
Chapter 5
Pagi yang cerah
aku terbangun, ku raih handphone ku dari meja dan waktu sudah pukul 06.30 aku
segera masuk ke kamar mandi untuk bergegas ke kantor.
Tak terasa aku
sudah 6 bulan bekerja di perusahaan itu, tanpa pernah bertemu dengan CEO
kantorku. Aku hanya mendengar dari karyawan kalau CEO lagi ke london karna
perusahaan cabang disana bermasalah, dan aku tak memperdulikan hal yang bukan
urusanku.
setelah 30 menit
berkendara, akhirnya aku sampai dikantor dan segera menuju ke ruanganku seperti
biasa.
Kudengar para
karyawan berbisik bisik entah apa yang mereka bicarakan, aku tak mau ambil
pusing. Berjalan lurus ke depan itu prinsipku.
‘’ selamat pagi bu’. ‘’ para karyawan menyambutku
‘’ pagi juga’’ sambil terus berjalan ke ruanganku
Tok tok
‘’ selamat pagi bu’, ini dokumen yang mesti ibu tanda tangani dan kata ibu dia tolong email ibu
di periksa karna akan ada proyek baru yang akan di dampingi langsung oleh CEO
bu’’ kata asisten ibu dian
‘’ baik nanti akan saya cek, terims kasih’’ sambil memberikan dokumen yang sudah ku tanda
tangani
‘’ sama-sama bu, wah ibu beruntung loh bisa langsung kerja bareng CEO ‘’
‘’ ah, iya kirain CEO di london kan? Kok bisa aku kerja sama beliau?’’ kataku sambil yang sibuk
melihat e-mail yang masuk
‘’ iya bu’ denger-denger sih ibu syakif harus ke london sampai proyeknya selesai’’ kata
asisten bu’ dian
‘’ aaa... apaa?’’ teriakku sambil langsung berdiri dari tempat dudukku
__ADS_1
‘’ aaa... i-i-iya bu’, coba deh baca e-mailnya sampai habis dulu bu’’ kata asisten bu’ dian
sambil menutup telinganya karna teriakanku
‘’ maaf maaf ‘’ kataku melihat asisten bu dian menutup telinganya
‘’ iya bu’ ngga papa bu’, kalau gitu saya pamit ke ruangan bu dian dulu yah bu’’ sambil
berjalan keluar ruanganku
‘’ mimpi apa aku semalam sehingga dapat proyek kerja bareng CEO sih’’ benakku
‘ahh sudahlah, lumayan bisa keluar negeri gratis ‘’ kataku dalam hati
Aku kembali memeriksa e-mail untuk proyek terakhirku sebelum aku ke london untuk
mengerjakan proyek bareng CEO.
Di sisi lain london
p.o.v Dabio Matheww
aku berada di apartementku sambil memikirkan syakifah Natsyah Alexander, apakah kamu akan
menerimaku kembali sya? Apakah kamu akan memaafkanku sya? .
‘’ tuhan izinkan
aku menebus kesalahanku padanya, kumohon sya berikan aku kesempatan untuk
menjelaskan semuanya.’’ Kataku sambil melihat ke luar apartemenku
‘’ Sya sudah 3 tahun aku mencari dan menunggumu, apakah kau masih mengingatku sya?’’ benakku
Kupandangi foto Syakifah dan tak terasa aku menangis karna memikirkan kesalahanku dulu
# flashback on
5 tahun lalu
Aku murid pindahan di SMA Unggulan CITRA NUSA , yah dimana Syakifah Natsyah juga
bersekolah dan pertama kali aku melihatnya dan langsung jatuh cinta padanya.
Kulangkahkan kakiku menuju ruang kelas ku, setelah perkenalan kemarin hari ini aku masuk seperti
murid lainnya.
Aku duduk di samping syakifah natasyah
‘’ heyy ( teriak) ini tempat duduk aku’’ kataku dengan wajah datar karna heran kemarin
jelas-jelas bangku ini kosong dan cewek ini astaga aku baru melihatnya
‘’ yah, ini bangku gue, loh siapa berani-beraninya bentak gue’’ kata cewek itu lebih keras
__ADS_1
lagi, yah siapa lagi kalau bukan syakifah natasyah
‘’ cantiknya’’ gumamku
‘’ apa lo bilang tadi ?’’ katanya
‘’ gue dabio matheww murid baru di sini, dan lo juga pasti murid baru di sini ?’’ kata ku
dengan nada lebih lembut lagi dan mengulurkan tanganku
‘’ gue syakifah natasyah panggil gue syaki, gue bukan murid baru, kemarin ngga datang karna gue
lagi ikut olimpiade sekolah ‘’ katanya sambil menerima uluran tanganku.
‘’ hay sya, gue bisa panggil itu aja kan ? biar beda dari yang lain panggilannya?ohh gitu
pantesan baru liat’’ Kataku sambil duduk
di sampingya
‘’ yah, terserah lo aja dehh, gue ngga pusing. ‘’ katanya sambil kembali fokus dengan bacaan
bukunya
‘’ sya bisa minta nomer handphone mu ngga?’’ kataku
‘’ yah, sini hp lo’’ sambil mengulurkan tangan untuk memimta hp ku dan aku langsung
memberikannya
‘’ okay sudah’’ katanya lagi
Flash back off
Lamunanku terhenti karna ada panggilan masuk dari sekertarisku di jakarta
‘’ halo bos, saya sudah menyelesaikan kerja yang bos perintahkan, minggu depan ibu syakifa akan
ke london sesuai jadwal yang bos tentukan’’ kata sekertarisku
‘’ oke’’ jawabku datar dan segera menutup panggilannya.
sosok Dabio Matheww
Hello author udah
chapter 5 nih semoga pada syukak yahh
Jangan bosen
bosen bacanya
Thanks thorr
Tunggu cerita
__ADS_1
selanjutnya