
Pagi-pagi Bara menemui Nisha yang hendak ke rumah Sakit untuk bekerja.Nisha sempat kaget dengan kedatangan Bara.suster Arum yang baru saja datang bersama Bara lalu dengan sigap mengambil alih Shafa dari gendongan Nisha dan membawanya pergi ketempat bermain di ruang tengah,
"ada Apa??" tanya Nisha
"kenapa kau susah sekali dihubungi..." ucap Bara
"aku sangat lelah dan tertidur.. setelah bangun aku tidak memeriksa ponselku sama sekali "
"ayah dan ibuku..akan menemui orang tua mu..."
Nisha terlihat kaget dengan ucapan Bara, "ada apa??"
"sesuai permintaan mu... Aku memohon kepada mereka ,lalu mereka menyetujui dan akan meminta mu memjadi menantu mereka kepada orang tuamu..." ujar Bara
Nisha kemudian memeluk Bara,perasaan haru dan juga senang telah menyelimuti hatinya.sebahagia itu Nisha sekarang hingga ia lupa segalanya.
"benarkah....aku sangat bahagia sekali...," ucap Nisha yang melonggarkan pelukannya dan menatap kearah Bara
Bara melihat kebahagiaan itu pada wajah Nisha,bukan hal mewah melainkan Restu yang diinginkan dari Nisha untuknya.
"banyak kebahagiaan yang datang kedepannya...kau jangan kaget nantinya.." ucap Bara
"kamu membuat ku ingin menangis..." ucap Nisha yang sudah berkaca-kaca matanya
"akhirnya....aku bisa pada momen dimana harus menempatkan diri ku yang seharusnya" ucap Bara kepada Nisha
...----------------...
waktunya telah Tiba, keluarga Bara dengan dua mobil yang datang telah sampai di rumah Kedua orang tua Nisha.Terlihat di mobil pertama ada pak Alex,Bu Hana,sella,anak dan suaminya.dan juga Bara.mobil kedua adalah 4 asisten mereka yang iku menemani pertemuan keluarga ini.
Hal pertama yang mereka lihat adalah kondisi rumah Nisha yang menurutnya begitu sederhana,rumah berlantai dua dengan design minimalis itu terlihat sejuk karena bagian sisi kana dan kiri terdapat beberapa taman bunga dan juga beberapa tanaman lainnya.Mereka berjalan masuk, yang sudah terlihat jika pak Arman dan bu Tiwi sudah menunggu kedatangan mereka.
__ADS_1
"selamat malam...maaf rumah kami yang sederhana ini" ucap pak Arman yang menjabat tangan pak Alex dengan senyuman ramah
"ini rumah bagus.. anda tidak usah terlalu sungkan.." ucap pak Alex
Rombongan keluarga pun masuk kedalam rumah,dan mereka saat ini berada diruang Tamu.
Bu Tiwi yang sudah menyiapkan beberapa menu untuk sebagai camilan untuk mereka yang datang.terlihat enak dan menggoda,dan tidak kalah dari buatan toko terkenal.
Sella dan suaminya tampak antusias mencicipi makanan makanan yang disuguhkan,begitupun putra mereka.Sedangkan Bu Hana harus bersabar karena ingin menjaga perilakunya karena pokok pembahasan belum diutarakan.
Bara dan Nisha duduk berdampingan, mereka tampak mendengarkan beberapa obrolan kedua orang tua mereka.
"jadi.. kedatangan saya kemari memiliki maksud untuk meminta Nisha menjadi istri Bara kembali dan menantu untuk kami... mereka sudah semakin dewasa dan mengerti arti kesopanan dan juga tata Krama yang baik saat memulai hubungan...jadi saya rasa tidak patut jika saya menentang hubungan mereka.. apalagi mereka memiliki anak ,dan semua itu juga yang menjadi pertimbangan saya.. saya berharap,Anda pun bisa dengan ikhlas untuk merestui hubungan mereka.." ucap pak Alex
"Saya berpikir, demikian..jika mereka sama-sama saling mencintai dan menyayangi.Lalu apa yang membuat saya berhak untuk menolak.. melihat Shafa yang semakin hari tumbuh besar, rasanya tidak tega untuk merusak kebahagiaan nya...saya dengan setulus hati merestui hubungan mereka.Sebelumnya saya juga meminta maaf kepada anda dan keluarga karena melangkah kan Bara dan Nisha pada pernikahan yang pertama..saya merasa sangat tidak sopan saat itu..saya meminta maaf yang sebesar besarnya.." ujar pak Arman
"iya sama-sama,semua menjadi salah paham saat itu ... untuk kedepannya..lebih baik kita harus sering berkomunikasi untuk membicarakan anak-anak kita" ucap pak Alex dengan menabur senyuman yang ramah.
Acara berjalan lancar, mereka saling bertukar informasi pribadi mereka.gelak tawa juga sesekali mengisi pertemuan itu.Tak lupa menu makan malam yang sudah disiapkan membuat suasana haru dan juga bahagia telah tercipta pada malam itu.
"kau bahagia..." ucap Bara berbisik ditelinga Nisha
Nisha melihat kearah Bara, "menurut mu??"jawabnya balik dengan berbisik
"seperti yang kau harapkan...aku akan jatuh miskin" bisik Bara
"kau menyesal...??" bisik Nisha
"lebih tepatnya aku beruntung karena aku akan bergantung dengan mu saat ini karena kau telah mengambil semua aset yang aku miliki...aku akan menempel kepada mu seperti lintah, hanya untuk meminta kau membelikan aku paket data..." bisik Bara
"apa kau semiskin itu nantinya... sampai sampai kau tidak sanggup membeli paket data??" bisik Nisha
__ADS_1
"sangat...!!! bahkan aku tidak berhak memegang satu kartu pun di dompet ku .." bisik Bara
"ckckckck...kau kemakan dengan omongan mu sendiri.. sangat kasihan,jika kedua orang tua mu tahu kebodohan mu maka habislah riwayatmu.." bisik Nisha lagi
"jika mereka tahu..maka aku akan berlindung dibelakang punggung mu...aku sudah tidak bisa lagi berhadapan dengan mereka karena aku tidak memiliki apa-apa " bisik Bara
Mata Nisha dan Bara saling melihat,Nisha begitu geli dengan obrolan nya dengan Bara saat ini.Bagaimana bisa mereka menciptakan obrolan yang sangat menyenangkan seperti ini.
"aku tidak sejahat itu...aku akan meminjamimu kartu-kartu ku yang berisi banyak uang jika kau menurut kepadaku..." ucap Nisha
"terimakasih...akan ku gunakan dengan sebaik mungkin..."ucap Bara
"apa yang kalian bicarakan??" ucap pak Alex dan pak Arman
Nisha dan Bara kaget dan menoleh kepada keluarga mereka,karena obrolan mereka kali ini tidak berbisik, sudah pasti mereka mendengar tapi bingung apa arti semuanya.
Bara dan Nisha hanya tersenyum canggung menatap keluarganya, untuk menetralkan suasana,Bara kemudian mengalihkan fokus mereka dengan mengajak shafa bermain.sedangkan pak Alex hanya bisa geleng-geleng kepalanya melihat reaksi Bara.
Suasana malam itu tampah riuh Dengan gelak tawa putra dari sella yang aktif kesana kemari untuk mengeksplorasi seluruh ruangan rumah itu.malam yang bahagia, kedua keluarga bertemu dan saling merestui.Pernikahan yang sudah ditentukan 3 hari lagi,dan dilakukan secara sederhana saja.membuat beban pikiran mereka sudah selesai.Kini mereka akan menyambut keluarga yang bahagia dengan rencana-rencana indah didepan mata..
The END
.
.
HAY..HAY .. sesuai janji aku yaaah gengs...novel ini tamat..🥰 bahagia kaaannn..udah sama-sama saling mengerti dan merestui.udah gak ada konflik lagi.udah bahagia..udah jangan diundur undur nanyi terlihat membosankan..🤭🤭
The Next novel real Life yaaaakkk..sereruu pokok nya gengs...🤗😁 tetap stay tune yaaa
terimakasih ya yang sudah bertahan hingga novel ini berakhir....maaf jika ejaan nya kurang maksimal dan juga penulisannya yang kurang rapih..🙏 sekian dari saya... terimakasih 🤗🤗
__ADS_1
Instagram eunhyeayu90