
Bara mengendarai mobilnya di padatnya jalan Raya.Memikirkan segala apa yang diucapkan oleh mantan mertuanya.Bara yakin jika Nisha sudah memberi tahukan soal perceraiannya dengan kedua orangtuanya.Kini ia tidak bisa dengan leluasa untuk bertemu dengan putrinya.
"Nisha...." ucap Bara dengan penuh penekanan
Bara memukul setirnya menahan kesal.Sebagai seorang lelaki ia begitu gagal telah melindungi keluarganya.Kini ia harus memikirkan cara untuk bisa bertemu putrinya kembali.
----------------
Beberapa Minggu kemudian Keadaan Nisha sudah membaik,ia berada di apartemennya.Untuk sementara, bu Tiwi akan tinggal di Apartemen Nisha sampai Nisha menemukan baby sitter yang akan membantu merawat anaknya saat dia berangkat bekerja.Sedangkan Pak Arman pulang kerumahnya, karena beliau harus bekerja.
Nisha sedang menyusui anaknya,putri kecilnya itu di beri nama Shafa Amanda Ramlan, nama terakhir Menggunakan nama belakang namanya.Bayi cantik itu sangat mirip dengan ayahnya.tidak dipungkiri,gen dari Bara begitu melekat pada bayi itu.
"Shafa...***** nya kenceng sekali ya nakk..." ucap Nisha
senyuman hangat terbit diwajah cantik seorang single mom itu .Bu Tiwi berjalan menuju ke tempat anaknya memberikan ASI, beliau sudah membawa potongan buah untuk Nisha konsumsi,
"makan dulu ndukk..biar ibu yang gantiin gendong.." ucap Bu Tiwi
Nisha memberikan bayinya kepada bu Tiwi,ia kemudian memakan makanan yang sudah disiapkan ibunya .
suara bunyi pintu apapartemen telah membuat aktivitas terhenti,Ia kemudian menoleh kearah ibunya, sekarang sudah siang hari siapa yang berkunjung kerumahnya kali kalau dari ayah,juga tidak mungkin karena beliau bekerja dan berencana akhir pekan akan kerumahnya, sedangkan sanak saudaranya semua sudah menjenguknya.Teman-teman seprofesinya juga sudah menjenguk.Lalu siapa lagi yang datang.
"ada tamu nduukk..." ucap Bu Tiwi
__ADS_1
"Biar Nisha saja buk yang ke depan..." ucap Nisha yang berjalan menuju kearah ruang tamunya.
Nisha berdiri mematung saat ia mendapati Bu Hana dan juga Bara berdiri tepat di depannya.Bara membawakan beberapa pakaian dan juga mainan untuk putri kecilnya itu.
"selamat siang Dokter Nisha.." ucap Bu Hana
Nisha tak menjawabnya,ia melihat bergantian antara Bara dan juga ibunya.
"ibuku ingin melihat cucunya..." ujar Bara
"silahkan duduk.." ucap Nisha
Nisha kemudian berjalan menuju ibunya yang berada di balkon kamarnya.Saat Nisha akan membuka pintu kamarnya,Bara menarik tangan Nisha,sontak Nisha kaget lalu menghempaskan tangannya .Bara yang mendapatkan respon begitu sontak memundurkan tubuhnya.
"aku hanya ingin bertanya apakah ibumu berada di sini..." tanya Bara dengan pandangan datar
"ibuku masih di sini.. beliau ada dikamar ku.." ucap Nisha dengan datar
Nisha kemudian masuk kedalam kamarnya,dan menutupnya. Sedangkan Bara berbalik menuju keruang Tamu kembali.
Nisha menuju balkon,dan mendapati ibunya menggendong Shaffa yang sudah tertidur,ia kemudian melangkah mendekat kearah ibunya
"apa shaffa sudah tidur bu??"
__ADS_1
"sudah... bentar ibu mau taruh ke box bayi dulu..."
"jangan !!" cegah Nisha
"kenapa Nish?? ucap Bu Tiwi
"Di depan....Di depan ada Bara dan ibunya... mereka ingin melihat shaffa"
Bu Tiwi kemudian memberikan bayi itu kepada Nisha,Nisha lalu dengan sigap menggendongnya.
"ibu akan kesana menemui mereka..." tegas ibu
"bu..." cegah Nisha
"jangan khawatir...ibu tidak akan berbicara macam-macam... kalian sudah bercerai...ibu tidak terlalu sungkan dengan kedatangan mereka...ibu akan anggap mereka sebagai tamu biasa.."
Nisha kemudian mengangguk, ia kemudian berjalan menuju ke ruang tamu,di susul dengan Bu Tiwi di belakangnya.
.
.
pertemuan pertama antara ibunya bara dan Ibunya Nisha.. bagaimana yah gengs.. reaksi mereka...hemmmmm penasaran nggak...mau lagiii???
__ADS_1
Instagram eunhyeayu90