenannya?’’
‘’ ihh kakak apaasih, ehh kakak kok transferin aku uang?’’
‘’ udah pake aja ngga papa, kakak kan udah lama ngga ketemu kamu, jadi kakak cuman bisa kasi
kamu uang, yah walaupun ngga sebanyak yang dikasih sama daddy tapikan itu uang
pribadi kaka sendiri loh’’ jawabnya
‘’ iya deh, makasih yah kak, ya udah dehh aku mau makan dulu udah lapar’’ jawabku
‘’ iya dek, take care sayang, kalau ada apa-apa langsung telpon kakak yah dek’’ pesannya
padaku
‘’ iya kak, love u’’ jawabku dan langsung mematikan panggilanku
Ahh enaknya bisa makan gratisan hahahah
Setelah menghabiskan makananku, aku memasukkan semua bahan-bahan dapur ke kulkas dan menata
bumbu-bumbu kering di lemari .
Setelah rapi, aku kembali ke kamar untuk tidur.
selamat membaca readers,,,
jangan lupa like dan komennya...
__ADS_1
tarakimashh....