Haruskah Memaafkanmu?

Haruskah Memaafkanmu?
Episode 28


__ADS_3

Chapter 28


 


Pov Zavier Raffasyah


Alexander


Setelah mendapat


telepon dari dabio tentang kabar syakif akupun berlari keluar dari ruang


meeting yang di hadiri para petinggi, aku tak merespon panggilan mereka segera


aku melajukan mobilku menuju rumah sakit.


Tak lama ada


panggilan masuk segera kujawab


‘’ tolong


sampaikan maafku pada client kita dan para petinggi, saya harus segera ke rumah


sakit adik saya tak sadarkan diri. Tolong handle semua pekerjaan saya sementara’’


kataku pada asistenku


‘’ baik pak, semoga


nona muda segera pulih kesehatannya pak’’ kata asistenku


Setelah sampai


rumah sakit aku segera memarkirkan mobilku dan berlari masuk mencari keberadaan


dabio, tak lama akupun melihatnya


‘’ ‘’ kenapa


bisa seperti ini?’’ tanyaku


‘’ aku tak tau


kak, tadi pagi sebelum lari pagi aku sempat melihatnya wajahnya terlihat lelah


nafasnya juga beraturan kak, tapi tadi saat ingin membangunkannya untuk bersiap


ke dokter syakif tak meresponku sama sekali kak dan tak bernafas sama sekali’’ jelasnya


padaku


‘’ oh tidak,


dekk kamu harus kuat. Kamu harus baik-baik saja dekk’’ gumam ku yang masih bisa


di dengar oleh dabio


‘’ sabar kak,


aku yakin syakif ngga akan ninggalin kita kak’’ katanya


 ‘’ harusnya aku mengeceknya tadi pagi


dikamarnya, aku gagal jadi kakak yang baik’’ kataku menyalahkan diri


‘’ tidak kak,


ini sudah kehendak tuhan. Semuanya pasti akan baik-baik saja’’ jawabnya segera memelukku


Tak lama


keluarlah dokter yang menangani syakif akupun segera mengahmpirinya


‘’ gimana


keadaan adik saya dokter? ’’ tanyaku


‘’ beruntung


adik anda masih bisa di selamatkan tuan’’ katanya yang terlihat lelah


‘’ ada apa


dengan adik saya dokter?’’ tanyaku lagi


‘’ adik anda


mengalami shock dan terkena serangan jantung tiba-tiba, untungnya adik anda


segera dibawa kesini jika terlambat semenit saja mungkin kita sudah


kehilangannya, walaupun tadi kami agak susah menemukan denyut nadinya tapi


berkat tuhan akhirnya kami dapat menemukannya’’ kata dokter

__ADS_1


‘’ jadi adik


saya sekarang bagaimana dok?’’ tanyaku lagi


‘’ untuk


sekarang adik anda sudah tertolong tapi jika 24 jam adik anda belum sadarkan


diri besar kemungkinannya adik anda mengalami koma. Kami sudah mengambil


darahnya untuk memeriksa apakah pasien mengalami penyakit lain’’ katanya


‘’ adik saya


memiliki penyakit dokter dan di tangani dengan dokter bryn di rumah sakit ini


dokter’’ jawabku


‘’ baiklah saya


akan segera ke ruangan dokter bryn, silahkan anda menunggu di sini dan tunggu


konfirmasi dari perawat yang mengurus adik anda’’ kata dokter itu berlalu


meninggalkan kami


‘’ kak duduk


dulu’’ kata dabio


‘’ dab aku


titip syakif dulu yah, aku akan ke ruangan dokter bryn dulu’’ kataku segera


berdiri dan hendak berjalan


‘’ kak jangan


lupa kabarin paman dan aunty’’ katanya mengingatkanku


‘’ baiklah’’


jawabku segera aku mengeluarkan handphoneku dan memanggil nomer daddy


Tut.. tut..


tut..


‘’ halo nak’’


jawab daddy


sekarang?’’ tanyaku yang berusaha tenang


‘’ daddy lagi


di rumah nak bersama mommymu’’ jawabnya


‘’ daddy ngga


ke kantor’’ tanyaku lagi


‘’ daddy sudah


pulang nak, di sini sudah larut malam. Ada apa nak?’’ tanyanya padaku


‘’ dad syakif


masuk rumah sakit, dia shock dan terkena serangan jantung tiba-tiba tadi pagi


dad’’ kataku


‘’ bagaimana


bisa princess terkena serangan jantung’’ tanyanya


‘’ dokter yang


menangani baru mencari tau dad’’ jawabku


‘’ baiklah


daddy dan mommy akan segera ke sana, jaga princess sebelum daddy dan mommy


sampai nak’’ katanya


‘’ baiklah dad,


hati-hati yah’’ jawabku dan segera mematikan panggilan


‘’ tuhan ujian


apa yang kau berikan pada adikku, jika bisa di tukar biarlah aku yang


merasakannya asal jangan adik kesyanganku itu’’ kataku dalam hati

__ADS_1


Sesampainya di


ruangan dokter bryn aku segera mengetuk pintu ruangannya


Tok.. tok..


‘’ masuk’’ kata


dokter bryn dan akupun segera masuk kulihat dokter yang menangani adikku sedang


berdiskusi dengan dokter bryn tapi terhenti karena kedatanganku


‘’ ada yang


bisa di bantu pak zavier’’ kata dokter bryn


‘’ yah, saya


ingin membahas masalah penyakit adik saya dok, kenapa adik saya terkena


serangan jantung?’’ tanyaku to the point


‘’ baik pak,


silahkan duduk dulu. Saya juga lagi nge bahas ini bersama dokter rico’’ katanya


Akupun segera


duduk dan mendengar penjelasan dokter bryn


‘’ saya tidak


menduga kalau penyakit adik anda langsung menyerang jatungnya pak, ini diluar


dugaan kami. Karena biasanya penyakit ini awalnya akan menyerang persendian


atau kulitnya terlebih dahulu. Tapi penyakitnya menjalar dengan cepat ke


jantungnya. Kami lagi mencari solusi terbaik untuk adik anda pak’’ jelasnya


‘’ tolong


selamatkan adik saya dok, berapapun biayanya kami siap dokter’’ jawabku


Yah walaupun


nyawa syakif harus di tukar dengan nyawa sekalipun saya pasti akan mencarinya. Apapun


untuk kesembuhan adik kesayanganku ini


‘’ ini bukan


masalah biaya pak, kami pasti akan melakukan yang terbaik untuk pasien kami.’’ Kata


dokter rico


‘’ iya pak,


tunggu sampai adik anda sadar baru kami akan mengambil tindakan untuk


menghambat penyebarannya. Karena seperti yang sebelumnya saya jelaskan penyakit


ini tak ada obat untuk menyembuhkan tapi untuk mengahmbat kami pasti


mengusahakan yang terbaik’’ jawab dokter bryn


‘’ baik dokter,


saya serahkan keputusan pada anda apapun yang terbaik untuk adik saya lakukan


dokter’’ jawabku sambil berdiri dan hendak berjalan keluar


‘’ kita hanya


bisa berharap adanya keajaiban tuhan pak, adik anda butuh dukungan keluarganya’’


kata dokter rico


Akupun menjawab


dengan anggukan dan segera berlalu keluar ruangan dan menuju ke ruangan syakif


di rawat


 


happy reading


semoga syukak


 


 


jangan lupa like dan komen serta

__ADS_1


votenya bila perlu


tarakimash


__ADS_2