
Nisha berangkat ke tempat kerjanya, sudah sejak seminggu berselang Nisha tidak bertemu lagi dengan Bara Ingin rasanya ia memulai berdamai dan menghubungi Bara terlebih dahulu.Tapi ia sempat berpikir apa Ia pantas menghubungi Dia, sedangkan Bara pun tidak menghubungi dirinya sama sekali.
Nisha berpikir jika Bara memang tidak serius,Nisha lah yang menginginkan nya malam itu.Nisha dibuat kesal dan juga menyesal.Kini ia menanggung rasa bersalah ini sendirian.
"hai...Nish...." panggil Rama
Nisha menoleh,dan melihat Rama menghampiri nya.Jika mengingat perasaan nya dulu kepada Rama,mengapa tidak ia perjuangkan.Sedangkan dengan Bara,ia malah dengan sukarela menyerahkan segalanya kepada Bara.
"iya Dok...."
"ada apa dengan dirimu... lihatlah,kamu tidak bersemangat.Apa kamu sedih karena aku akan menikah lusa" tanya Rama menggoda
Nisha tersenyum, "aku sedih karena dokter akan resign dari rumah sakit ini dan mengelola klinik dokter bersama calon istri..aku pasti sangat merindukan momentum disaat dokter Rama mentraktirku"
"haaaahhhh...kau ini selalu saja tidak serius... sebenarnya kau pernah nggak Nish... sedikit saja memiliki perasaan kepada ku"
"hmmmm.....tidak..." jawab Nisha bohong
Rama menghela nafasnya berat, "yaaaaah... emang selama ini aku bertepuk sebelah tangan... untung saja aku cepat cepat sadar dan cari yang lain.. kalau tidak,aku pasti akan menjadi bodoh karena menunggu yang tak pasti"
Nisha tersenyum canggung,secara tidak langsung kini ia menyadari jika dirinya begitu bodoh karena menunggu kepastian dari Bara.Rasanya begitu sakit hingga ke hati yang paling dalam.
"jangan lupa ya nish.. datang..."
"iya Dok...akan aku usahakan..."
"baiklah kalau begitu,aku pulang ya... selamat bekerja" pamit Rama
"oke dok.. hati-hati.." balas Nisha.
sepeninggalan Rama,Nisha berjalan dengan gontai.ingin rasanya ia melarikan diri saat ini,merenung dan juga menyendiri.
...----------------...
Bara benar-benar disibukkan dengan projek baru yang dia pegang.Pak alex benar-benar telah membuat dirinya akan menjadi penerus perusahaannya.Setiap hari Bara bahkan harus melakukan penerbangan ke negara tetangga untuk melihat langsung projek yang berada di KL.
__ADS_1
sampai saat ada sedikit kelonggaran,Bara yang sedang akan pulang ke apartemennya sehabis dari Bandara,dia memutar arah melajukan ke suatu tempat.
di Rumah Nisha
Bara ternyata berkunjung ke rumah Nisha.Sudah setahun lebih,dia tidak menginjakkan kakinya kemari.Bara yang masih terdiam melihat kearah rumah Nisha tampak melihat nya dengan dalam.Rumah sederhana berlantai dua itu terlihat sepi.Mungkin sang penghuni rumah sedang beristirahat di dalam.Bara melihat kearah arloji yang melingkar di tangannya,jam menunjukkan pukul 11 malam.Nisha pasti sudah tidur.Bara melihat kaca kamar Nisha , terlihat petang.Ia kemudian mengalihkan pandangan nya ke arah ponsel nya.Tidak ada satupun notifikasi dari Nisha.sebenarnya apa yang membuat Nisha tidak menghubungi nya, setelah kegiatan panasnya saat itu.
tanpa menunggu asumsi asumsi lain yang melingkar dikepala Bara,dia kemudian mengendarai mobilnya pergi menjauh dari rumah Nisha.
sedangkan Nisha di dalam,ia mencoba untuk tidur tapi pikiran nya begitu tertuju oleh Bara.meski kamar nya begitu gelap gulita,tapi tidak membuat ia berhasil menutup matanya.
Nisha menghidupkan lagi lampu kamarnya, "ini tidak bisa dibiarkan... lama-lama aku akan gila jika harus seperti ini..."
Nisha mengambil ponselnya,ia mencari nomor Bara.ia lalu menghubungi nomor itu Tapi Bara tidak menjawab nya.
Nisha yang sudah sangat kesal, kemudian mengambil jaket sweater nya dan mengambil kunci mobil.Ia berencana akan mengunjungi apartemen bara dan membuat perhitungan dengannya.
...----------------...
Nisha sudah berada di depan pintu apartemen Bara, sudah pukul 1 dini Hari.apakah ia pantas membuat kekacauan seperti ini .
Nisha dibuat melotot dan gugup Saat Wanita paruh Baya yang sangat ia kenali berada di depannya.
"bu Hana" ucap Nisha lirih
Bu Hana melihat kearah Nisha dengan wajah yang kaget, beliau tak menyangka akan menemui kembali Nisha setelah setahun lebih tidak bertemu.
"Dr Nisha?? sedang apa kamu tengah malam seperti ini ke apartemen anakku??"tanya Bu Hana dengan sinis
Nisha hanya terdiam,ia juga tidak tahu mengapa ia sampai datang kemari.
"maafkan saya.. sepertinya saya salah nomor" jawab Nisha gugup kemudian berbalik pergi.
"tunggu" cegah bu Hana
Nisha berhenti dan mengahadap Bu Hana, sedangkan bu Hana melihat kearah Nisha yang memakai pakaian rumahan seadanya tapi tetap cantik, karena pada dasarnya Nisha memang memiliki Aura kecantikannya sendiri.
__ADS_1
"apa kamu mencari Bara?? kalian memiliki hubungan kembali??" cecar Bu Hana
Nisha terdiam membisu,ia juga tidak tahu apakah ia menjalin hubungan dengan Bara.
"kamu tidak bisa menjawab?? berarti kamu sedang menggoda putraku kembali setelah setahun terakhir kalian berpisah??atau jangan jangan kalian sebenarnya menjalin hubungan tanpa sepengetahuan ku selama ini!!!dan kamu menghasut anakku hingga dia pindah ke apartemen ini dan meninggalkan orang tua nya??"
seperti sebelumnya, Nisha begitu sakit saat mendengar ucapan dan hinaan yang di lakukan oleh Bu Hana kepada nya
"kamu diam berarti itu benar maka aku tidak akan merestui nya...kamu begitu licik karena kamu tahu jika psikologis putraku sangat lemah..."
"maaf sebelumnya bu Hana,saya diam karena saya bingung harus berbicara apa??saya tidak tahu lagi..apa saya harus membela diri saya ataukah saya menerima segala tuduhan keji yang anda berikan kepada saya tapi saya tekankan sekali lagi,saya dan Bara baru saja bertemu kembali belum lama ini...dan mengenai tuduhan anda tentang Bara yang memilih untuk tinggal di apartemen adalah keinginan Bara sendiri, bahkan saya pun tidak tahu jika Bara tinggal di sini...Jadi sudah cukup anda menyudutkan saya..maaf karena telah lancang karena menggurui anda.saya permisi..." putus Nisha kemudian pergi.
Bu Hana menghembuskan nafasnya berat, beliau kemudian masuk kedalam apartemen dan masuk kedalam.
...----------------...
di ruang makan, Bara sedang menyantap makanan yang disajikan oleh ibunya, kedatangan bu Hana di malam hari hanya untuk mengisi kulkas Bara dengan beberapa makanan yang dapat dipanaskan oleh microwave.
"apa ada tamu??" tanya Bara
"kamu kira ini sudah jam berapa?? tengah malam begini, tidak ada orang satupun...ibu baru saja ingin membuang sampah, tapi melihat ini sudah larut...ibu tidak berani "
"biarkan saja...besok ada penjaga yang membersihkan nya..."
"aku sudah selesai makan...aku akan segera tidur " pamit Bara
"ya tidur lah...ibu akan menginap di sini..nanti pas subuh...ibu akan pulang " ujar bu Hana
"iya..,"
.
.
hay ...hay.. selamat malam gengs....🤗ðŸ¤
__ADS_1
Instagram eunhyeayu90