
"siapa yang meracuni pikiran mu... katakan!!!siapa???" ucap Bara penuh penekanan.
"tidak ada orang yang meracuni pikiran ku... karena aku melihatnya sendiri "
Bara terkejut dengan ucapan Nisha, menurutnya dia tidak pernah melakukan hal yang dituduhkan,lalu bagaimana bisa Nisha meyakini jika dia melakukan hal itu,
"kapan dan dimana kau melihat itu??" tanya Bara
"kemarin di Hughes cafetaria " kata Nisha
Bara sekarang mengetahui jika Nisha telah salah sangka dengan pertemuannya dengan Mia mantan kekasihnya ,Bara kemudian mendekat kearah Nisha,
"Dia bukan siapa-siapa Dia mantan kekasih ku...setauku kau juga pernah bertemu dengannya kan??"
Nisha kemudian berpikir,ia juga merasa pernah melihat wajah wanita itu sebelumnya
"aku tidak peduli siapapun wanita itu... yang jelas kau menjalin lagi percintaan mu yang belum selesai dengannya"
Bara kemudian meraih pinggang Nisha dan merapatkan ke tubuhnya membuat Nisha menjadi kaget,
"kau cemburu??"
"Tidak...!!!"
__ADS_1
"baiklah... kalau kau tidak mengakuinya... yang terpenting dari yang kulihat wajahmu saat ini,kau terlihat cemburu..Tapi satu hal yang harus kau ketahui..Aku,Hanya mencintai mu.. hanya menyayangi mu,Dan meski kita berpisah selama setahun..dalam hatiku hanya ada dirimu Nish...Aku tidak pernah mencintai seseorang sedalam ini .."
Nisha begitu terbuai dengan kata manis Bara,ia melihat matanya begitu tulus mengungkapkan perasaannya itu.
"kau sungguh sungguh??kau dulu juga seperti itu ...tapi nyatanya apa,kau meninggalkan ku juga kan.." ucap Nisha
"bagaimana aku membuktikannya?? ataukah kita membuat surat perjanjian pranikah...Aku akan memberikan semua aset yang aku punya kepada mu sebagai jaminan jika aku meninggalkan mu lagi..aku akan jatuh miskin... bagaimana menurut mu??"
"kau akan jatuh miskin..tapi tidak dengan kedua orang tua mu...kau akan tetap kaya dengan harta mereka... jangan menipuku dengan materi..." kata Nisha yang kesal karena Bara selalu membicarakan tentang materi kepadanya
"baiklah...akan aku tambahkan lagi...jika aku melanggarnya..bukan saja aku kehilangan aset yang aku punya tapi...aku juga akan rela kehilangan.... kehilangan...." ucap Bara yang sedikit ragu
Nisha mengerut kan keningnya,ia membaca segala gerak gerik Bara yang tampak bingung.
"kau yakin dengan keputusan mu ..itu adalah harta yang terbesar yang kau miliki??" ucap Nisha tidak yakin dengan keputusan Bara
"Apa seharusnya aku batalkan...??"
"jadi kamu tidak yakin dengan kau ucapkan tadi?" kata Nisha yang
"tidak ...ak..aku yakin... sangat yak-in" ucap Bara dengan rasa terpaksa
Nisha tersenyum geli mendengar ucapan Bara,Ia kemudian memeluk Bara sehingga membuat Bara menjadi kaget Karena Nisha lebih dulu memulainya.
__ADS_1
"aku pegang janjimu... segera realisasikan dengan berbentuk dokumen dan kirim ke email ku..." ucap Nisha dengan berbisik
Bara hanya Bisa tersenyum pasrah, Nisha kemudian melepaskan pelukannya dan melihat kearah Bara,
"kau harus membawa kedua orang tua mu kerumahku..dan meminta ku dengan baik pada orang tua ku...apa kau sanggup??" ucap Nisha
"Kau menantang ku??" ucap Bara
"menurut mu??"
"akan ku pastikan mereka akan kerumahmu.. segera persiapkan itu semua mulai dari sekarang..." ucap Bara
Nisha seperti terlihat gugup,Bara menyetujui untuk membawa kedua orangtuanya dihadapan orang tuanya,ada beberapa keraguan membuat seorang CEO dan orang terkaya yang akan mengunjungi rumah orang tuanya, Apakah mungkin mereka mau? Pikir Nisha
.
.
Hay...kemarin gak up gengs..lagi kebingungan mau diapain niih novel yang gak berkembang ini..level tetap stay dan pembaca juga menurun..hmmm ditamatin aja kali yaaaakkkð€
Oia mau bikin novel real life dari kisah para pembaca aku.Bagi yang berminat untuk menuangkan kisah hidupnya, paling tidak poin2 kehidupan kalian yang nantinya akan sy kembangkan sebagai cerita novel bisa menghubungi aku di DM Instagram @eunhyeayu90 atau email ayuelawati7@gmail.com
Terima kasih atas perhatiannya yaaa gengs...ð€sarangheo ëë ëí¬ë€ì ì¬ëíŽ
__ADS_1
Instagram eunhyeayu90