Hello,Bad Boy !

Hello,Bad Boy !
episode 42


__ADS_3

keesokan paginya,Nisha terbangun sudah tidak melihat keadaan Bara, semenjak sore hari dirinya dan Bara menghabiskan malam panasnya di dalam kamar sampai ia lelah dan sudah tidak tahu lagi berapa lama ia tertidur.Saat ia bangun dan melihat kesegala arah tidak ada jejak Bara sedikit pun.Nisha berjalan menuju ruang keluarga dan juga Dapur tidak ada sedikit pun ia melihat keadaan Bara.Padahal ini masih jam 5 pagi.


Nisha mengambil ponselnya dan menghubungi nomor Bara,tapi setelah beberapa kali nomor Bara tidak aktif.


Nisha kemudian mengirimkan pesan jika ia mencari Bara.Nisha kemudian ke kamar mandi dan membersihkan diri.Setelah selesai Nisha memakai pakaian kerjanya.Setelah kemarin membatalkan acara seminar nya di kampus gegara insiden bu Hana datang kerumahnya.


Nisha membuka lemari Bara dan betapa kagetnya ia tidak melihat pakaian Bara . beberapa pakaian hanya tersisa itu pun pakaian yang jarang dipakai nya . jantung nisha berdegup kencang,ia kemudian berlari menuju wardrobe milik Bara, beberapa barang branded milik bara sudah tidak bertengger di sana.Dimanakah Bara?


"apa yang terjadi...??" ucap Nisha dengan Bingung.


Nisha tetap berpikir positif,ia kemudian berjalan keluar dengan membawa tas dan kunci mobilnya.


...----------------...


Nisha menghadiri seminar di sebuah kampus yang kemarin sempat terjeda.Ia memberikan yang terbaik dengan beberapa ilmu yang ia pelajari.Beberapa mahasiswa dan mahasiswi mengagumi penyampaian informasi yang menarik dari Nisha.


acara seminar selesai saat jam makan siang,Nisha memutuskan untuk lanjut ke rumah sakit tempat nya bekerja.Seperti biasa ia akan menjalani pekerjaannya dengan baik.


malam hari pun tiba,Nisha kemudian sampai di apartemen, suasana terlihat sepi tidak seorang pun berada di apartemen mewah itu . Nisha kemudian menuju kamar mandi dan membersihkan badannya, setelah itu memakai pakaian dan merebahkan tubuhnya yang lelah di ranjang.Ia kemudian menghubungi nomor Bara,tapi masih tidak bisa dihubungi.Nisha dibuat kesal, bagaimana bisa ia tidak bisa menemukan Bara.Nisha memejamkan matanya hingga ia tertidur.

__ADS_1


Nisha terbangun saat pagi Hari, perutnya begitu lapar, karena sejak semalam ia melewatkan jam makan malamnya, pikirannya masih berlayar kearah Bara yang tak kunjung memberinya kabar.


Nisha memutuskan untuk mendekatkan diri untuk menemui Bara di tempat kerja.


"aku harus mencari nya .. kenapa dia menghilang begitu saja....!!"


...----------------...


Nisha sudah berada tepat di perusahaan tempat Bara bekerja, dilihat dari nama nya sudah pasti itu perusahaan milik keluarga Bara.karena perusahaan itu memiliki nama PT Alexander Ltd


ini kali kedua ia pergi ke perusahaan ini, yang pertama saat ia sedang akan menemui Bara , lalu ia bertemu Bara dengan mantan kekasihnya Mia.


Nisha berjalan kedepan dan menuju kearah Resepsionis, melihat 3 pegawai resepsionis yang begitu sangat cantik dan masih muda,Nisha sangat berpikir jika Bara pasti melihat banyak wanita cantik diluar sana.Memikirkan itu,Nisha menjadi pusing dengan keimanan Bara yang takut nya tergoda diluaran sana.


"aku ingin menemui Tuan Bara Alexander" ucap Nisha


Resepsionis terlihat diam dan melihat kearah Nisha menyelidik,


"jika anda tidak memiliki janji kami tidak bisa membiarkan anda menemui beliau.."

__ADS_1


"aku hanya ingin tahu... apakah Bara saat ini berada di perusahaan...??" ucap Nisha


resepsionis itu kemudian terdiam dan melihat kearah Nisha,


"baik lah nona..saya cek dulu" ucapnya


setelah melihat kearah komputer nya, wanita itu melihat kearah Nisha.


" pak Bara sedang berada di Luar negeri karena menjalani perawatan medis" ucapnya


Nisha kemudian melotot kaget, "bisa anda mengulanginya


"pak Bara tidak berada di perusahaan, karena sedang menjalani perawatan medis.."


Nisha terlihat pucat dan juga hampir terhuyung kebelakang, kebetulan ia masih waras untuk tidak melakukan hal itu.


.


.

__ADS_1


hay hay gengs .ada yang bisa bantu jawab tentang Bara?? kalau tahu jawabannya.. next ya


Instagram eunhyeayu90


__ADS_2