
Chapter 16
Pov Dabio
matthew
Aku keluar dari
apartemen Syakif hatiku merasa sakit mendengar tangisan, aku ingin segera
memeluknya tapi aku tak ingin membuatnya tambah sakit. Tak lama kulihat ada
seseorang yang masuk ke apartemennya akupun melihat dari balik pintunya dan
mendengar syakif memanggilnya paman, hatiku lega mendengarnya. Kulangkahkan kakiku
menuju lantai atas apartemen ini.
Sejak terakhir
melihatnya hatiku menjadi gelisah dan entah karena apa. Kucoba memejamkan
mataku tapi tetap tak bisa, ku raih handphoneku sudah menunjukkan pukul 3 pagi.
Pagi hari di
kantor aku tak bisa fokus karna memikirkan syakifah, aku ingin menelponnya tapi
terakhir kali dia mengatakan ingin menenangkan dirinya.
Tut tut tut
‘’ stell ada
kabar dari nona syakifah ?’’ tanyaku pada stellah asisten syakif
‘’ tidak ada
pak, sebentar saya akan mencoba menghubungi beliau pak’’ kata stellah
‘’ baik kabari
saya kalau kau berhasil menghubunginya’’ kataku langsung menutup panggilan
telepon
Tak lama
handphoneku berbunyi
‘’ maaf pak
saya sudah mencoba menghubungi nona syakif tapi nomernya tidak aktif pak’’ kata
stellah
‘’ baik stell,
beritahu saya kalau syakif menghubungimu’’
Aku melanjutkan
kembali pekerjaanku dan membaca dokument yang harusnya bisa kukerjakan besok
tapi entah kenapa aku ingin menyibukkan diri agar tak kepikiran syakif.
Ke esokan harinyaseprti
biasa aku masuk kedalam ruanganku dan berusaha menyibukkan diri,
Tak lama
handphoneku berbunyi itu panggilan dari syakif
Apakah dia
sudah memaafkanku?
‘’ halo sya
__ADS_1
kamu dimana ? kenapa ngga ada kabar , maafkan aku sya’’ kataku dengan lirih
‘’ halo aku
zavier kakak syakifah, tolong bisa kamu sidney malam ini ada yang ingin kami
biacarakan padamu’’
‘’ baik kak
saya akan kesana 1 jam dari sekarang’’ kataku mematikan panggilan
‘’ ada apa
kenapa tiba-tiba kak zavier dan om alex memanggilku ke sidney?’’ kataku pada
diri sendiri
Segera aku menelpon
asistenku untuk menyiapkan segala keperluanku untuk ke sidney dan pesawat
pribadi untuk kupakai ke sana
‘’ halo tolong
kamu ke ruangan saya sekarang’’ kataku tanpa menunggu jawabannya aku segera
mematikan telepon
Tok tok
‘’ masuk’’
‘’ tolong kamu
siapkan keperluanku untuk ke sidney sekarang, dan tolong kamu handel semua yang
ada di perusahaan selama saya pergi, mengerti?’’
‘’ baik pak. Tapi
ada apa bapak ke sidney? Perusahaan di sana baik-baik saja pak’’ kata asistenku
urusan pribadi, siapkan apa yang kuminta tadi’’ kataku
1 jam kemudian
aku meninggalkan perusahaan dan naik ke atap gedung, disana sudah ada pesawat
yang menungguku .
Pukul 12 .00
malam aku sampai di sidney, segera kuraih handphoneku untuk menelpon kak zavier
Tut tut tut
‘’ halo kak,
aku sudah berada di sidney, apakah ingin bertemu sekarang atau besok saja?’’
kataku pada kak zavier
‘’ halo,
bisakah kamu ke rumah sakit xxx sekarang? Aku menunggumu di diluar dilobby
rumah sakit sekarang’’ kata kak zavier
‘’ siapa yang
sakit kak?’’ tanyaku
‘’ kanu
langsung saja kesni, nanti kujelaskan’’ katanya langsung mematikan panggilanku
Aku langsung
__ADS_1
menyuruh supir mengantarku kesana.
‘’ ada apa
dengan rumah sakit? Mungkinkah syakif kenapa-kenapa?’’ benakku sambil
menggelengkan kepala
Akupun menutup
mataku karna sudah beberpa hari ini aku kurang mengistirahatkan mataku.
Tak lama
mobilpun terhenti.
‘’ Pak kita
sudah sampai di rumah sakit’’ kata supirku
Aku langsung
membuka mataku dan keluar dari mobil berjalan masuk ke dalam rumah sakit
mencari kak zavier. Aku melihat sekeliling dan mendapati kak zavier yang
biasanya rapi kini penampilannya terlihat berantakan, aku segera
menghampirinya.
‘’ kak aku
sudah datang’’ kataku dan kak zavier langsung menjabat tanganku dan memelukku
‘’ ada apa kak?’’
kataku lagi padanya tapi dia tetap diam
‘’ kak katakan
ada apa? Apakah sesuatu terjadi pada syakif?’’ kataku lagi padanya
Akhirnya kak
zavier menceritakan semua yang terjadi selama 3 tahun ini dan sekarang syakif
di vonis terkena penyakit sklerosis ganda atau penyakit autoimun. Seketika duniaku
mulai runtuh mendengar semua perkataan kak zavier, kenapa? Kenapa ini harus terjadi
padamu sya? Maafkan aku membuatmu sakit.
‘’ kak bolehkah
aku bertemu dengannya?’’ kataku meminta izin
‘’ yah boleh,
selesaikanlah masalah kalian. Aku sebagai kakaknya mendukung apapun keputusan
syakif’’ katanya sambil menunjukkan kamar syakif
Aku masuk ke
dalam kamar kulihat dia tertidur lelap sekali
‘’ sya maafkan
aku sya. Tolong jangan salahkan dirimu akan kejadian di masa lalu. Itu semua
salahku terlambat menjelaskan kesalahpahaman ini sya’’ kataku lirih sambil
menggenggam tangannya dan mencium keningnya
happy reading
semoga syukak
__ADS_1
jangan lupa like serta masukannya
tarakimash para readers