
Nisha tergugup melihat kedatangan Bara yang menurut nya tiba-tiba,di lihat dari ekspresi Bara,ada sedikit kecanggungan karena bertemu dengan banyak sanak saudara dan juga tetangga rumahnya.
bisikin para tetangga dengan kedatangan Bara tak luput terdengar ditelinga Nisha.
"maaf aku terlambat..." ucap Bara kepada Nisha
sontak para sanak keluarga dan juga tetangga di buat menganga, kini mereka tahu dan yakin jika Bara adalah teman dekat dari Nisha.pandangan mereka lalu tertuju kepada mobil mewah yang dikendarai oleh Bara.mereka tampak berbinar dan juga kagum dengan apa yang di milikinya.
Nisha di buat salah tingkah dengan kedatangan Bara, sedangkan kedua orang tua Nisha terlihat bahagia.
"sudah pas ini...ayo segera ke gedung acara" ucap para tetua menyadarkan para iringan manten agar terfokus dengan acara.
Mereka kemudian memasuki mobil-mobil yang tersedia, dengan sedikit berbisik membicarakan Bara.
Bara memberikan salam kepada pak Arman dan juga Bu Tiwi.dan disambut gembira oleh mereka.
"Nish..biar bapak yang bawa mobilnya...kamu sama Nak Bara..." ucap pak Arman
Nisha memberikan kunci mobil kepada ayahnya dengan canggung,lalu ia beralih melihat Bara.Bara tanpa ba-bi-bu lalu menggandeng tangan Nisha,tak lupa juga menundukkan kepala nya dengan hormat kearah pak Arman dan Bu tiwi
Apa yang dilakukan Bara tak luput dari pandangan orang-orang, mereka seperti melihat sebuah Drama romantis yang disiarkan di televisi.
...----------------...
Di dalam mobil, perjalanan sedikit melambat karena ini adalah iringan manten jadi saling menunggu mobil yang dibelakang.Nisha dan Bara Belum berbicara sedikit pun.Terlihat sekali ada kecanggungan diantara mereka.
"Apa kamu sudah menerima uangnya...??" Tanya Nisha dengan canggung
"sudah..." jawab singkat Bara
Nisha melirik sekilas kearah Bara, wajah Bara tampak begitu menyebalkan .
"apa harga dirimu terlalu tinggi sehingga Kamu tidak mau menerima uang lebih dariku?"
"aku hanya mendisiplinkan keadaan..."
__ADS_1
Bara begitu jengah mendengar ucapan Nisha, "terserah kau .." ucap Bara dengan Datar
"Apa ada urusan lain ... kenapa tiba-tiba kamu,ke rumah.. maafkan aku sehingga kamu terjebak dalam situasi canggung seperti ini"
"apa kamu tidak melihat ponsel mu??aku menghubungi mu berkali kali??"
Nisha kemudian sadar dan mengambil ponselnya di tas. Ia kemudian melihat dan ada notifikasi dari nomor Bara dan juga pesan chat .Nisha pun segera membukanya,
Nisha kemudian melihat kearah Bara dengan cemas, "apa ini??"
"temanku mengirim kan foto ini tadi pagi..."
"segera hapus... jangan sampai menyebar!!!" ucap Nisha panik
"jangan khawatir... mereka hanya bercanda...aku juga sudah menyuruh mereka menghapusnya.."
"ini bukan masalah bercanda, ini foto serius..jika bapak dan ibuku tahu, mereka akan sangat kecewa padaku" ucap Nisha dengan sedih
Bara melihat kearah Nisha,Dia tahu jika Nisha berada dilingkungan jauh dari lingkungannya.Mungkin hal seperti ini sudah dianggap biasa olehnya,tapi tidak untuk Nisha.
"jangan khawatir..."
...----------------...
Nisha duduk disebelah Bara, mereka ditempatkan khusus keluarga inti.Sesekali tetangga maupun sanak saudara menyapa mereka, yang membuat Nisha menjadi canggung,
"maaf karena membuat mu ditempat yang sulit... pesta akan berakhir 30 menit lagi..jadi bersabarlah..." ucap Nisha berbisik
"aku tidak apa-apa....." ucap Bara enteng.seperti menjadi paten,Nada obrolan Bara menjadi Datar.
Nisha dibuat canggung dengan pernyataan Bara.Ia begitu terganggu dengan gaya Bahasa Bara sekarang.
Saat sesi foto,Bara dan juga Nisha berfoto bersama kedua pengantin.Nisha tampak begitu canggung.Tapi Bara bersikap biasa.Dia malah menunjukkan keintiman kepada Nisha dengan memegang pinggang Nisha.
Mereka berdua tersenyum kepada kamera dan beberapa kali mengambil spot foto.
__ADS_1
Nisha kemudian menghampiri Adam, sepupunya, "selamat yaaa .."
"kau juga...dia tampan seperti seorang pangeran...apa kau menggunakan sihir untuk menggaetnya??" bisik Adam
Sontak Nisha membalas nya dengan plototan tajam matanya.
kedua saudara sepupu itu lalu tersenyum canggung.Sedangkan Bara terlihat memahami arti tatapan mereka.
...----------------...
pesta pernikahan telah usai, iringan pengantin juga sudah pulang kerumah mereka masing-masing.Bara berada dirumahnya Nisha yang ditemani oleh pak Arman, sedangkan Nisha sedang membersihkan diri di kamarnya.
Nisha turun dari lantai dua dan menuju ke Bara yang saat ini mengobrol dengan ayahnya,
"nah ..Nisha sudah turun... Kalau gitu.. bapak masuk ke kamar dulu ya..." ucap Pak Arman
"iya pak..." ucap balas Bara dengan ramah
Nisha duduk berhadapan dengan Bara, sedangkan Bara tiba-tiba berdiri.membuat Nisha ikut berdiri juga
"aku akan pulang..." ucap Bara Datar
"..hmmm..."
Mereka berdua berjalan berdua menuju ke teras, Bara kemudian berhenti dan menghadap Nisha.
"kau tidak ingin mengatakan sesuatu??"
Nisha dibuat bingung dengan pertanyaan Bara, "mengatakan apa?"
Bara menghampiri Nisha dan mendekat,dia kemudian memeluk Nisha,sontak Nisha kaget dan canggung dengan perbuatan Bara.Pelukan hangat dari Bara membuat hatinya berdebar.
.
.
__ADS_1
Nisha oh Nisha... come on...ayo balas cinta Bara, kalau kamu gak balas , jangan nyesel ya kalau diambil author..ðŸ¤ðŸ¤ðŸ˜…🔨🔨🔨
Instagram eunhyeayu90