Hello,Bad Boy !

Hello,Bad Boy !
episode 38


__ADS_3

Nisha sedang mengadakan pertemuan dengan Bara di sebuah cafe rooftop dekat apartemen Bara.Setelah kemarin Bara mengutarakan keinginan nya menikahi dirinya Minggu depan,Nisha dibuat shock.Bagaimana bisa Bara melakukan itu dengan buru-buru.sedangkan ia juga harus mempersiapkan pernikahan ini dengan matang.Apalagi keadaan keluarganya yang merupakan keluarga dari daerah yang mengutamakan sosial keluarga dan tetangga yang tinggi.


Bara datang dengan mengenakan pakaian santai,tampak begitu wangi dan segar.Dia kemudian duduk berhadapan dengan Nisha yang telah menunggu nya lama.


"aku baru pulang bekerja dan harus membersihkan tubuh ku terlebih dahulu.. kenapa kamu tidak masuk kedalam apartemen ku saja..."


"aku tidak nyaman.. karena aku takut jika salah satu anggota keluarga mu akan datang bertamu.." ujar Nisha


"sudah aku katakan..kamu tidak usah khawatir tentang mereka... yang terpenting kamu berada di sisiku ." ucap Bara dengan datar


Nisha melihat kearah Bara yang memiliki ekspresi sedatar itu, bagaimana bisa seorang laki-laki yang akan berumah tangga dengan nya akan memperlakukan nya sedingin itu.


" aku ingin membicarakan pernikahan kita...aku ingin diberikan waktu tentang kesiapannya...kamu tahu sendiri..aku memiliki banyak keluarga dan juga tetangga... lingkungan tempat ku tinggal mereka memiliki budaya sosial yang tinggi..aku tidak bisa mengadakan pernikahan sembarangan..."


"aku sudah menyewa sebuah gedung... sekaligus EO untuk menangani pernikahan kita... undangan juga sudah aku siapkan...jadi kamu tidak usah memikirkan macam-macam...cukup lihat dan jaga kesehatan..." pungkas Bara


"maksud ku ...dirumah aku juga harus mempersiapkan beberapa hal .. seperti acara sebelum menikah.. seperti pengajian dan sebagainya..."


"aku akan menambahkan itu kepada EO... jadi jangan pikirkan hal itu...bapak dan ibuk tolong sampaikan kepada mereka.. tidak usah memikirkan hal itu..." ucap Bara kemudian mengetik kan sesuatu ke ponselnya


Dalam hati kecil Nisha yang paling dalam,bukan ini yang ia inginkan.Menikah dengan kesiapan oleh dirinya.Ia ingin jiga ikut andil dalam mempersiapkan pernikahan ini.memilih warna undangan,gaun dan menu catering pernikahan yang ia inginkan.Kalau jatuhnya begitu apakah ini yang dinamakan keegoisan Bara


"terserah pada dirimu saja" ucap Nisha dongkol


Bara melihat sekilas kearah Nisha yang terlihat wajahnya begitu kesal.Bara tahu akan hal itu .Tapi tidak mempermasalahkan nya .Jika dia melunak terhadap Nisha,bisa saja persiapan pernikahan akan hancur lebur karena perbedaan pendapat,Bara tahu betul sikap Nisha yang akan mengubah jalan sesuai keinginan nya.Dan itu akan menyulitkan nya nanti


"kirim daftar nama undangan..aku akan memberikan kepada EO" ucap Bara


Nisha kemudian mengirimkan sebuah file daftar undangan yang sudah ia persiapkan dari rumah . Sebelum menemui Bara,Dia sempat di chat Bara untuk membawakan daftar undangan itu.


...----------------...


Keesokan Harinya Nisha seperti biasa berada di rumah sakit . Menangani pasien yang memiliki gangguan psikologis pasca trauma oleh kecelakaan, membuat Nisha harus dengan sabar merawatnya.Mendengarkan keluhan dan juga beberapa hal yang menghantui traumatis pasien, tidak lah mudah.

__ADS_1


Nisha menutup pintu ruang praktek nya,lalu duduk di kursi kerjanya.Pikiran dan hatinya sedang terbayang akan pernikahan yang akan dilaksanakan 4 hari kedepan.


Dr Adel memasuki ruangan Nisha, dengan membawa sebuah undangan mewah berwarna putih gading dengan list gold pada pitanya.


"haiii...calon manten... benar-benar ya bikin shock serumah sakit... dokter perawat bidan semua tenaga medis nyerang aku... benar-benar gila .." seru Dr Adel


"ada apa emang nya ." ucap Nisha dengan melirik kearah undangan yang dipegang Dr Adel


"Nihhh.. undangan nya ...keren banget.. undangan aja udah ada sovenirnya...kamu Nikahnya sama anak sultan???"


Nisha meraih undangan Dr Adel,ia melihat undangan itu berbentuk kotak persegi berbahan bludru putih gading dengan pita gold, sangat mewah untuk ukuran undangan, apalagi saat melihat didalamnya, ada sebuah jam Beker, terdapat foto mesra antara dirinya dan Bara.Benar-benar luar biasa,editan yang tidak kentara.jangankan foto mesra seperti ini,foto berdua dengan Bara dengan pose standar saja Nisha tidak punya.


"anak sultan kannn?? diam-diam sadis emang ya...bisa dapetin orang kaya... pantas saja sama Dr Rama nggak mau..."


Nisha melihat kearah Dr Adel, kemudian beralih lagi ke undangan yang super mewah.Nisha berpikir berapa budget undangan ini, sedangkan ia menyetor kan 500 nama undangan kepada Bara .


"Dia hanya pekerja kantoran biasa... jangan terlalu dibesar-besarkan..." ucap Nisha yang tak enak


Nisha memejamkan matanya tidak enak, mungkin sebagian orang ini adalah hal yang membanggakan.tidak untuk dirinya.


...----------------...


Hari pengajian di rumah Nisha, dekorasi nan mewah menyambut acara walimatul ursy di rumah Nisha.Beberapa kesiapan dari EO dan tim sukses sudah melakukan pekerjaan mereka dengan sangat maksimal.catering yang didatangkan juga tidak main-main, mereka bekerja sama dengan restoran ternama.


Tamu undangan walimatul ursy yang diundang pun begitu senang, karena mereka seakan dirajakan oleh pemilik rumah Sanak saudara Nisha pun turut hadir dan tidak henti-hentinya mereka memberikan pujian kepada Nisha yang berhasil mendapatkan suami dari keluarga berada.Ada rasa kepuasan pada keluarga Nisha, karena derajat keluarga mereka seakan terangkat karena Nisha menikah dengan orang kaya.


Setelah acara selesai,Nisha kembali ke kamarnya.Kamar yang sudah dihias dengan atribut kamar pengantin.Entah dari mana Bara mendatang kan EO,dan berapa biaya yang dikeluarkan.Karena ini terlalu mewah untuk dirinya.


"apa aku benar-benar yakin akan langkah ku..." ucap Nisha dengan menutup matanya.memendam hatinya yang begitu ragu akan niatnya menikah dengan Bara.


...----------------...


pukul sembilan tepat,Nisha yang sudah berpakaian pengantin dengan adat jawa sedang menunggu acara ijab Kabul dilakukan.

__ADS_1


Nisha begitu gugup,saat ia harus menunggu prosesi sakral yang diucapkan oleh Bara.Ia melihat kearah monitor,Bara yang menggunakan pakaian adat jawa senada dengan dirinya begitu gagah dan Tampan.Bara pun dengan tegas mengucapkan ijab kabul dengan satu tarikan nafas.Nisha hanya bisa bernafas lega.Karena Bara tidak salah dalam pengucapan nya.Kini giliran dirinya menuju kearah Bara dengan didampingi oleh tante dan budhe nya.


saat berada di dekat Bara,ia begitu gugup.Bara mencuri pandang kearah nya.Tanda tangan terbubuh di dokumen pernikahan KUA tempat tinggal Nisha . acara pernikahan di lakukan di hotel Ritz Carlton, begitu dengan Resepsinya.


setelah menandatangani,Nisha kemudian mencium punggung Bara.sedangkan bara ikut mencium kening Nisha suasana haru dan bahagia menyelimuti mereka berdua.Acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan juga acara menuju resepsi pernikahan.tak lupa mereka juga melakukan sesi foto berkali-kali.Nisha dengan senyuman yang lebar dengan kebahagiaan.


...----------------...


Malam hari pun Tiba,Nisha sedang berada di kamar hotel ,Tapi Bara belum kembali.sepertinya Bara sedang mengobrol dengan sanak keluarga dari Nisha .Nisha yang sudah membersihkan diri dan kemudian memakai pakaian tidur nya.Bu Tiwi mengetuk pintu kamar Nisha,Nisha kemudian membuka kamarnya.


"Nisha..." ucap Bu Tiwi lirih


"ibuk.. kenapa...ibuk kok nangis..." ucap Nisha khawatir


Bu Tiwi memeluk nisha, " ibuk bahagia nak...ibuk juga sedih.. karena kamu sudah menjadi milik orang lain .."


Nisha menenangkan ibunya, bukan hanya ibunya yang sedih.Nisha juga berpikir seperti itu.


"ibuk...Nisha tetap menjadi anak ibuk dan bapak... Jangan sedih ya...Nisha akan selalu menyambangi ibuk dan bapak dirumah..."


bu Tiwi melepaskan pelukannya, beliau melihat kearah putri nya, Nisha kecil anak pintar miliknya kini telah dewasa dan sudah menikah.Kini Bu Tiwi sadar jika dirinya harus menjadi orang tua yang ikhlas melepas anaknya.


"aku doakan pernikahanmu langgeng ya ndukkk... selalu menjadi istri yang baik dan sabar.. selalu rukun dengan suami ya ...nurut..dan juga jangan lupakan bapak dan ibuk..."


Nisha menganguk haru, perkataan ibunya membuat nya kini sadar akan posisi nya sekarang.


.


.


hallo g3ngs ..masih aktif??masih bertahan di novel ini...šŸ¤— semangat banget lo aku nulis ini . jangan lupa like nya yaaa🤭saranghae...


Instagram eunhyeayu90

__ADS_1


__ADS_2