
Chapter 32
Pov Syakifah Natsyah Alexander
Aku tiba-tiba berada di hamparan bunga yang begitu indah dan ada sebuah rumah kecil di antara
taman yang indah ini
Aku berjalan menuju rumah di ujung bunga ini, kulihat sosok perempuan yang begitu mirip
dengan mommy ku
‘’ halo bibi, apakah bunga ini semua milikmu?’’ tanyaku pada perempuan yang sangat cantik itu
‘’ halo nak, iya nak ini bibi yang menanamnya bersama suami bibi’’ jawabnya padaku masih
fokus dengan bunga yang di rangkainya
‘’ bolehkah aku bertanya bibi?’’ tanyaku lagi
‘’ ya nak, apa itu?’’
‘’ dimana ini bibi? Kenapa tempat ini begitu indah?’’ tanyaku sambil melihat hamparan bunga
yang menenangkan hati dan jiwaku
‘’ ini di dunia yang berbeda nak dengan tempatmu, kenapa kamu bisa ada di sini nak?’’ tanyanya
padaku
‘’ entahlah bibi, tiba-tiba saja aku sudah berada di tengah taman bunga ini’’ jawabku dengan nada
sedih
‘’ nak kenapa kau bersedih?’’ tanyanya
__ADS_1
‘’ aku tak tau bibi, hatiku merasa tak tenang dan terasa sakit’’ jawabku
‘’ nak kembalilah, ini bukan saatnya kau berada di sini sekarang’’ jawabnya dengan
tenang dan menghampiriku
‘’ aku tak tau bibi apakah bisa kembali atau tidak, dan aku mungkin tak ingin kembali
sekarang. Aku merasa telah menyusahkan kakak, mommy, daddy, dan kekasihku bibi’’
jawabku sedih
‘’ nak aku tau bagaimana rasanya disayangi dan tak ingin menyusahkan semua yg kusayangi, tapi
nak berilah kesempatan pada mereka untuk membahagiakanmu dan buat mereka
bahagia dengan senyummu nak’’
‘’ tapi bibi aku sakit melihat mereka menangis untukku, pura-pura tegar di hadapanku, aku
tak ingin mereka merasakan itu semua karenaku’’ jawabku sesenggukan
kepergianmu dan bukan dengan tangis mereka’’ jawabnya sambil memelukku
‘’ iya bibi, aku akan kembali untuk mengantar kepergianku dengan senyuman mereka’’ jawabku
bangkit
‘’ iya nak, pergilah di balik rumah ini ada pintu untuk bertemu keluargamu’’ jawabnya
‘’ tapi bibi aku akan kembali lagi menemanimu, bolehkan?’’ tanyaku
‘’ iya nak, pergilah dulu misimu saat ini bahagiakan keluargamu, buatlah kepergiaanmu
dengan senyuman bukan tangisan, agar kelak hati dan jiwa mu tenang nak’’
‘’ baiklah bibi, tunggu aku kembali’’ jawabku berjalan meninggalkannya
‘’ ya nak, bibi selalu ada di sini menunggumu’’ jawabnya
Aku berjalan
__ADS_1
sesuai dengan yang di katakan bibi padaku dan masuk di pintu itu
Tak lama
kemudian aku membuka mataku dan melihat sekeliling
‘’ h..a..u..s’’ kataku lirih
Segera dabio mengambilkan air dan membantuku minum
‘’ dek kamu lihat kakak kan?’’ tanyanya padaku dan aku segera menganggukkan kepalaku
'' terima kasih dek, terima kasih karena mau bertahan untuk kami'' sambil memelukku dan meciumi semua wajahku
‘’ hmm’’ jawabku padanya
‘’ dek kakak keluar dulu yah, liat kondisi mommy di sebelah kamar kamu’’ katanya
‘’ mommy kenapa kak?’’ tanyaku dengan suara pelan
‘’ tadi mommy shock dengan kondisi kamu dek’’ jawabnya lirih
‘’ maaf.. maafkan aku kak, maafkan aku karena menyusahkan kalian semua’’ jawabku pelan
‘’ ini bukan salahmu dek, kami sangat menyangimu. Apapun keadaan kamu kami akan tetap
disampingmu, kamu princess kami ‘’ katanya memegang tanganku dan mengusap air
mataku
‘’ terima kasih kak’’ kataku
‘’ biarkan pasien beristirahat dulu pak karena pasien baru sadar, jangan buat dia kelelahan’’ kata dokter berlalu pergi
terima kasih telah setia membaca novel pertama saya dengan judul ''HARUSKAH MEMAAFKANMU?''
terima kasih atas supportnya selama ini
terima kasih kepada suami karena telah mendukung saya dalam menulis
terima kasih juga pada mangatoon
__ADS_1