
Chapter 30
‘’ tapi nek...’’
‘’ tidak ada
tapi-tapian nak’’ kata nenek tegas memotong ucapanku
‘’ baiklah nek,
sasyah akan pulang setelah bercerita’’ jawabku
‘’ ceritalah
nak’’ kata nenek
‘’ nenek apa
sasyah akan meninggal juga?’’ tanyaku pada nenek
‘’ kenapa
ngomong gitu nak?’’ tanya nenek
‘’ karena
sasyah rasa belakangan ini sasyah sering keluar masuk rumah sakit. Dan kakak
tak memberiku izin kerja lagi’’ jawabku
‘’ sasyah
sayang kakak tak memberimu izin karena sangat menyayangimu nak’’ jawab nenek
‘’ tapi nek,
sasyah juga merasakan kalau tubuh sasyah begitu lemah, kadang sasyah juga
belakangan ini tak bisa melihat terlalu jelas dan kadang juga sasyah merasakan
sakit di kepala yang amat sakit. Tapi sasyah sembunyiin semua dari daddy mommy
dan kakak’’ kataku pada nenek yang masih terdiam
‘’ nenek aku
begitu menyayangi mereka nek, sasyah tak ingin melihat mereka menangis karena
sasyah. Sasyah sayang daddy, mommy dan kakak’’ kataku terisak
‘’ sasyah harus
sembuh demi daddy, mommy dan kakak nak. Jika sasyah meninggalkan mereka pasti
daddy, mommy dan kakak akan sedih. Berjuanglah nak, lawanlah kesakitan yang
kamu rasakan’’ jawab nenek
‘’ tapi sasyah
udah ngga kuat nek, sasyah capek’’ jawabku lagi
‘’ nak ingat
tidak waktu kakek di rumah sakit, sasyah nangis karena tak ingin di tinggalkan
kakek?’’ tanyanya padaku dan segera ku anggukan kepalaku
__ADS_1
‘’ masih nek,
waktu itu sasyah bilang sama kakek. Kakek jangan tinggalin sasyah kalau kakek
pergi sasyah ngga ada teman mainnya lagi, ngga ada beliin sasyah mainan kalau
kakek keluar kota. Jangan tinggalin sasyah kek sasyah sedih, sasyah takut
sendirian’’ jawabku mengingat perkataanku pada kakek
‘’ nak
begitulah rasa sakit yang di rasakan mommy, daddy dan kakak jika sasyah
meninggalkan mereka’’ jelas nenek padaku
‘’ baiklah nek
sasyah akan melawan rasa sakit ini demi mommy, daddy dan kakak’’ jawabku pada
nenek
‘’ baguslah nak’’
jawab nenek
‘’ nenek sasyah
juga mencintai seorang pria nek, namanya dabio’’ kataku pada nenek
‘’ wah cucu nenek
sudah jatuh cinta rupanya’’ goda nenek padaku
‘’ ahh nenek,
‘’ baiklah’’
jawab nenek sambil menahan tawa
‘’ dulu dabio
cinta pertama sasyah waktu sma nek, tapi kami putus karena salah paham. Dan setelah
mendengar penjelasannya kami kembali bersama nek, sasyah sangat mencintainya
nek tapi di sisi lain sasyah takut’’ kataku
‘’ takut kenapa
nak?’’ tanya nenek
‘’ sasyah takut
suatu saat akan pergi meninggalkannya nek’’ jawabku terisak kembali
‘’ sayang jika
takdir ingin menyatukan kalian pasti kalian akan bersatu. Tapi jika dari awal
takdir kalian berbeda pasti tak akan di pertemukan nak, ikutilah jalan takdir
yang sudah di tentukan tuhan. Nikmati alurnya seperti air yang mengalir’’
nasihat nenek padaku
‘’ baiklah nek,
__ADS_1
aku akan mendengarkan nasihatmu’’ jawabku seraya memeluknya
‘’ pergilah nak’’
kata nenek
‘’ biarkan
sasyah di sini sebentar lagi nek’’ jawabku
‘’ jangan nak,
mereka sedang menunggumu di sana, pergilah’’ kata nenek berusaha membujukku
Tak lama terdengar
suara isakan serta teriakan
‘’ princess
kembalilah sayang’’ kata daddy memanggilku dari jauh
‘’ sayang
kembalilah kumohon jangan pergi’’ kata dabio terisak
‘’ dek jangan
tinggalin kakak sendiri kumohon’’ kata kak zavier
‘’ pergilah nak
mereka menunggumu’’ bujuk nenek
‘’ tidak nenek
aku masih ingin di sini sebentar lagi’’ jawabku
‘’ jangan nak,
pergilah kasian mereka sudah menunggu terlalu lama’’ jawab nenek
‘’ baiklah nek,
sasyah akan pergi. Tapi sasyah boleh main ke sini lagi sama nenek kan?’’
tanyaku
‘’ iya nak,
pergilah ikuti arah itu’’ jawab nenek sambil menunjukkan arah pulang
‘’ dadah nenek,
aku mencintaimu’’ kataku memeluknya dengan erat setelahnya aku mengikuti arah yang di tunjukkan nenek
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN VOTE
KAMSMIDA /TARAKIMASH
;-)
__ADS_1