Hello,Bad Boy !

Hello,Bad Boy !
episode 45


__ADS_3

Nisha mengantar kedua orangtuanya sampai ke arena depan,Ayah Nisha sudah masuk kedalam mobilnya bersama istrinya.Mobil yang selalu dipakai Nisha kini diserahkan kepada kedua orangtuanya, Karena Nisha mendapatkan mobil baru dari perceraiannya dengan Bara.


"bapak pulang ya ndukkk hati-hati" ucap Pak Arman


Nisha tersenyum kearah orang tuanya, dengan melambaikan tangan.Mobil yang ditumpangi oleh kedua orangtuanya telah berlalu,kini Nisha kembali memasuki apartemennya kembali.Dengan banyak sekali pikiran yang ada dikepalanya.


Saat ibunya menanyakan foto pernikahan,Nisha terpaksa berbohong jika Fotonya memang dengan sengaja ia turunkan karena Nisha tidak terlalu suka dengan foto itu,di foto itu Nisha terlihat kaku,dan Bara pun tidak mempermasalahkannya.Bu Tiwi yang saat itu mendengar alasan anaknya,kini menjadi lega.Apapun keputusan Nisha bu tiwi tetap akan selalu mendukungnya, toh itu hanyalah foto.


Nisha memasuki apartemennya,ia berjalan menuju keruang tengah.Kini ia sendiri di ruangan, perasaan hampa dan juga sedih selalu meliputi hatinya.


"aku harus kuat untuk bayi ini...Bara..kau akan menyesal karena meninggalkan aku...aku sangat membencimu...aku sangat membencimu laki laki br*ngs*k !!!" ucap Nisha dengan penuh penekanan.


...----------------...


Bara mengunjungi ibunya di Singapura, kondisi bu Hana setelah terkena Stroke dan pemulihan akibat shock atas pernikahan Bara,kini semakin membaik, apalagi beliau mendengar jika Bara sudah bercerai dengan Nisha.


"ibu sudah baikan... kenapa harus repot-repot menjemput ibu...di sini ada sella dan suaminya,kau sangat perhatian melebihi ayahmu ..." gerutu Bu Hana


"ini weekend,aku ingin juga berlibur di sini..." balas Bara


"besok rencananya ibu pulang...jika kamu berada di sini maka aku akan menemanimu Bar..."


"kita akan pulang sama-sama bu... sekolah ibi harus banyak istirahat " ucap Bu Hana


"sudah tiga bulan ibu tidak pulang kerumah.. bagaimana kondisi rumah saat ini??" tanya Bu Hana


"aku dan ayah banyak membicarakan bisnis sepuluh bekerja, kita juga biasa bermain golf dan nge-gym saat weekend tiba.. tidak ada spesial saat hanya laki-laki didalam rumah " ucap Bara


"ibu lihat kalian nampak sibuk memancing juga dan mendaki gunung..."


"itu hanya pertemuan bisnis...ayah tidak mungkin menolak jika investor mengajaknya"

__ADS_1


"kau kembali menjadi putra ku yang baik dan pengertian ibu sangat bangga padamu Bar..."


Bara mengangguk, seperti biasa Bara selalu terdiam jika ibunya membicarakan tentang perubahan sikapnya.


...----------------...


Nisha berangkat bekerja seperti biasanya,saat ini ia begitu membatasi kegiatannya.tidak seperti dahulu yang mengambil pekerjaan di beberapa rumah sakit.Nisha hanya bekerja pada 1 rumah sakit saja.Keadaannya yang tengah hamil muda membuat nya begitu lemah.


Ia berjalan menuju ruangan kerjanya,hari ini ia memiliki jadwal konseling Dengan beberapa pasien Anak. Sehingga ia bisa belajar dan mendapatkan pengalaman.


jam kerja telah usai,Nisha kembali pulang kerumahnya.Ia sampai pukul 6 malam . Keadaan apartemen begitu gelap,sunyi dan sepi.Nisha merebahkan tubuhnya di sofa.Memandang kearah langit-langit apartemennya.apartemen Mewah yang saat ini menjadi miliknya.


"Apakah aku akan terus hidup seperti ini... seharusnya banyak ibu hamil muda menikmati kehamilan mereka dengan hangat.Sedangkan aku...aku sama sekali tidak beruntung" ucap Nisha dengan lirih.


...----------------...


enam bulan berselang, waktu begitu cepat berlalu.Saat ini kehamilan Nisha memasuki trimester ke tiga.Dan mendekati proses kelahiran.Jangan ditanyakan tentang keadaan Nisha saat ini, perutnya membuncit besar Badannya sedikit berisi.Tapi dengan begitu Nisha tampak begitu cantik saat ini.


memilih kebutuhan rumah tangganya, seperti kebutuhan mandi,cuci dan juga pembersih lantai.tak lupa ia juga membeli beberapa bahan makanan juga .


saat ia sedang menuju tempat selai dan juga roti,ia melihat Bu Hana.Mata mereka bertemu dengan pandangan yang kosong.Lebih tepatnya bu Hana begitu shock melihat keadaan Nisha yang berperut buncit saat ini dengan pakaian dress ibu hamil.


"bisa kita bicara sebentar" ucap Bu Hana


Nisha tidak menjawabnya,ia memandang kosong kearah Bu Hana.


Di cafe Starb*cks mereka duduk berhadapan.Bu Hana sedang melihat ke arah Nisha dengan pandangan menelusuri.Nisha tidak seperti dulu yang akan canggung.Kini ia semakin kuat menjalani segala sesuatu yang akan datang kepadanya nanti, termasuk untuk hari ini.


"bagaimana keadaan mu Dr Nisha??"


"seperti yang anda lihat...aku baik bu Hana"

__ADS_1


"kamu terlihat cantik saat memiliki berat badan yang bertambah.. aku begitu pangling" kata Bu Hana


"banyak yang bilang seperti itu.." jawab Nisha singkat


"berapa usia kehamilanmu??"


"apa itu begitu penting bagi anda??" tanya Nisha


bu Hana menghela nafasnya, "apa anakku tahu kau mengandung anaknya??"


"Dia tidak perlu tahu.. karena ini hanyalah anakku" ucap datar Nisha


"jadi Bara tidak tahu.. kau sedang mengandung.."


"menurut Anda..apa Dia harus tahu tentang kehamilan ku ..lalu untuk apa dia harus tahu..kita sudah resmi bercerai Bu Ha-na??" tanya Nisha penuh penekanan


Bu Hana semakin tersudut dengan ucapan Nisha, melihat Nisha sekarang yang sangat berbeda dengan Nisha yang ditemui nya beberapa bulan yang lalu.


"kau benar...tapi kau jangan lupa,Jika Bara adalah ayah dari bayi yang ada dalam kandungan mu Dr Nisha"


Nisha tersenyum sinis "aku bahkan sudah lupa jika aku pernah dinikahi oleh anak anda.. pernikahan hanya dalam waktu seminggu saja..Dan Dia menceraikan ku, aku menyadari jika aku tidak terlalu berarti untuknya sama juga dengan anak ini..jadi aku akan selalu mengingat itu"


Kata-kata Nisha membuat Bu Hana tertampar, beliau berupaya untuk mengkondisikan situasi hatinya saat ini.


.


.


kembali lagi gengs... masih seru kan??🤭🤭ayo lah kasih like dan vote nya 😅😅🤗


Instagram eunhyeayu90

__ADS_1


__ADS_2