Haruskah Memaafkanmu?

Haruskah Memaafkanmu?
Episode 25


__ADS_3

chapter 25


selesai sarapan


aku dan dabio kembali ke kamar dan bersiap keluar jalan-jalan dengan dabio.


Tok.. tok.. tok


Segera kubuka


pintu kamarku


‘’ ada apa


sayang?’’ kataku di balik pintu karena aku baru ingin masuk ke kamar mandi


membersihkan diri


‘’ aku sudah


selesai berpakain sayang, boleh aku masuk’’ kata dabio meminta izin


‘’ hmm yah


boleh bio’’ sambil membuka pintu kamarku


‘’ kamu baru


mau mandi sayang?’’ kata bio langsung memelukku


‘’ iya bio, aku


abis masak bau keringat jadi pengen mandi dulu biar kelihatan seger kayak kamu’’


kataku membalas pelukannya


‘’ sayang mana


hadiahku? Apakah aku boleh mengambilnya sekarang?’’ tanyanya dan segera aku


mencium pipinya


‘’ itu


hadiahnya’’ kataku segera berlari ke kamar mandi


‘’ sayang kau


mulai nakal yah?’’ teriaknya saat melihatku berlari


Aku segera


menyalakan shower dan membersihkan diriku agar tidak kesiangan sampai di tempat


tujuan. Lima belas menit aku keluar kudapati dabio sedang mengerjakan sesuatu


dengan laptopnya


Setelah siap


aku menghampiri dabio


‘’ sayang aku

__ADS_1


siap, ayo’’ kataku merangkul tangannya dan duduk disampingnya


‘’ kamu cantik


sekali sayang’’ puji bio padaku dan segera meraih bibirku melumatnya tanpa


memberiku kesempatan bernafas walau aku memberontak


‘’ b---i---o


a-k-u su-sah na-fasss’’ kataku padanya dan langsung melepas ciumannya


‘’ maafkan aku


sayang, kamu selalu membuatku tergoda akan bibirmu itu’’ katanya kembali


melumat bibirku dan ku balas lumatannya sambil mengikuti yang dilakukannya


Karena tak


ingin melewati batas dabio segera menghentikan lumatannya dan segera menyuruhku


menghapus lipstikku.


‘’ ayo bio


nanti kita kesiangan lagi’’ ajakku keluar dari kamar


‘’ iyaiya


baiklah, kita pakai mobil kak zavier yah’’ kata bio


‘’ iya tunggu


aku ambil kuncinya dulu’’ kataku meninggalkan dabio untuk mengambil kunci mobil


Tak lama


berkendar bio mengajakku ke mall untuk berbelanja baju



'' sayang belilah apa yang kau sukai, aku akan membelikanmu'' kata dabio sambil merangkul pinggangku


'' aku tak menginginkan apapun bio, aku bahagia sudah berada di sampingmu'' kataku padanya


'' yah sudah kita keliling mall saja, jika ada yang kau sukai katakan padaku aku akan membelikanmu'' katanya lagi


'' nanti duit kamu habis belanjain aku'' kataku terkekeh


'' sayang jika kau menginginkan satu mall ini aku sanggup memberikannya tapi...'' kata bio menggantung ucapannya


'' tapi apa?'' tanyaku penasaran


'' tapi kau harus menjadi istriku dulu'' katanya sambil tertawa


'' wah wah, ternyata bos yang dingin bisa juga yah menggoda pegawainya'' kataku menyindirnya


'' hahaha, disini aku posisinya bukan bos sayang tapi kekasihmu'' katanya sambil mencubit hidungku gemmesh


'' ihh sakit tau'' kataku manja


dan kamipun kembali tertawa

__ADS_1


lelah mengelilingi mall dan hanya membeli baju cuople untuk kami serta dabio membelikanku kalung. Dabio mengajakku ke taman lagi walau aku lelah tapi bersamanya seakan lelahku sirna melihat senyumnya.


 



Di sana kami


melihat banyak anak-anak berkumpul dan tanpa sengaja dabio memotretku diam-diam


yang tengah memperhatikan anak-anak bermain


‘’ apakah kau


menginginkan seorang anak?’’ tanya dabio tiba-tiba


‘’ bio kamu


mah, ganggu aja’’ kataku memukulnya karena mengatakan yang tidak-tidak


‘’ ayolah, jika


kamu menginginkannya aku akan mengatakan kepada papa dan mama untuk segera


melamarmu’’ katanya


‘’ ahh aku


masih muda, ngga pengen nikah dulu, biarin kak zavier nikah deluan abis itu


baru aku’’ kataku padanya


‘’ baikla’’


katanya pasrah dan aku tertawa melihatnya


Tak terasa


malam kembali menyambut kami dabio mengajakku makan di restoran terdekat


sebelum kembali ke rumah



sebelum masuk restoran dabio menyuruhku berpose agar dapat memotretku dan akupun menurutinya.


segera kulangkahkan kakiku masuk restoran karena sangat lapar kami segera mencari tempat duduk yang kosong. setelah duduk kami memesan makanan.


selesai kami menyantap makan malam kami segera membayar tagihan makanan kami dan kembali ke rumah takut kak zavier khawatir denganku.


 


 


 


 


happy reading


semoga syukak


jangan lupa like dan komen serta votenya bila perlu

__ADS_1


tarakimash


 


__ADS_2