Haruskah Memaafkanmu?

Haruskah Memaafkanmu?
Episode 21


__ADS_3

Chapter 21


Pov syakifah


Natasya Alexander


Aku terbangun


dan mencari semua orang tapi tak melihat satupun dari mereka, aku berusaha


untuk duduk tapi apa daya, aku masih lemah. Tak lama pintu terbuka dan masuklah


dabio yang langsung menghampiriku.


‘’ sya kamu mau


apa? Maaf aku tadi mengantar daddy dan mommymu untuk pulang beristirahat di


rumah kak zavier’’ katanya sambil membantuku duduk


‘’ makasih bio,


aku ingin pulang bio bolehkah kamu meminta dokter untuk memberiku izin untuk


keluar. Aku tak suka bau rumah sakit bio, kamu taukan?’’ kataku lirih


‘’ kamu masih


harus di rawat sya, istirahatkan badanmu dulu sya’’ katanya mengambilkanku air


minum


‘’ bio kok kamu


bisa ada di sini ? bukannya kamu di london seharusnya? Gimana dengan kerjaan


dan proyek kamu?’’ tanyaku beruntun padanya


‘’ sya


satu-satu dong tanyanya’’ kata dabio tertawa sambil menyuapiku makan


‘’ hehhe maaf


bio’’ kataku


‘’ aku telepon


kamu terus dan kak zavier yang menyuruhku kemari karena kamu selalu menyebut


namaku, urusan kerjaan aku sudah suruh asistenku buat handel semua dulu sampai


kamu sembuh’’ katanya


‘’ ohh.. hah? Apa?


Kak zavier menyuruhmu kemari?’’ tanyaku terkejut


‘’ hahaha iya iya


sya,’’ katanya


‘’ hmm, bio


pinjam teleponmu boleh?’’ tanyaku lagi


‘’ boleh’’


katanya sambil menyodorkan handphonenya dan langsung ku raih


Ku tekan nomer


telepon yang sudah ku hapal di luar kepalaku.

__ADS_1


Tut tut tut tut


tut


‘’ halo siapa


ini?’’ tanya perempuan di balik telepon


‘’ kamu siapa? Dimana


aaron?’’ tanyaku


‘’ aku tunangan


aaron, kamu siapa?’’ jawab perempuan itu


‘’ aku


kekasihnya, sejak kapan aaron bertunangan?’’ tanyaku lagi


‘’ oh kamu yah


yang namanya syakif itu perempuan yang hampir membuat bibi masuk rumah sakit,


aku bertunangan dengannya kemarin malam’’ kata perempuan yang mengaku tunangan


aaron


‘’ baiklah,


selamat yah, semoga hubungan kalian langgeng’’ kataku langsung memutuskan


panggilan telepon


‘’ ada apa sya?’’


kata dabio khawatir karena melihatku diam saja sedari tadi


bertunangan bio’’ kataku lirih karena aku masih status kekasihnya


‘’ hmm, apakah


kamu mencintainya?’’ tanya dabio padaku dan langsung kujawab dengan gelengan


kepala


‘’ apakah


hatimu sakit?’’ tanyanya lagi dan kujawab hanya dengan gelengan lagi


‘’ lalu kenapa


kamu diam saja setelah menelponnya?’’ tanyanya lagi


‘’ aku kecewa


bio, memang aku tak mencintainya tapi setidaknya kasih tau aku sebelumnya,


karena aku juga sadar belum bisa mencintainya seperti aku mencintaimu’’ kataku


pada dabio


‘’ sya


sudahlah, mungkin aaron bukan jodoh kamu sya. Mungkin tuhan punya rencana lain


sya, apalagi kamu ngga mencintainya semoga tunangannya yang sekarang bisa


saling membalas perasaan masing-masing’’ ucapnya


‘’ iya bio aku


ikhlas kok, karena aku tau semakin aaron berharap perasaannya untuk kubalas

__ADS_1


semakin aku merasa bersalah jika tak bisa membalasnya’’ kataku


‘’ bio boleh


tolong teleponkan kak zavier datang kesini?’’ pintaku


‘’ boleh sya,


bentar yah’’ kata dabio segera meraih teleponnya


‘’ bio apa kamu


melihat handphoneku?’’ tanyaku padanya


‘’ di ambil


sama kak zavier sya, kamu butuh sesuatu sya?’’ tanyanya lagi


‘’ aku ingin ke


kamar mandi bio, bantu aku ke depan kamar mandi’’ kataku dan dia segera meraih


tanganku dan membimbingku ke kamar mandi


‘’ terima kasih


bio’’ kataku padanya dan di jawab dengan anggukan


15 menit di


kamar mandi kak zavier juga sudah ada di depan kamar mandi menungguku


menggantikan dabio


‘’ dekk udah


enakan?’’ kata kak zavier membantuku berjalan ke tempat tidurr


‘’ iya kak, kak


boleh aku keluar ngga kak, bosen kak di sini’’ pintaku pada kak zavier


‘’ bentar yah


kaka tanyain sama dokter dulu yah sayang’’ jawab kak zavier


‘’ sudah makan


sayang?’’ tanya kak zavier dan ku jawab dengan anggukan


Setelah itu


meninggalkanku di kamar bersama dabio, dan segera menuju ke ruang dokter


Untuk yang


terkena bencana banjir turut berduka cita sedalam-dalamnya


Semoga banjirnya


cepat surut dan angin cepat selesai.


 


 


happy reading


semoga syukak


jangan lupa like dan komen serta votenya bila perlu


tarakimash

__ADS_1


__ADS_2