
sebuah ruangan yang berada di paling atas antara ruang VIP lainya terlihat manager Liu sedang mengamati lelang tersebut dari sana, perebutan barang antara Bai Yuwen dan pria bertopeng juga tak luput dari penglihatannya
"tak kusangka wen'er semakin kejam dari yang dulu, ini sungguh menarik" ucapnya pelan seraya tersenyum
"tapi yang lebih menarik adalah pria yang bersamanya, aku merasa familiar dengan auranya, sedikit mirip dengan kekasih kak Wenhua dulu"
"setelah pelelangan ini berakhir dan beberapa berkas telah kukerjakan, sebaiknya aku berkunjung ke sekte phoenix emas, sudah lama aku tak bertemu kak Wenhua sekalian membicarakan tentang teman baru wen'er itu" gumam manager Liu seraya tersenyum kecil
pelelangan kembali dilanjutkan, saat sampai ke-28 barang terakhir Bai Yuwen kembali ikut menawar karena itu salah satu barang incarannya, Bai Yuwen cukup beruntung karena penghuni ruang VIP lainya terlihat tak tertarik dengan barang incaran Bai Yuwen, ia hanya bersaing dengan orang-orang yang ada di sekitar panggung, dan pada akhirnya Bai Yuwen mendapatkan barang tersebut dengan harga 100.000 koin emas, cukup murah baginya
Bai Yuwen membawa uang sekitar 3.500.000 koin emas di cincin ruang miliknya, 1.000.000 dari gurunya yang berpesan untuk membeli sumber daya untuknya menembus ranah martial saint, 500.000 koin emas hadiah dari ayahnya, dan 2.000.000 tabungan miliknya selama lima tahun ia menjalankan misi di sekte phoenix emas
sedangkan Minhao terlihat sangat senang saat membayangkan ia akan menerima koin emas yang cukup banyak
' 4.000.000 koin emas, dipotong 10% untuk assosiasi menjadi 3.600.000, hihihi sekarang aku banyak uang ' batin Minhao tanpa bisa Manahan senyumannya
satu persatu barang dikeluarkan oleh Liu Mey, sesekali tamu VIP merebutkan barang tersebut, sampai 10 barang terakhir suasana pelelangan semakin memanas
"akhirnya acara lelang hari ini mencapai puncaknya, saya yakin para tamu VIP tak dapat menahan diri untuk menawar setelah melihat 10 barang terakhir ini" teriak Liu Mey penuh semangat di atas panggung
"lansung saja kita sambut barang yang ke sepuluh, ginseng api berusia lima ratus tahun!!!" teriak Liu Mey dan di sambut sorakan para pelanggan di sekitar panggung
terlihat di sebuah ruang VIP lainya seseorang memakai jubah mewah berwarna merah tengah tersenyum saat melihat seorang pelayan membawa ginseng api menaiki panggung
"akhirnya barang yang kutunggu keluar juga" ucapnya
"benar pangeran, ginseng api ini mungkin dapat membantu anda menerobos sekaligus memperkuat teknik api milik anda" kata seorang pengawal di belakangnya
orang berpakaian mewah tersebut tidak lain adalah Ming Jun, ia adalah pangeran kedua dari kekaisaran Ming
kekaisaran Ming memiliki tiga pangeran dan dua putri, Ming Jun adalah pangeran kedua, ia memiliki bakat cukup tinggi dalam kultivasi, ia menghadiri lelang berniat mengincar ke 10 barang terakhir tersebut untuk dia hadiahkan kepada kakak dan adik-adiknya
"harga awal ginseng api adalah 300.000 koin emas" teriak Liu Mey dari atas panggung dan disambut sorakan pelanggan di sekitarnya
"350.."
__ADS_1
"400.."
"500.."
setiap orang di sekitar panggung meneriakkan harga mereka masing-masing, namun tak lama kemudian mereka membisu saat salah satu tamu VIP menawar harga
"1.000.000 koin emas" teriak orang tersebut
sontak semua orang memandang asal suara tersebut, mereka menyipitkan mata mencoba mengenal sosok didalamnya, walau setiap ruang VIP di tutupi oleh kaca penghalang, namun semua orang dapat melihat sosok di dalamnya walau samar-samar
"bukankah dia pangeran kedua ?" kata salah satu orang di sekitar panggung
"benar, sebaiknya kita berhenti menawar, agar tak menyinggung perasaanya" balas teman di sampingnya
semua orang tau, tak akan berakhir baik jika mereka menyinggung seorang bangsawan kekaisaran, namun berbeda dengan Bai Yuwen, ia tak akan menyerah untuk mendapatkan barang incarannya hanya dengan hal sepele seperti itu
"1.500.000 koin emas" tawar Bai Yuwen
"2.000.000" balas Ming Jun
"3.000.000"
Bai Yuwen mengepalkan tangannya ia ingin menawar lagi namun dihentikan oleh Minhao, sontak Bai Yuwen menoleh kearahnya
"apakah nona sangat membutuhkan ginseng api itu ?" tanya Minhao
"benar, aku membutuhkannya untuk menerobos tingkat martial saint"
' sepertinya ada benda seperti itu didalam cincin pemberian tabib xiao ' batin Minhao
Minhao memejamkan matanya berniat mencari ginseng api di cincin pemberian tabib xiao, tak membutuhkan waktu lama ia menemukanya, ia membuka matanya lalu menatap Bai Yuwen yang ada di sampingnya
"nona Bai, aku akan mengeluarkan sesuatu, anda nanti harus cepat-cepat memasukan barang itu ke cincin ruang anda agar tak menarik perhatian orang sekitar" kata minhao seraya mendekat ke Bai Yuwen
"sejak kapan kau memiliki dua cincin ruang ?" tanya Bai Yuwen penuh selidik
__ADS_1
"sejak kita di selamatkan tabib xiao"
"kau mencurinya ?"
"benar" jawab minhao santai
"kenapa kau masih hidup sampai sekarang ?" tanya Bai Yuwen lagi
Minhao tak menjawab, ia segera mengeluarkan ginseng api dari cincin ruang pemberian tabib xiao dan belum sampai satu tarikan nafas Bai Yuwen memasukan ginseng itu ke cincin ruang miliknya
"kau juga memiliki ginseng api ?" tanya Bai Yuwen seraya tersenyum kecil
Minhao hanya menganggukkan kepalanya sedangkan Bai yuwen berniat memeriksa ginseng pemberian Minhao yang baru saja masuk ke dalam cincin ruang miliknya, ia barusan hanya melihat sekilas ginseng tersebut dan penasaran akan kualitasnya
"ini.. ini lebih bagus dari ginseng api yang di lelang assosiasi" kata Bai Yuwen sedikit terkejut setelah memeriksanya
"dengan ukuran seperti ini, aku perkirakan berusia sekitar seribu tahun, kau yakin mencurinya dari tabib xiao ?" lanjutnya seraya menoleh kearah Minhao
Minhao kembali mengangguk, dan Bai Yuwen terlihat tak begitu menghiraukan jawaban dari Minhao, ia lebih tertarik dengan ginseng api yang sekarang menjadi miliknya tanpa mengeluarkan sepeser pun uang, ia mendapatkan barang langka berkualitas tinggi dengan cuma-cuma, hal itu membuat suasana hatinya kembali membaik
keduanya asik mengobrol sampai tak mengetahui ginseng api yang ditawarkan oleh Liu Mey telah resmi menjadi milik pangeran kedua, Min Jun terlihat tersenyum penuh kemenangan seraya bergumam
"cih,.. hanya dengan uang segitu berani bersaing denganku, dasar mis.." ucapan Ming Jun tersendat saat ia melihat ke arah ruang VIP Bai Yuwen berada, ia sedikit terpesona dengan senyum kecil Bai Yuwen
"hey, apa kau tahu siapa dia ?" tanya Ming Jun kepada pengawal pribadi di belakangnya
"dia adalah Bai Yuwen, murid suci dari sekte phoenix emas, ia juga salah satu dari five prettiest daughters, sedangkan pria di sebelahnya mungkin hanya teman seperjalanan" jelas pengawal tersebut
"bawa dia ke hadapan ku, aku ingin berkenalan dengannya" kata Ming Jun
"tapi tuan, dia adalah murid pribadi pemimpin sekte phoenix emas, salah satu sekte besar di kekaisaran Ming,"
"cih, aku hanya ingin berkenalan dengannya, jika ia tak mau culik saja dia, bukanya kau di ranah raja beladiri ?, apa kau tak sanggup menculik master beladiri tanpa diketahui orang" kata Ming Jun
"ba..baik tuan" kata pengawal tersebut pasrah, ia menghela nafas kasar sedikit ragu dengan perintah sang pangeran kedua
__ADS_1
bersambung.