Heavenly Kultivation

Heavenly Kultivation
chapter 16.


__ADS_3

saat jari telunjuk tabib xiao menyentuh kening minhao, seketika itu pandanganya berubah memutih, ia melihat ke berbagai arah dan hanya ada dirinya dan warna putih bersih yang ia lihat


"dimana ini ?" gumam Minhao


"di dalam ruang jiwamu minhao, apa kau tau mengapa kau ku ajak kesini"


minhao yang mendengar itu sedikit kaget, ia segera mengarahkan pandangan nya ke arah suara tersebut


"tabib xiao..."


"seperti janjiku sebelumnya aku ada beberapa hadiah kecil untukmu" kata tabib xiao seraya melepas cincin ruang miliknya dan melemparkanya ke arah minhao


minhao menangkap cincin itu sedikit gelagapan dan ia memandang nya sejenak lalu kembali mengarahkan pandanganya ke tabib xiao lagi


"di dalam cincin itu ada berbagai pil penangkal racun dari yang tingkat rendah sampai tingkat tinggi"


"di sana juga ada tiga kitab, dua kitab tingkat bumi dan satu kitab tingkat surgawi, coba kau keluarkan"


minhao yang mendengar itu sedikit terkejut, ia segera meneteskan darahnya ke cincin ruang lalu ia mencari tiga kitab yang di maksud tabib xiao


saat sedang memindai isi cincin itu, minhao tambah sangat terkejut saat mengetahui isinya, disana tidak hanya pil penangkal racun dan kitab tingkat tinggi, bahkan berbagai tanaman dan beberapa ginseng obat langka ada di dalamnya


setelah menemukan kitab itu, minhao segera mengeluarkan nya, namun ia kembali dibuat terkejut dengan kitab tingkat surgawi di tangannya


' bukanya ini...'


"benar, itu adalah kitab tujuh raja naga, yang kau pelajari selama ini hanya teknik kultivasinya saja, dan di tanganmu itu adalah teknik bertarung dan pengendalian energi spiritual yang ada di kitab tujuh raja naga"


"intinya yang kau pelajari selama ini hanya setengah dari kitab tingkat surgawi tersebut" jelas tabib xiao


minhao terlihat antusias, ia beralih ke dua kitab lainya yang berjudul ' kitab formasi ' dan ' kitab seribu racun '


"dan dua kitab lainya adalah bonus untukmu, kulihat kau cukup berbakat di ilmu formasi dan juga kau mengetahui sedikit banyak tentang cara meracik" kata tabib xiao


"tabib xiao, bukanya ini terlalu berlebihan ?" tanya Minhao


"kenapa ?, bukanya kau ingin meraih puncak dunia kultivasi ?"


"dan kau berniat pergi ke danau iblis setelah pergi ke ibukota bukan ?"

__ADS_1


Minhao yang mendengar itu mengerutkan keningnya karena tabib xiao mengetahui berbagai rahasianya dengan mudah


' kenapa tabib xiao mengetahuinya, apakah dia dapat membaca pikiran ku ? ' batin minhao


"dapat di bilang begitu, aku bisa mengetahui isi pikiran seseorang hanya dengan melihat pergerakan bola matanya saja"


"tujuanmu ke danau iblis memang tepat, kau akan menemui seseorang yang akan membimbingmu ke puncak dunia kultivasi"


"apa alasan anda memberikan ini semua tabib xiao, dan siapa orang yang anda maksud ?" tanya Minhao


"kau akan mengetahuinya segera, dan aku juga ada permintaan kecil untukmu" kata tabib xiao


"apa yang dapat saya bantu tabib xiao, saya akan berusaha keras melakukanya"


"setelah menyelesaikan keperluanmu di danau iblis, pergilah ke sekte phoenix emas, sampaikan permintaan maafku ke wenhua karena tak menepati janji untuk kembali dan berikan ini padanya" kata tabib xiao seraya menyerahkan sebuah kalung kearah Minhao


"mungkin sekarang dia telah menjadi kepala sekte di Phoenix emas"


Minhao menerima kalung tersebut, ia melihat kalung itu berbentuk seperti bulan sabit namun terdapat sesuatu yang kurang di bulan sabit itu, dan ia tak mengetahuinya


"tabib xiao, apakah mungkin saya bisa bertemu dengan kepala sekte besar seperti Phoenix emas ?"


"baiklah, saya akan melakukan nya apapun resikonya" kata minhao dengan menempelkan tinju ke telapak tangan seraya membungkuk


--------------------


lima hari sudah minhao dan Bai Yuwen melesat menggunakan ilmu meringankan tubuh masing-masing menuju ibukota kekaisaran untuk menghadiri lelang Akbar di kota tersebut


mereka juga sempat melewati beberapa desa kecil, namun tidak mereka singgahi, Bai Yuwen lebih suka beristirahat di hutan kecil atau jauh dari keramaian, alasanya sederhana karena Bai Yuwen menyukai ketenangan dan minhao memaklumi hal itu


selama perjalanan minhao juga menyempatkan diri untuk mempelajari kitab ilmu formasi, ia dengan tekun membacanya dan menghafal berbagai pola garis rumit di kitab tersebut


"setengah hari lagi mungkin kita akan sampai" kata Bai Yuwen seraya melirik Minhao


"sebaiknya kita istirahat disini dulu seraya makan siang, aku juga sudah lapar" lanjutnya


mereka berhenti di sebuah Padang rumput yang luas untuk beristirahat dan memakan makan siang mereka, sedangkan minhao terlihat sedang memikirkan sesuatu


"ada apa ?"

__ADS_1


"nona, apa anda mengenal wenhua dari sekte phoenix emas ?"


"dari mana kau tahu nama guruku Hao ?" Bai Yuwen tidak menjawab dan malah berbalik bertanya ke minhao penuh selidik


"itu... anu... aku pernah mendengar beberapa orang membicaraka nya di kediaman keluarga Bai" ucap minhao terbata


"nona, sebenarnya ada perlu apa anda mengajak saya pergi ke ibukota kekaisaran ?" tanya minhao mengalihkan pembicaraan


"untuk menemaniku pergi ke pelelangan" jawab Bai Yuwen santai


"pelelangan !!!"


Minhao langsung berdiri dan menampilkan wajah penuh antusias, ia terlihat sangat tertarik dengan pelelangan


"bisakah saya melelang sesuatu nona ?" tanya minhao lagi


"memang benda apa yang kau lelang" ucap Bai Yuwen meremehkan


"aku akan mempersiapkan nya"


minhao mengeluarkan dua inti cristal hewan iblis bintang tiga dari cincin ruangnya, dan dua meter benang kecil namun cukup kuat


minhao memegang inti cristal tersebut lalu mengambil pisau kecil miliknya berniat mengukir formasi di atas Cristal itu, walau pisaunya bukan pisau khusus mengukir, namun dapat dilahat minhao mengukir formasi di atas inti Cristal tersebut dengan sangat lihai


tak membutuhkan waktu lama minhao telah selesai mengukir formasi di atas inti Cristal tersebut, lalu ia mengaitkan inti Cristal itu ke sebuah tali yang ia siapkan tadi dan jadilah sebuah kalung


"ini adalah formasi pelindung tingkat menengah, itu dapat menahan serangan seorang kultavasi tingkat martial saint bintang tiga sebanyak empat kali" jelas minhao seraya menyerahkan kedua kalung itu ke Bai Yuwen


"apa benda ini yang ingin kau lelang ?" tanya Bai Yuwen


"benar, satu untuk nona, dan satunya untuk dilelang ?"


"bukanya ahli formasi di daratan tengah cukup langka, mungkin kalung itu akan laku beberapa ratus koin emas" jawab minhao


"kau benar, bahkan cukup sulit mencari formasi pelindung tingkat rendah, dan terimakasih untuk ini" kata Bai Yuwen seraya memasang salah satu kalung itu ke lehernya


minhao hanya mengangguk dan tersenyum kecil, lalu ia melanjutkan istirahatnya, dan setelah mereka sedikit puas beristirahat, mereka melanjutkan perjalanan untuk menuju ke ibukota kekaisaran


bersambung.

__ADS_1


__ADS_2