Hello,Bad Boy !

Hello,Bad Boy !
episode 61


__ADS_3

Saat dirumah sakit,Nisha terdiam di dalam ruangan nya .sambil memegang sebuah kartu ATM yang diberikan oleh Bara,Pikiran dan hatinya masih terbayang oleh kegiatan panasnya dengan Bara.Suatu kegilaan yang pernah ia lakukan.status hubungan nya dengan Bara adalah mantan,mengapa bisa bertindak sejauh itu.


Suara ketukan dan sapaan manja telah mengagetkan Nisha,ia kemudian menoleh kearah sumber suara itu.


"Nisha....ayo habis ini hange out yukkk... sumpah aku sedang suntuk banget" ucap Dr Adel


"kemana...aku tidak bisa..." ucap Nisha


"Kenapa nggak bisaaa.." ucap Dr Adel melirik kearah tangan Nisha yang memegang blackcard, wajahnya begitu terkejut,


"hey...." kata Dr Adel yang langsung merebut kartu ditangan Nisha


"dari mana niihhh...kamu.... jangan-jangan..."


"ini dari Bara..." kata Nisha


"kalian sudah baikan??? kalian sudah damai??" ucap Dr Adel


"aku jugaaa tidak tau..." ucap Nisha ragu


Dr Adel melihat kearah leher Nisha, sedikit terlihat merah pada leher kirinya ,Ia kemudian reflek memegangnya


Nisha yang kaget terlonjak dan memegang lehernya, "ada apa dok...??"


"ini noda isapan...siapa yang melakukan ini??" tanya Dr Adel


Nisha yang baru faham kemudian terlihat gugup,ia melihat kearah Dr Adel dengan canggung,


"iniii...mmaaahh...hanya gatal saja.." elak Nisha


", jangan nutupin deeehh.. emang aku anak kecil kamu bohongin kayak gitu.... jangan-jangan mantan suami mu yang melakukan nya.... kalian...tadi malam melakukan itu??"


Nisha yang tergugup kemudian hanya bisa menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.


"wwwaaanhhhhh beneran?? kalian melakukan itu lagi??" ucap Dr Adel


Meski dalam keadaan menutup matanya,Nisha tetap menganggukkan kepalanya.


"kalian pakai pengaman atau tidak... jangan sembarangan main-main ajah... kalian belum tahu hubungan kalian seperti apa... sekarang posisi kamu itu hanyalah mantan... tidak lebih dari itu..lama kelamaan mantan suami mu itu merendahkan diri mu jika kamu mau-mau saja menerima sentuhan darinya...aku tidak bisa membayangkan jika laki-laki itu akan mengecewakanmu lagi..." tutur Dr Adel


Nisha membuka matanya,ia tampak bingung dengan ucapan Dr Adel. "Aku juga berpikir demikian...tapi mau bagaimana lagi...itu terjadi begitu saja... waktu itu aku sedang tidur...lalu dia..."


"berapa kali kalian melakukan itu??" cecar Dr Adel

__ADS_1


"3 kali..." ucap Nisha


Dr Adel kemudian menghembuskan nafasnya berat,ia kemudian keluar dari ruangan Nisha.Sedangkan Nisha begitu bingung fan harus berbuat apa.


setelah beberapa menit Dr Adel kembali lagi keruangan Nisha,ia kemudian menyodorkan 2 butir obat kepada Nisha


"minum ini sekarang..." perintah Dr Adel


"ini...pil apa??"


"sudah lah minumlah dulu..."


Nisha menurut dan meminum pil itu,ia kemudian melihat kearah Dr Adel yang melihat nya dengan tajam.


"kau dengan dia hanya mantan.. seorang mantan.. kalian bukan suami istri lagi..."


"iya aku tahu....aku akan lebih hati-hati lagi..." kata Nisha


...----------------...


Di Kantor Bara, kesibukannya bertambah dengan banyak nya proyek proyek yang datang.semangatnya bekerja kini kian membara,banyak sekali yang diraihnya saat ini.Saat tiba dalam pikirannya,Bara memikirkan Nisha.kegiatan panasnya semalam dengan Nisha membuat nya begitu semangat.berulang kali dia melihat kearah ponselnya hanya untuk menunggu notifikasi dari bank ataupun Nisha tapi sama sekali tidak ada,


"apa dia tidak menggunakan uang ku untuk membeli sesuatu??" ucap Bara dengan hembusan nafas panjangnya.


"kamu dimana??" tanya Bara


("aku di rumah sakit..nanti aku akan pulang sedikit terlambat...")


"aku akan menjemputmu"


("tidak usah...aku bawa mobil sendiri...")


"tidak apa-apa..nanti akan kusuruh pak Rahmat yang membawa mobilmu..."


("jangan... tidak usah...")


"sudah tidak apa-apa...sejam lagi pak Rahmat akan kesitu... nanti aku akan menjemputmu..." tutup Bara dalam sambungan teleponnya


Bara terlihat tersenyum dalam diam, semangat cintanya membara dengan segala sesuatu yang terjadi dengan Nisha.


...----------------...


Saat jam pulang bekerja,Nisha yang keluar dari rumah sakit telah dihadapkan dengan Bara yang telah menunggunya.Nisha berjalan dan menuju mobil Bara,ia kemudian masuk kedalam mobil sport itu .mobil pun melaju pergi meninggalkan area rumah sakit.

__ADS_1


Saat diperjalanan, mereka berdua terlihat berdiam diri.Bahkan Nisha melihat kearah sisi jendela, pemandangan di malam hari tampak begitu ramai.kendaraan berlalu lalang telah melewati jalan yang mereka lalui.


"kamu mau makan apa??" tanya Bara memecahkan keheningan


"aku ingin makan dirumah saja..."


"baik lah ...kita akan pulang ke rumah...." jawab Bara


Nisha menanggapinya dengan diam,ia begitu bingung mengatur perasaannya terhadap Bara.apakah ia akan benar-benar menjalani mulai dari awal dengan Bara atau tidak.Bara terlihat baik,dan juga sangat bertanggung jawab.akankah ia akan jatuh kepelukan Bara kembali?


...----------------...


Saat sampai di apartemen, Nisha melihat shafa yang sudah tertidur pulas . Sedangkan suster Arum sudah bersiap untuk pulang kerumahnya.


Nisha kemudian berterima kasih atas bantuan suster Arum karena telah menjaga anaknya.Suster Arum pun pergi setelah berpamitan dengan Bara.


"aku akan masak sesuatu..." ucap Nisha


Bara meraih tangan Nisha hingga Nisha menoleh kearahnya,


"kau tidak perlu memasak.. aku akan memesan kan makanan untuk mu .. sebaiknya kamu pergi mandi saja .." ucap Bara


Nisha melepaskan pelukannya, "Bar.... tadi malam..."


"kita sama-sama menginginkannya...jadi tidak perlu memikirkan hal itu..." jawab Bara enteng


"tapi kita sudah bercerai...dan tadi malam seharusnya tidak ada yang terjadi...lalu mengapa kamu memulainya??" cecar Nisha


"apa kamu ingin memulai perdebatan lagi dengan ku?? baiklah....tadi malam kita melakukan nya karena kita sama-sama menginginkannya,itu tidak lah salah.suatu hal wajar jika seseorang yang sudah lama tidak pernah melakukan hal itu ...dan kejadian semalam tidak akan mengubah apapun tentang apa yang terjadi dengan kita...gugatan hak asuh Shafa akan berlangsung sesuai prosedur..jadi kau tidak perlu memikirkan hal yang tidak mendasar " tutur Bara


Nisha seperti ditusuk sembilu, bagaimana bisa Bara berbicara seperti itu kepadanya.hal yang sangat menyakitkan adalah berprasangka jika orang itu telah mencintai dan menginginkan dirinya tapi ternyata tidak.Bara begitu kejam telah mengatakan hal itu kepadanya.


"apa kau sadar jika ucapan mu itu akan menyakiti hatiku?? kenapa kamu melakukan ini kepada ku?? Apa Kau memiliki dendam kepada ku..." ucap intonasi Nada Nisha yang meninggi


Bara menatapnya begitu tajam,sorot matanya terlihat begitu memerah, "karena dirimu yang selalu bersikap ego ..apa kamu tidak menyadari itu??"


"ego???hah...kau membicarakan dirimu sendiri dan menyalahkan ku...??kau pintar sekali membalikkan keadaan...BARA ALEXANDER!!!!" ucap Nisha dengan menekankan suaranya


.


.


Hay hay gengs...2 hari gak up kah ..??maaf ya g3ngs...baru pulang dari luar kota...😪tetap dukung terus karya aku ya...saranghae 사랑해요

__ADS_1


Instagram eunhyeayu90


__ADS_2