Haruskah Memaafkanmu?

Haruskah Memaafkanmu?
Episode 8


__ADS_3

chapter 8


setelah asisten ku datang menjemputku aku segera menuju ke kantor, dari apartemenku ke kantor


cuman 15 menit.


Didalam mobil


‘’ kenapa CEO bisa tau nomer handphoneku?’’ kataku pada asistenku


‘’ tadi pak Matthew bertanya padaku, apakah nona sudah datang kekantor atau belum, dan saya


menjawab bahwa nona minta waktu 1 jam lagi untuk tidur karna anda baru sampai


jam 1 pagi tadi, dan beliau segera meminta nomer anda mau tak mau saya langsung


memberikan kepada beliau’’ jawab asistenku


‘’ perkenalkan nona nama saya Stellah Envelop, panggil saya stellah saja nona’’


‘’ oke stellah’’


Setelah sampai di depan kantor aku langsung turun di ikuti asistenku,


‘’ mari nona saya tunjukkan ruangan anda’’ katanya sambil menunjukkan jalan padaku


‘’ oke’’ jawabku singkat sambil mengikuti arahannya


Setelah sampai di ruanganku aku segera masuk dan menyimpan tas yang kubawa dan mantel yang


kupakai



‘’ desainnya bagus’’ kataku dalam hati


Setelah menyimpan semuanya aku segera berjalan ke ruang meeting untuk membahas proyek apa yang


akan dikerjakan



 


Pada saat sampai di depan ruangan meeting yang masih kosong aku langsung masuk saja


beserta asistenku


‘’ stell kok masih kosong ini 5 menit lagi jam 9 loh’’ kataku kesal karna ruangan masih ini


kosong


‘’ sebentar lagi beliau datang nona’’ kata asistenku berusaha menenangkanku


Tak lama beberapa karyawan memasuki ruangan setelah jam 9.00 pintu terbuka dann betapa


terkejutnya aku ternyata itu adalah dabio orang yang tak pernah ingin ku temui,


aku ingin berdiri tapi takut karyawan lain bertanya. Aku berusaha


menyembunyikan wajah terkejutku dan berusaha profesional


( aku versi bahasa indo aja yah biar ngga ribet)


‘’morning sir” kata para karyawan yang berdiri menyambut CEO datang


‘’ morning’’ jawabnya datar


‘’ baiklah mari kita langsung bahas proyek kita kali ini, dan perkenalkan ini Syakifah Natasyah


penanggung jawab proyek ini utusan dari kantor pusat indonesia’’ katanya


memperkenalkan diriku


‘’ halo mohon kerjasamanya semua’’ jawabku sambil berdiri dan berjabat tangan pada team


baruku

__ADS_1


‘’ mohon kerjasamanya nona’’ kata salah satu teamku


Setelah 3 jam membahas proyek yang akan kami kerja dengan team terpilih dan penanggung


jawabnya aku, selesai


‘’ cukup sampai di sini , jika ada yang tidak di mengerti bisa langsung bertanya pada nona


syakifah, dan nona syakifah jika ada yang tidak dimengerti bisa langsung ke


ruangan saya. Saya harap proyek ini bisa menembus pasar dan menjadi trending


nomer 1, sekian meeting kita kali ini sekarang silahkan kalian istirahat’’


katanya menutup meeting dan langsung keluar dari ruang meeting


‘’ hah kok harus aku sih yang keruanganya’’ gerutuku kesal


Tak lama kemudian asistenku menghampiri


‘’nona bolehkah saya mengajak anda makan siang?’’ katanya


‘’ boleh kita makan dimana? Disini ada kantinnya tidak?’’ kataku dengan berjalan ke ruanganku


‘’ iya nona, ada di lantai atas’’ jawabnya


‘’ kita makan di kantin aja yah, habis ini aku mau lanjut prepare proyek baru ini’’ jawabku


Setelah aku mengambil handphoneku dan bergegas menuju lift bersama asistenku



 


Kantin kantor


‘’ wow bagus sekali kantinya’’


‘’ iya nona ini, kantin ini yang desain bos langsung katanya ingin membuat karyawan


sama restoran yang diluar kantor nona.’’ Kata asistenku


‘’ wah hebat sekali dia’’ kataku


Setelah makananku habis aku langsung menuju ke ruanganku untuk menyelesaikan


pekerjaanku.


p.o.v. Dabio Matthew


pagi ini aku lebih bersemengat masuk ke kantor karna tak sabar ingin bertemu dengan Syakifah


.


setelah sampai dikantor aku langsung bertanya pada asistennya apakah Syakifah sudah tiba atau


belum


‘’ stella apakah nona Syakifah Natasyah sudah sampai?’’ tanyaku pada asisten


‘’ belum pak, saya sudah menghubungi beliau tapi katanya beliau minta waktu 1 jam lagi untuk


istirahat, saya menelponnya tadi waktu jam 7.00 pak’’ jelasnya


‘’ berikan saya nomer handphonenya, biar saya yang menghubunginya langsung’’


‘’ baik pak, tunggu sebentar’’ jawabnya sambil mengambil handphonenya


‘’ ini pak 0811xxxxxx’’


Akhirnya aku bisa mendapatkan nomernya, semoga kau bisa memaafkanku lagi sya, aku segera


menelponnya


Tut tut


'' yah ada apalagi? kan sudah kubilang beri aku waktu 1 jam untuk beristirahat lagi''

__ADS_1


'' halo betul dengan nona Syakifah Natasyah?tanyaku


'' hah? ini siapa?'' jawabnya


'' aku CEO dari Matthew telekomuncation'' jawabku


'' ma-ma maaf pak, apakah sudah waktunya meeting?''jawabnya


'' iya kita meeting jam 9 pagi, sekarang sudah jam 8 pagi sekarang kamu siap-siap dan asistenmu akan


menjemputmu, aku tak mau ada kesalahan hari ini'' jawabku dengan tegas dan langsung mematikan telepon


Ya tuhan kenapa aku bisa berkata sekasar itu padanya, tapi sudahlah kebiasaannya itu tak pernah


berubah selalu saja bisa kembali tidur


Setelah jam menunjukkan pukul 9.00 aku memasuki ruangan yang sudah banyak karyawan dan


terutama syakif sudah ada duduk dengan wajah yang putih dan kulitnya yang mulus


‘’ syaa apakah kau mengenalku?’’ kataku dalam hati


‘’morning sir” kata para karyawan yang berdiri menyambutku


‘’ morning’’ jawabku datar


‘’ baiklah mari kita langsung bahas proyek kita kali ini, dan perkenalkan ini Syakifah Natasyah


penanggung jawab proyek ini utusan dari kantor pusat indonesia’’ kataku


memperkenalkan dirinya begitu saja


Setelah 3 jam membahas proyek yang akandi kerjakan team yang aku pilih sendiri dan penanggung


jawabnya syakif


‘’ cukup sampai di sini , jika ada yang tidak di mengerti bisa langsung bertanya pada nona


syakifah, dan nona syakifah jika ada yang tidak dimengerti bisa langsung ke


ruangan saya. Saya harap proyek ini bisa menembus pasar dan menjadi trending


nomer 1, sekian meeting kita kali ini sekarang silahkan kalian istirahat’’


kataku menutup meeting dan langsung keluar dari ruang meeting.


Aku segera menelpon asistennya untuk menemaninya makan siang, karna aku takut maag nya


kambuh bila dia sudah fokus bekerja, setelah selesai memberitahu asistennya,


aku kembali ke ruanganku untuk menandatangani berkas-berkas kerjasama.


‘’ mungkin belum saatnya kita berbicara dari hati ke hati’’ kataku pada diri sendiri


.


.


.


.


.


Hallo Readers,


Selmat Malam


Tahun baru


Jangan lupa


like dan komennya


Selamat membaca


readers....

__ADS_1


__ADS_2