Haruskah Memaafkanmu?

Haruskah Memaafkanmu?
Episode 14


__ADS_3

Chapter 14


Keesokan harinya,


aku bersiap untuk menemui dokter karna hasilnya sudah keluar.


‘’ pagi dokter,


gimana hasilnya dokter’’ tanyaku mulai tak sabar


‘’ pagi pak


zavier, iya hasilnya sudah keluar dan dugaan saya ternyata benar adik anda


menderita sklerosis ganda. Seperti yang kemarin saya jelaskan pada pak zavier


kemarin’’


‘’ apakah penyakit


ini berbahaya dok? Dan kenapa sampai saat ini adik saya belum sadar dok?’’


‘’ untuk


penyakit ini masih tingkat awal kami bisa mencegahnya untuk kambuh tapi untuk


penyembuhannya belum ada saat ini, saya memberikan obat penenang untuk adik


anda karna kemarin dia sempat menyebut-nyebut nama anda berulang-ulang’’


‘’ apa proses


yang harus dilalui adik saya dokter?’’


‘’ karena


penyakit adik anda masih tahap awal kita hanya bisa mencegahnya dengan obat


pak, dan apabila tubuhnya menolak obat yang di konsumsi kita akan mencegahnya


dengan kemoterapy pak, saya sarankan anda dan keluarga harus menjaganya agar


tidak stress dan kelelahan pak’’ kata dokter


‘’ baik dokter,


saya percaya dengan kinerja anda lakukan apapun dengan kesembuhan adik saya. Biaya


tak jadi masalah buat kami dok’’ kataku sambil meninggalkan ruangan dokter


Aku berjalan


kembali di sebuah lorong dengan menyalakan sebatang rokok yang bisa membuatku


berpikiran jernih.


‘’Sebagai kakak


aku telah gagal menjaganya’’ kataku pada diriku sendiri sambil menjambak


rambutku dan berlalu ke kamar adikku untuk melihatnya.

__ADS_1


Perlahan kubuka


pintu kamar adikku dan berjalan mendekat di tempat tidurnya


‘’ dekk maafkan


kakak dek, tak bisa menjagamu. Kakak mohon cepatlah sembuh agar kakak bisa


menebus semua kesalahan kakak yang tak bisa menjagamu dek’’ kataku sambil


menggenggam tangannya.


Perlahan tangan


yang tadinya diam saat kugenggam kini bergerak aku segera memanggil perawat dan


dokter untuk memeriksanya. Tak lama merekapun datang dan segera memeriksa


keadaan adikku.


‘’ Pasien sudah


siuman dan dalam keadaan baik-baik saja, hanya untuk sekarang tubuhnya lemah. Tolong


berikan makanan yang halus dan tidak terlalu keras yah pak’’


‘’ baik dok


terima kasih’’


Pov Syakifah


Natasyah Alexander


terbangun mendengar suara kak zavier yang samar-samar memanggilku dan terasa


menggenggam tanganku erat. Mataku terasa berat untuk membukanya, akupun


berusaha menggerakan tanganku sekuat tenaga agar kak zavier bisa merasakan aku


sudah bangun dari tidurku.


‘’ dekk kamu


sudah bangun?’’ kata kak zavier aku hanya bisa mengedipkan mataku dan mengagguk


lemah padanya.


‘’ dek kamu mau


minum?’’ akupun langsung mengaggukan lagi kepalaku, lalu kak zavier


mengambilkan aku minum dengan cepat membantuku minum


‘’ kamu lapar


dek?’’ aku langsung menggeleng mengatakan dan menutup mataku kembali tertidur.


Melihatku menutup


mata kak zavier tidak memaksaku lagi

__ADS_1


‘’ dek tidak


lama lagi mommy dan daddy akan datang cepat sembuh princess ku’’ katanya sambil


mencium puncak kepalaku dan keluar dari kamarku entah apa yang akan


dilakukannya


Aku melihat kak


zavier dengan penampilan yang berantakan bukan seperti dia biasanya, akupun


ingin bertanya tapi mulutku terasa seperti terkunci dan enggan terbuka. Karna tak


bisa melakukan apa-apa akupun tertidur hingga malampun tiba.


Samar-samar


kudengar langkah kaki datang menghampiriku, akupun segera membuka mataku dan


ternyata mommy dan daddyku datang langsung memeluk dan menciumku. Akupun menangis


merindukan pelukan hangat mereka.


‘’ nak kamu


kenapa bisa seperti ini?’’ kata mommy padaku namun aku hanya diam


‘’ princessnya


daddy kok bisa sakit sampai begini sih?’’ kata daddy lagi padaku dan langsung


dijawab oleh kak zavier


‘’ dad mom,


princess belum bisa bicara, dia masih lemah. Biarkan dia istirahat dulu yah ayo


kita keluar dulu ada yang ingin kukatakan dad mom’’ katanya mengajak mommy dan


daddy keluar tapi aku menarik tangan mommy dan menggelengkan kepalaku


‘’ baiklah


mommy akan menemanimu di sini sayang’’ kata mommy lembut sambil mengelus


kepalaku dan kembali duduk di sampingku


 


 


hiks hiks


sedih authornya buat cerita ini ampe nangis nangis buatnya


smeoga syukak yah


jangan lupa like nya serta tip nya


wkwkw

__ADS_1


thank readers


__ADS_2