
Minhao dan haocun berlari ke tempat tinggal mereka masing-masing.
Sesampainya mereka di rumah, mereka tidak menemukan siapapun didalamnya, kondisi rumah keduanya juga mengenaskan, sebagian rumah roboh, sebagian lagi menghitam seperti habis kebakaran.
Minhao dan haocun keluar dari rumahnya masing masing, berniat mencari keberadaan penduduk lainya.
"Apa yang terjadi" tanya haocun panik
"Aku juga tidak tau" balas minhao tak kalah panik."dimana para penduduk desa ?" Lanjut minhao sembari menolehkan kepalanya kekiri dan kekanan.
"Eh,, tunggu, apa kau mendengar sesuatu ?" Tanya haocun sembari mengarahkan daun telinganya ke berbagai arah. Sedangkan minhao yang masih panik hanya menggelengkan kepalanya, tidak mengerti.
"Cih" desah haocun meninggalkan minhao sembari mengikuti arah suara yang baru didengarnya. Sedangkan minhao hanya mengikutinya dari belakang.
Selang beberapa saat, setelah mereka mengikuti arah suara tersebut, mereka melihat sesuatu yang mencengangkan. Terlihat seorang pria paruh baya yang sedang menghadapi seekor binatang iblis.
Binatang iblis itu berbentuk singa, dengan bulu di area lehernya berbentuk api bewarna merah kehitaman. Ukuran singa tersebut, sebesar 3 kali ukuran sapi dewasa.
Minhao dan haocun tercengang melihat kejadian di depan mata kepala mereka. Baru kali ini keduanya melihat binatang iblis yang selalu di ceritakan oleh kedua orang tua mereka.
Mereka berdua bersembunyi di balik reruntuhan yang tidak jauh dari pertarungan pria paruh baya tersebut, melawan binatang iblis.
Keduanya mengamati pertarungan tersebut dengan kagum, mereka dapat menilai bahwa pertarungan tersebut berat sebelah. Pria paruh baya itu dengan mudah menghindari setiap serangan dan terkaman singa besar tersebut. Bahkan ia juga menyerang balik dengan pedangnya dan meninggalkan luka cukup dalam di tubuh singa besar itu.
Selang beberapa saat singa besar itu dikalahkan cukup mudah oleh pria paruh baya tersebut.
"Keluarlah, sudah aman" ucap pria paruh baya tanpa menolehkan kepalanya yang masih fokus mencari sesuatu, di area kepala singa besar tersebut.
"Hehehe, lumayan, crystal roh binatang iblis tingkat 3 tipe api." gumam pria itu sembari memasukan crystal roh tersebut ke cincin ruang miliknya.
Sedangkan minhao dan haocun memberanikan diri mereka untuk mendekat dan bertanya "tu.. tuan, apa yang sebenarnya terjadi ?" Tanya haocun sedikit takut kepada pria paruh baya di depannya.
"Entahlah, aku juga tidak terlalu mengerti, saat aku melewati tempat ini, aku tanpa sengaja melihat binatang tersebut hendak pergi meninggalkan desa kalian," jelas pria tersebut.
"Ta.. tapi tuan, kena.."
__ADS_1
"Panggil saja aku, tetua Lin" potong pria paruh baya tersebut.
"Baik tetua Lin, tetaapi kemana perginya para penduduk desa kami tetua ?" Tanya haocun lagi.
"Sudah kubilang aku tidak tau, mungkin saja meraka berakhir di perutnya" jawab tetua Lin sambil menunjuk bangkai singa yang baru ia lumpuhkan tadi.
DEG..
jantung minhao dan haocun berhenti sejenak, tubuh keduanya sedikit bergetar, dan mata mereka memerah hampir menangis.
Sedangkan tetua Lin yang melihat kedua bocah dihadapannya merasa iba dan menenangkan kedua bocah tersebut.
"Bagaimana kalau kalian ikut denganku ?" Ajak tetua Lin kepada 2 bocah di hadapanya.
Sedangkan haocun dan minhao sedikit ragu, dan mereka saling pandang.
setelah cukup lama tetua Lin membujuk, akhirnya minhao dan haocun mengikuti tetua Lin tersebut.
*****
"saat itu, aku dan haocun di bawa ke hadapan kepala Clan oleh tetua Lin, dan haocun di angkat menjadi murid kepala Clan, sedangkan aku malah jadi pelayan, cihh sialan." gerutu minhao sambil memikirkan cara, bagaimana mengubah nasibnya.
karena perbedaan bakat antara haocun dan minhao, nasib keduanya juga berbeda. saat pemeriksaan dulu haocun memiliki bentuk Dantian yang hanya memiliki 1 unsur elemen saja, ia dapat disebut jenius yang sulit dicari. bentuk dan unsur Dantian seseorang berbeda beda, pada umumnya orang biasa hanya memiliki 4-6 unsur elemen dalam Dantianya.
seseorang dapat disebut berbakat jika memiliki 2 unsur elemen di Dantianya, dan bakat biasa memiliki 3 unsur elemen di Dantianya.
sedangkan Dantian minhao memiliki 7 unsur elemen sekaligus. ia bahkan dapat disebut lebih buruk dari manusia biasa. namun dia juga memiliki kelebihan, yaitu wajah yang tampan dan otak yang cerdas.
setiap harinya, minhao selalu ditindas oleh murid laki laki yang iri dengan parasnya. namun jika haoncun berada di Clan, ia selalu melindunginya. namun tidak setiap hari haocun dapat melindungi minhao. karena statusnya sebagai murid ketua Clan, ia sering menghabiskan waktunya berlatih dan membantu bisnis keluarga Bai.
'apa sebenarnya yang terjadi ?, kenapa aku bisa berakhir di dunia ini. apa jangan jangan aku sedang bermimpi' batin minhao.
minhao beranjak dari kasurnya dan mendekati salah satu sisi dinding kamarnya, ia menempelkan kedua telapak tangannya ke dinding.
DUAK..
__ADS_1
tiba tiba minhao membenturkan kepalanya Kedinding tersebut.
"sialan... sakit, aku ternyata tidak sedang bermimpi" gumamnya sembari mengelus dahinya yang sedikit membenjol.
"apa mungkin,,, hanya dengan sebuah pil aku bisa berakhir ditempat seperti ini ?"
"ehhh,, tunggu jika kata si penjaga toko itu benar, jangan jangan....." ucap minhao yang menyadari akan sesuatu.
minhao bergegas kembali ke kasurnya, ia duduk di atas kasur tersebut, dengan menyilangkan kedua kakinya dan menutup kedua matanya, lalu ia memfokuskan fikirannya untuk merasakan energi langit dan bumi yang ada disekitarnya.
setelah beberapa tarikan nafas, ia dapat merasakan energi di sekitarnya, tanpa pikir panjang, ia menyerap energi tersebut dengan hidung dan mulutnya yang sedikit terbuka.
energi tersebut masuk dari hidung dan mulut minhao, dan melakukan siklus kecil dari 7 meridian besar sampai ke 360 Meridian kecil, untuk memelihara otot dan tulangnya. dan pada akhir nya ia salurkan ke Dantian minhao yang sebesar butir beras, dan dibagi lagi menjadi 7 unsur elemen.
'apa ini alasan mengapa aku jadi pelayan ?' batin minhao sembari melanjutkan kultivasinya.
sebenarnya merasakan energi langit dan bumi cukuplah sulit, orang biasa membutuhkan 1-2 tahun, hanya untuk merasakan energi tersebut. bahkan haocun yang disebut jenius pun membutuhkan 6 bulan.
alasan minhao dapat merasakan energi langit dan bumi, karena di dunia asalnya ia terobsesi akan dunia kultivator, ia bahkan memiliki kopendium kultivation (ringkasan kultivator) yang berisi tentang berbagai teknik kultivasi dan meracik obat. ia mempelajarinya hampir 10 tahun tanpa hasil Sampai akhirnya ia berpindah dunia ke tubuh bocah 12 tahun, apakah itu anugrah ? atau sebaliknya.
minhao tidak menyadari bakatnya, bahwa ia dapat berkultivasi dimana saja yang ia mau, karena ia dapat menyerap berbagai unsur energi langit dan bumi, sedangkan haocun yang memili 1 tipe unsur elemen di Dantianya, yaitu elemen api, haucun hanya dapat berkultivasi di tempat yang memiliki energi langit dan bumi yang berunsurkan elemen api, sebagai contoh, di tempat yang sangat panas, di dekat lembah gunung berapi, dan ditempat tempat laninya yang memiliki panas ekstrim.
yang membedakan bakat haocun dan minhao adalah, kuantitas energi langit dan bumi yang mereka serap sama banyaknya, tetapi haocun hanya berfokus ke 1 unsur elemen saja, otomatis kecepatan haocun meningkatkan ranah kultivasinya ber kali kali lebih cepat dari dari orang pada umumnya.
sedangkan minhao jauh lebih lambat daripada haocun, jika tidak memiliki kitab teknik kultivasi tingkat tinggi, ia akan tetap tertinggal jauh dari haocun.
tanpa sadar, minhao berkultivasi sampai larut malam. ia menghentikan kultivasinya.
"fiuhh... belum ada tanda tanda peningkatan." ucap minhao pelan sambil menghela nafas dengan kasar.
"hanya saja tubuhku sedikit ringan"
"sebaiknya aku lekas tidur, dan besok bertanya kepada tetua Lin, tentang dunia ini" ucap minhao terkekeh dan membaringkan tubuhnya untuk tidur.
Bersambung
__ADS_1