
Chapter 2
Tak terasa
sekarang sudah waktunya makan siang, aku berjalan ke luar ruanganku, segera aku
disapa oleh salah satu karyawan di bagian pemasaran, yang melihatku berjalan sendiri,
Selamat siang bu’
,, sapa karyawan perempuan itu
Selamat siang, ngga usah dong panggil ibu aku kelihatan tua yakk? ,, tanyaku
Ohh, ma-maaf bu’ bu-bukan begitu maksud saya... karyawan itu menjawab sambil tergagap
Aku terkekeh,,
yah panggil saya syakif aja yah, kamu namanya siapa? Sambil mengulurkan
tanganku
Aku samantha bu’
.. sambil mengulurkan tangannya juga,
Udah dibilangin
jangan panggil ibu dong, emang aku ibu-ibu apah,, jawabku sambil memalingkan
wajah ( ngambekk gitu)
Samantha : bukan begitu bu’ ehh syakif , saya menghormati anda sebagai atasan jadi takut kalau
dikira ngga sopan sama atasan. ( sambil tertundukk)
Aku : tidak apa-apa, kalau lagi di luar kantor begini ngga usah terlalu formal sam, ehh bolehkan aku panggil sam aja, soalnya
kalau samantha kepanjangan, ( sambil terkekeh)
Samantha : iya bu’ ehh syakiff, yukk kita langsung pesen makan aja. ( sambil meraih buku menu )
Aku : aku pesen mie goreng aja yah sam dan jangan lupa sambal dan jeruknya minta banyak tapi pisahin yah,
__ADS_1
Samantha : baik syakif, ( sambil meninggalkanku di meja makan kantin)
tak lama pesanan kamipun datang dan aku langsung menyantapnya.
30 menit sudah
selesai aku dan samantha makan siang, aku langsung balik ke ruanganku karena
masih banyakk yang harus aku pelajari tentang perusahaan ini.
Semakin larut aku
mempelajari dokumen-dokumen yang ada di mejaku, tak terasa waktu sudah menunjukkan
pukul 7 malam, tapi karna tak ada orang di rumah jadi sekalian saja aku lembur,
pikirku.
Aku bangkit dari
tempat duduk ku sambil luruskan semua badanku yang dari tadi tak bergerak.
Setelah kulirik sekali lagi jamku ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam, aku segera
barang-barangku ke dalam tas, setelah memeriksa semua sudah bersih, aku menuju
keluar pintu lift.
Lama menunggu
pintu lift akhirnya terbuka, kulangkahkan kakiku menuju lift yang ternyata ada
seorang pria, aku meliriknya merasa tak asing tapi karna sudah lelah seharian
bekerja aku tak mau ambil pusing tentang siapa pria itu.
Setelah lift
terbuka aku segera menuju ke tempat parkir mobilku, dan melajukan ke rumahku,
Auto p.o.v DabioMatthew
Di ruanganku
__ADS_1
kulirik jam sudah pukul 10 malam , aku segera membereskan semua barang-barangku
untuk segera pulang ke apartemenku, aku masuk ke dalam lift dan pada saat di
lantai 10 lift terbuka dan betapa terkejutnya aku.
Ahhh syaa ,
apakah aku bermimpi? ( berkata dalam hati karna tak ingin membuatnya terkejut
juga)
Dia melirikku ,
apakah dia mengenalku? ( berkata dalam hati dengan was-was)
Dan harapanku
ternyata salah, dia tidak lagi mengenalku. Sya apakah kamu melupakanku? Apakah sefatal
itukah kesalahanku? Hingga kau melupakanku. ( dalam benakku ada banyak
pertanyaan tapi terlalu takut untuk kukeluarkan)...
haruskahh aku.....?
Tunggu kelanjutannya
thoor,,,
Maaf kalau bosan
yahh, semoga kedepannya saya bisa belajar lebih baik lagi
silahkan kritik dan sarannya,
sebisa mungkin aku up 2 ep tiap hari yah mulai besok
karena aku masih penulis baru thorr mohon bimbingannya lagi yah
Terima kasih
Jangan lupa lovenya yah
__ADS_1