
Chapter 23
Setelah selesai
makan siang bersama, daddy dan mommy pamit ingin kembali ke indonesia
dikarenakan daddy tak bisa meninggalkan pekerjaannya terlalu lama dan melihat
kondisiku sudah lebih baik
‘’ daddy dan
mommy pamit yah sayang jaga diri kamu baik-baik. Jangan lupa chek up yah’’ kata
mommy padaku yang memelukku
‘’ iya princess
jaga kesehatan, anak daddy harus kuat yah apapun itu, vier titip adikmu yah nak
jaga dia baik-baik daddy percayakan adikmu yah nak’’ kata daddy mengelus kepalaku
‘’ iya dad
pasti, aku akan menjaganya lebih baik dari diriku sendiri’’ kata kak zavier
‘’ no nak, kau
juga harus jaga kesehatan kau anak laki-laki daddy satu-satunya’’ kata daddy
memeluk zavier
‘’ yah dad
baiklah aku akan melihat di taman belakang apakah pesawat daddy sudah siap’’
kata kak zavier dan dijawab angguk oleh daddy
‘’ nak titip
syakif yah, jangan buat dia merasakan sedih lagi nak . dan kamu juga jaga
kesehatan yah ‘’ kata daddy pada dabio
‘’ baik paman,
dabio mengerti. Paman dan aunty juga jaga kesehatan di indonesia yah. Jangan khawatirkan
syakif, dia dalam pengawasanku paman aunty’’
‘’ paman dan
aunty lega kalian bisa bersama kembali, semoga kamu cepat-cepat meresmikan
hubunganmu ke jenjang yang lebih serius nak’’ kata daddy lagi
‘’ ahh, daddy
mah gitu. Udah ngga usah dengeri bio daddy cuman bercanda’’ kataku yang melihat
dabio diam saja
‘’ ngga papa
sya, aku memang harus memikirkan hal itu’’ kata dabio
__ADS_1
‘’ nah tuh
dabio aja ngga sewot princess’’ celetuk daddy
Kak zavier
menghampiri kami dari belakang mengatakan semua sudah siap, dabio mendorongku
ke taman belakang untuk melihat daddy dan mommy berangkat
‘’ dadadah
mommy and dad, selamat sampai tujuan kabari syakif jika sudah sampai’’ kataku
yang melihat mommy dan daddy menaiki tangga pesawat
Karena mommy
dan daddy sudah berangkat dabio membimbingku kembali masuk ke dalam rumah dan
segera menggendongku kembali ke kamar untuk beristirahat.
‘’ makasih bio’’
kataku padanya
‘’ its okay
sya, tidurlah besok pagi aku ingin mengajakmu jalan-jalan’’ katanya padaku dan
segera ku anggukkan kepalaku tanda setuju
‘’ sampai
‘’ bio bolehkah
aku bertanya sesuatu padamu?’’ tanyaku
‘’ apa itu sya?’’
tanya dabio balik
‘’ bio apakah
kau masih mencintaiku?’’ tanyaku hati-hati
‘’ apakah itu
mesti di pertanyakan sya?’’ tanya kembali
‘’ hhmm ya bio’’
kataku melihat matanya
‘’ yah sya, aku
mencintaimu bagaimana pun keadaan kamu hanya maut yang bisa memisahkan kita
sya. Aku tak ingin kehilanganmu untuk kesekian kalinya sya’’ kata dabio sambil
melihat mataku juga
Kami saling
pandang begitu lama hingga kami tergangganggu dengan suara handphone dabio.
__ADS_1
Segera dabio
meraih handphonenya di saku celananya dan mematikannya.
‘’ sya izinkan
aku menyayangimu seperti dulu, izikan aku menjagamu sya. Dan izinkan aku tetap
berada di sampingmu sya’’ kata dabio sambil memegang tanganku
‘’yah bio, aku
akan memberimu kesempatan kedua, kumohon jangan biarkan aku salah paham lagi
dan berlalu meninggalkanmu bio’’ kataku dan langsung memeluk dabio erat
‘’ terima kasih sya, makasih sya. iya sayang aku
akan mengatakan kemana aku pergi dan bertemu dengan siapa serta akan
mengenalkanmu pada semua teman-temanku serta relasi bisnisku’’ kata bio
langsung menciumi kening, mata, pipi, hidung, dagu, serta bibirku begitulah dia
jika sudah bahagia pasti akan gemas denganku dan segera mencium seluruh wajahku
‘’ istirahatlah
sayang, aku akan membangungkanmu nanti, biarkan aku ke kamar memeriksa beberapa
email kantor’’ katanya pamit namun segera kutarik tangannya agar tak
meninggalkanku
‘’ bekerjalah
di samping, jangan meninggalkanku sendiri lagi’’ kataku dan segera dabio
menganggukkan kepalanya
‘’ baiklah
biarkan aku ke kamar mengambil laptop dulu yah sayang’’ kata dabio berlalu dari
kamarku
Tak lama dabio
kembali masuk ke dalam kamarku dan duduk di sampingku karena terlalu lelah aku
tertidur di sampingnya
akhirnya dabio dan syakif bersatu yah
tunggu chapter selanjutnya readers
semoga syukak
happy reading
__ADS_1