
Chapter 11
Saat dia
memelukku tak terasa air mata yang kutahan kini runtuh, air mataku seolah tak
bisa tertahan lagi. Orang yang selalu ku hindari kini tengah memelukku, ada
rasa nyaman seolah merindukan pelukan hangat ini.
Flash back on
Pada malam
perpisahan kami di SMA Unggulan CITRA NUSA Di hotel terkenal di jakarta.
2 jam
sebelumnya
Dabio menjemputku
di rumah untuk bersama berangkat ke acara perpisahan sekolah kami,
‘’ aku sudah di
bawah sya’’ pesan teks dabio padaku
Aku langsung
berjalan keluar dari rumahku dan naik ke mobil bio, yah panggilanku padanya
‘’ sya kamu
cantik banget malam ini’’ pujinya
‘’ makasih bio,
kau juga ganteng banget’’ pujiku juga padanya
Tak lama kami
sampai di hotel tempat acaranya berlangsung, aku berjalan masuk di dampingi
oleh bio kekasihku selama 2 tahun ini.
‘’ cie cie
pasangan yang bikin orang baper udah dateng’’ sorak teman-teman pada kami
Mukaku langsung
memerah karna mendengar sorakan teman kelas kami
‘’ adduh kalian
bikin malu aja, tuhh liat muka syakif langsung merah nohh liat’’ kata dabio
pada teman-temanku
‘’ wah wah udah
lama pacaran kok masih malu-malu sih ‘’ celetuk salah satu temanku
‘’ sudah sudah
ah, acaranya udah mau dimulai nih, aku kesana dulu yah’’ kataku mengahlihkan
perhatian teman-temanku dan segera menarik bio ke tempat yang sudah ada nama
kami
‘’ bi kamu mau
lanjut kuliah dimana?’’ tanyaku
‘’ kayaknya aku
lanjut di amrik sya, papa suruh aku masuk di univ harvard. Kalau kamu dimana
sya?’’ tanyanya padaku
‘’ sama dong
__ADS_1
bi, daddy juga nyuruh aku lanjut di univ harvard’’ kataku dengan bersemangat
‘’ wah wah
samaan yah, kalau gitu kita barengan aja berangkatnya’’
‘’ boleh, nanti
aku tanya daddy dulu yah bi’’ kataku
‘’ bi aku
tinggal ke toilet dulu yah’’ sambil berjalan ke arah toilet
‘’ oke, mau
ditemenin ngga?’’ tanyanya
‘’ emang aku
anak kecil apa? Udah nunggu di sini aja, acaranya udah mau dimulai juga’’
30 menit
kemudian aku kembali Karna di toilet banyak yang antri jadi aku ketinggalan
acara pembukaannya, pada saat aku duduk tak mendapati bio di tempatnya,
kupandangi ke seluruh arah ruangan yang ada, sekilas aku melihat bio ada
dilorong dekat panggung bersama seorang gadis yang tengah di peluk, aku
berjalan ke sana tanpa di sadarinya aku bersembunyi di balik tirai yang
menutupi jendela ruangan,
‘’ hey
tenangnya sayang, semua baik-baik aja okey’’ ucapnya pada perempuan itu
Tak terasa
hatiku sakit mendengar bio berkata lembut pada perempuan lain selain aku, aku
tapi tak kuhiraukan. Aku terus melangkahkan kaki keluar dari ruangan itu, aku
menoleh tapi tak mendapati bio mengejarku, hatiku tambah terasa sakit.
Tanpa pikir
panjang aku langsung menelpon kakak untuk segera menjemputku untuk pulang
Tut.. tut..
tut..
‘’ kak jemput
aku di depan hotel acaraku yah, sekarang kak’’ tanpa menunggu jawabannya aku
langsung mematikan telepon dan duduk di bangku taman depan hotel berada, aku
kembali menangis sesenggukan
‘’ kenapa kamu
tega selingkuh dariku bio?’’ teriakku
‘’ kenapa? Apa yang
kurang dariku?’’
‘’ Kenapa rasanya
sakit sekali tuhan’’ gumamku
Tak lama kak zavier
datang dan langsung memberi jaketnya untuk ku pakai agar tak kedinginan
‘’ kamu kenapa
dek?’’ tanyanya
__ADS_1
‘’ kak apa aku
ngga cantik yah?’’ tanyaku tiba-tiba dan dijawab dengan gelengan
‘’ kak apa yang
kurang dariku kak?’’ tanyaku lagi
‘’ kamu itu
cantik, baik, pintar kamu ngga kurang apapun dek, kecuali’’ sambil melihatku
‘’ apa kak?’’
tanyaku lagi
‘’ kurang
tinggi’’ jawabnya dengan tertawa
Aku menangis
sejadi-jadinya hingga tak terasa aku tertidur di pelukan kak zavier
‘’ dek dek,
malah tidur di sini, ‘’ sambil menggendongku ke mobil
Ke esokan
harinya aku terbangun dengan kepalaku yang terasa berat akibat aku menangis
sampai tertidur, tak lama pintu kamarku terbuka dan masuklah kak zavier
‘’ udah enakan
dek?’’ tanyanya, dan kujawab dengan anggukan
‘’ kamu ada
masalah apa dek? Kenapa kamu menangis seperti semalam?’’
‘’ a-aku
melihat bio memeluk perempuan lain kak dan bio memanggil perempuan itu sayang
kak’’ kataku
Aku pun kembali
menangis dan kak zavier langsung memelukku dan menenangkanku kembali
‘’ sudah-sudah
dek, mungkin dia bukan jodoh kamu’’ katanya
‘’ tapi kak
hatiku sakit banget kak’’
‘’ udah-udah
anak manis ngga boleh nangis, tuh liat kamu jelek banget dek’’ katanya
mengejekku karna mata yang sudah bengkak
‘’ ihh kakak
ahhh’’ sambil memukulnya pelan
‘’ udah sana
mandi, habis ini kakak ajak kamu liburan london mau?’’ tanyanya dan kujawab
dengan anggukan
Flashback off
Happy reading,,
Jangan lupa
like dan komennya
__ADS_1