
Chapter 24
Keesokan
harinya aku terbangun dan melihat dabio sudah tak ada lagi di kamarku, mungkin
sudah kembali ke kamarnya. Kulirik jam yang ada di samping tempat tidurku
menunjukkan pukul 05.00 pagi, aku segera bangun dan langsung menuju kamar mandi.
Selesai mandi
dan berganti pakaian aku segera turun ke dapur ingin menyiapkan sarapan untuk
kak zavier dan dabio, kulihat isi kulkas hanya ada bahan-bahan seadanya. Karena
merindukan suasana indonesia aku memutuskan membuat nasi goreng dengan omlette
stengah matang. Segera aku mengeluarkan bahan-bahan untuk membuat nasi goreng,
tak lama ada maid yang menghampiriku
‘’ nona besar
mau di buatkan apa?’’ kata maid itu
‘’ tidak usah
bibi, aku ingin memasak sendiri bersihin aja yang ada di luar, setelah selesai
memasak baru bibi boleh masuk beresin peralatan yang sudah kupakai nanti’’
kataku yang masih sibuk mengeluarkan bahan-bahan dari dalam kulkas
‘’ baik nona,
jika ingin bantuan saya ada di belakang nona sedang ingin mencuci’’ katanya
sambil berjalan kebelakang
Kuraih ponselku
dan menyetel lagu dance monkey untuk menambah semangatku memasak.
Sambil memasak
aku juga ikut bersenandung
They say oh my god I see the way you
shine
Take your hand, my dear, and place them both in mine
You know you stopped me dead when I was passing by
And now I beg to see you dance just one more time
Ooh I see you, see you, see you
every time
And oh my I, I like your style
You, you make me, make me, make me wanna cry
And now I beg to see you dance just one more time
So I say
Dance for me, dance for me, dance for me, oh, oh, oh
I've never seen anybody do the things you do before
They say move for me, move for me, move for me, ay, ay, ay
And when you're done I'll make you do it all again
I said oh my god I see you walking
by
Take my hands, my dear, and look me in my eyes
Just like a monkey I've been dancing my whole life
And you just beg to see me dance just…
__ADS_1
Karena saking
asyiknya memasak dan bernyanyi aku tak menyadari jika sedari tadi ada seseorang
yang memperhatikan tingkahku memasak sambil bersenandung ria. Setelah masakanku
jadi aku mengambil wadah untuk memindahkan nasi goreng dari penggorengan tak terasa
ada yang memelukku dari belakang
‘’ hey’’
teriakku karena kutau pasti dabiolah yang memelukku
‘’ aku
merindukan tingkahmu yang seperti ini sayang’’ katanya yang masih memelukku dan
menaruh kepalanya di ceruk leherku
‘’ bio lepas
ahh, aku tak bisa bergerak, nanti masakanku tumpah lagi’’ kataku berusaha
melepas pelukan dabio
‘’ sebentar
lagi sayang yah, setelah itu aku melepaskanmu. Biarkan aku menghirup bau
harummu’’ katanya manja
‘’ bio lepas
ahh, nanti kak zavier bangun . ehh kenapa kamu bangun cepat?’’ tanyaku
‘’ aku mencium
bau masakan yang harum jadi aku turun kesini, ternyata calon istriku yang masak
sampai-sampai aku terbangun’’ katanya melepas pelukannya dan segera mencium
bibirku
‘’ ihh, bio
kamu ahh. Bau sana gosok gigi dulu terus mandi habis itu sarapan yah’’ kataku
mengusir dabio keluar dari dapur
‘’ cium aku
dulu baru aku akan mandi, jika tak di cium aku akan tetap di sini tidur sambil
singkat
‘’ yah sayang
masa sebentar doang ciumnya, yang lama dong’’ sahutnya sambil memanyunkan
bibirnya
‘’ udah ahh
sana bau, mandi dulu abis itu aku kasih hadiah deh’’ kataku dan matanya
langsung berbinar
‘’ hadiahnya
cium lama yah.. yah..yah’’ katanya lagi sambil merengek meminta permen pada
ibunya
‘’ iya iya sana
sana , aku masih harus buat omlette dulu’’ kataku berlalu meninggalkannya
Dua puluh menit
kemudian aku selesai memasak dan segera ke meja makan mengatur semua makanan
yang sudah kumasak, tak lupa aku juga membuat sandwich karena kutau kak zavier
tak biasa sarapan nasi, jika ada nasi dia memilih makan roti dulu setelah itu
baru akan makan nasi porsi sedikit. Maklumlah perutnya itu tak sama dengan
perut orang indonesia.
Tak lama
turunlah kak zavier dengan pakaian kerja lengkap
‘’ morning
princess’’ kata kak zavier menyapaku sambil menuruni tangga
‘’ morning kaka
sayang’’ kataku kembali
__ADS_1
‘’ wah-wah
adikku yang cantik pagi-pagi udah di meja makan aja’’ candanya padaku
‘’ ihh kakak
mah, aku udah bangun dari pagi sekali untuk memasakkan menu spesial dari chef
syakif ‘’ kataku bangga
‘’ yah, yah apa
makanannya enak?’’ tanya sambil mengambil sandwich yang kubuat
‘’ iya dong
kak, jarang loh bisa makan masakan chef syakif’’ sambil menyombongkan diri
‘’ emmm, enak
dekk’’ kata kak zavier mengambil lagi roti yang kubuat
‘’ kak makan
nasi juga dong’’ kataku ingin mengambil piringnya
‘’ udah dek,
nasi gorengnya aku bawa ke kantor aja yah dek, kakak buru-buru ada meeting nih’’
katanya
‘’ baiklah
tunggu sebentar kak’’ kataku sambil berdiri mengambil kotak makan di dapur dan
segera mengisi nasi goreng serta omlete yang kubuat
‘’ ini kak, di
habiskan yah. Aku juga udah masukin jus jeruk di dalamnya’’ kataku menyodorkan
kotak makan ke kak zavier
‘’ makasih
sayang, baik-baik di rumah sama dabio, sampein kalo kakak ke kantor jangan lupa
minum obatnya yah dek’’ kata kak zavier sambil mengambil kotak makan siangnya
dan tak lupa mencium puncak kepalaku
‘’ iya iya
bawel’’ sambil mencium pipi kak zavier
‘’ dadah kakak
bawel’’ kataku lagi mengantar kak zavier ke luar rumah
Aku melihat
mobil kak zavier sudah menjauh dari rumah, segera kulangkahkan kakiku masuk ke
dalam rumah
‘’ kak zavier
udah berangkat?’’ tanya dabio yang akan duduk di meja makan
‘’ iya katanya
ada meeting sih, jadi buru-buru berangkat’’ kataku sambil mengisi piring dabio
dengan makanan
‘’ makasih
sayang’’ katanya langsung memakan nasi goreng
‘’ pelan-pelan
aja bio, itu masih panas ngga bakal ada yang ngambil kok’’ kataku melihat dabio
makan
‘’ emmm, abis
makan kamu siap-siap yah kita keluar jalan’’ katanya
‘’ iya bio,
makanlah dulu’’ kataku yang ikut makan juga
happy reading
semoga syukak
jangan lupa like dan komen serta votenya bila perlu
__ADS_1
tarakimash