
Nisha dan Bara saat ini berada diruang tengah bersama dengan pak Alex dan Bu Hana.Sedangkan Shafa,bayi cantik itu sedang tertidur dan berada di kamar Bara bersama pengasuh.Nisha sudah membersihkan diri dan berpakaian rapi, sedangkan Bara jiga demikian.Suasana terlihat canggung saat mereka dihadapkan dengan kedua orang tua yang menatapnya dengan tajam.
"Apa yang kalian lakukan tadi malam...jawab aku!!!!" bentak Bu Hana yang sudah menahan kekesalannya sedari tadi
"maaf sepertinya anda salah sangka.. tidak ada kejadian apapun....." ucap Nisha yang kemudian dipotong oleh Bara.
"aku menidurinya" jawab Bara singkat
Sontak Nisha menoleh ke arah Bara dengan kaget sedangkan pak alex dan Bu Hana juga tidak kalah kagetnya.
"kamu bicara apa!!!, kita tidak...." ucap Nisha yang menyela omongan Bara
"aku melakukannya...aku masih memiliki perasaan dengan nya,meski dia menolak aku tetap memaksanya...aku yang menarik nya kedalam kamar ku dan aku yang menahannya agar dia tidak pulang...aku tidak tahu lagi jika dia akan hamil anakku kembali... karena aku melakukannya berkali-kali " ucap Bara
Bu Hana dibuat melongo dengan ucapan anaknya, beliau tidak habis pikir dengan tindakan Bara Sedangkan Pak Alex terlihat sekali jika dirinya menahan kesal kepada Bara yang berani-beraninya melakukan hal tidak pantas dirumahnya.
"Apa yang kamu bicarakan!! tidak seperti itu ..Bara katakan kepada orang tua mu kita tidak melakukan apapun!!!jangan membual!!!" ucap Nisha dengan kesal
"Nish...kamu masih saja menolakku disaat kau menikmatinya tadi malam??" ucap Bara
Nisha kemudian memukul lengan Bara,dan membuat Bara menyeringai kesakitan,
"aauuuuuuu"
"apa maksudmu berbicara seperti itu!!! jangan membual.. kita tidak melakukan hal itu!! jangan membuat semua orang salah sangka!!" ucap Nisha yang sudah sangat kesal kepada Bara
"Cukup!!!" ucap pak Alex
suara pak alex yang menggelegar membuat Nisha terjingkat kaget.Sedangkan Bu Hana sudah terlihat begitu setres dengan kejadian yang menimpa dirinya.
__ADS_1
"Baiklah...Kalian telah menyalai aturan di rumah ku!!!aku tidak akan berbuat apa-apa lagi.. Kalian harus segera menikah" ucap Pak Alex
Nisha dan bu Hana begitu kaget, dan Bara terlihat tersenyum sinis.menanggapi ucapan ayahnya,ini bakal akan terjadi.sesuai prediksinya.Ayahnya mau tidak mau akan mendorong mereka untuk menikah.
"aku akan mempersiapkan itu semua..." ucap Bara dengan enteng.
...----------------...
Nisha berjalan dengan cepat menuju garasi.Meski dengan menggendong putrinya,tapi tidak membuat dirinya terlihat keberatan.Bara menyusulnya dibelakang dengan setengah berlari,
"aku akan mengantarmu pulang..."ucap Bara dengan mencegah tangan Nisha
Nisha menatap tajam kepada Bara,dan menghempaskan tangan Bara,
"apa kamu pikir aku mau menikah dengan mu lagi .. setelah semua yang telah kamu lakukan kepada ku??"
"kita memiliki anak dan dia butuh sosok ayah ... apa kamu tidak memikirkan itu !!" tanya Bara
...----------------...
Nisha berkunjung ke rumah orang tuanya,ia berencana akan tinggal dirumah orang tuanya karena belum menemukan baby sitter yang baru sesuai harapannya.Saat ia kecolongan Akibat baby sitter yang terdahulu tidak memiliki rasa disiplin,maka Nisha memutuskan kontrak kerja dan mengembalikan kepada agensi penyaluran.
"Shafa cucu nini....cantik banget...uuuu...mashallah... cantiknya" ucap Bu Tiwi yang menimang nimang cucunya
"kamu berencana tinggal disini berapa hari Nish... tempat kerja mu kan sedikit jauh kalau dari sini...bapak khawatir kamu akan lelah diperjalanan apa ibu kamu biar tinggal di apartemen mu untuk menjaga shafa" kata pak Arman
"Nisha masih mencari baby sitter pak.. belum ada yang sesuai kriteria..aku tidak ingin kecolongan untuk kedua kalinya...ibu harus menemani bapak... karena bapak lebih membutuhkan ibuk dari pada Nisha"
"kalau hubungan mu dengan mantan mertua mu baik..mungkin hal yang wajar jika cucunya menginap Nish...tapi mereka tidak menyukai mu...Bapak juga kepikiran kalau masalah ini berlanjut "
__ADS_1
"Nisha juga tidak ingin hal seperti ini terus menerus pak.. Nisha juga kepingin Nisha dan mereka memiliki hubungan yang baik .tapi...bapak kan tau sendiri... Nisha juga bingung salah Nisha apa sehingga Nisha tidak diterima di keluarga mereka... mungkin karena level kita dengan mereka tidak sama... kadang Nisha berpikir seperti itu"
Bu Tiwi melihat kearah anaknya,hati ibu mana yang tega melihat anaknya sedih seperti itu.ia membesarkan Nisha dengan baik, mendidiknya mengajarkan kebaikan kepada orang lain tapi kenapa ada orang yang tidak menginginkan anaknya.
"sudah ndukk... tidak apa-apa jika mereka tidak menyukai mu...kamu tetap anak ibuk dan bapak.. kebanggaan kami... sekarang kamu fokus bekerja untuk membesarkan Shafa dengan baik... sudah jangan memikirkan hal-hal yang membuat mu menguras energi hanya memikirkan pendapat mereka..." tegas bu Tiwi
Nisha sebenarnya tidak tega berbagi cerita dengan kedua orangtuanya,tapi ia harus lakukan agar tidak membuat rahasia lagi kepada mereka berdua.
...----------------...
Bara sepulang bekerja telah mampir ke apartemen Nisha,Dia sedang membawakan beberapa makanan juga keperluan bayi.Entah sudah berapa banyak yang dibeli oleh Bara, karena setiap datang bara akan membeli beberapa pakaian juga kebutuhan bayi.entah itu diperlukan atau tidak .
Bara menekan tombol password apartemen ,tapi tidak terbuka.berulang kali dia menekannya tapi selalu gagal.
"apa Nisha sudah mengganti password nya??" pikir Bara
Bara kemudian menelepon seseorang, dengan serius
"hallo... bisakah kamu cek apartemen green Ville 3012.. apakah ada perubahan password??"
Bara tampak serius mendengarkan penjelasan pihak keamanan, setelah mengetahui Bara pun memutuskan sambungan teleponnya.
"kau mengganti password nya seminggu yang lalu..tepatnya setelah kejadian dirumahku..dan kau tidak berada di apartemen sejak saat itu...lalu dimana kau bersembunyi??" batin Bara dengan wajah yang serius melihat kearah pintu apartemennya.
.
.
naaahh ..bad boy nya keluar lageee🙈🙈🙈
__ADS_1
Instagram eunhyeayu90