Hello,Bad Boy !

Hello,Bad Boy !
episode 30


__ADS_3

Nisha sudah berada dirumahnya,2 hari lalu sejak terakhir kali ia bertemu dengan Bara.Nisha begitu shock.Sampai sekarang Nisha berada di dalam kamarnya,ia belum menetapkan kapan ia akan kembali bekerja.Perasaan sakit hati yang mendalam, perasaan bersalah perasaan yang tak tentu mengisi pikiran dan hatinya.


Bu Tiwi datang menghampiri Nisha dan membawakan beberapa potongan buah apel yang dikupas.Melihat anaknya yang tampak begitu pendiam sejak kepulangannya dari rumah sakit membuat Bu Tiwi kasihan dan juga kepikiran.


"Nisha...ini buahnya..kamu makan ya.." ucap Bu Tiwi menyodorkan piring kecil berisi potongan buah apel


Nisha bersikap biasa dan mengambil piring itu, "ibu kenapa belum tidur??"


"ibu kepikiran dengan mu .. ada apa yang sebenarnya Nish...kamu seperti memendam sesuatu...Apa ini ada hubungannya dengan nak Bara??ibuk tidak berjumpa dengan dia sejak terakhir kali dia membawamu ke rumah sakit...apa kalian memiliki masalah??"


Nisha melihat kearah ibunya,ingin Rasanya ia menangis di pangkuan ibunya dan mengadu,tapi ia berpikir apakah ibunya akan baik-baik saja setelah ini.


"aku dan Bara...."


................


Nisha mulai menceritakan semuanya yang terjadi.tentang perjalanan pertemuan nya dan berakhir nya dengan Bara.tentang perjanjian nya yang membawa Nisha mendapatkan uang sebesar 500juta.dan Penolakan ibunya Bara tentang hubungannya antara dirinya dan Bara.


Bu Tiwi terlihat shock akan hal itu, beliau tidak habis pikir,Nisha menyimpan masalah berat seperti ini Dan sebagai orang tua,Bu Tiwi sangat bersalah karena tidak bisa berbuat apa-apa.


"lalu.... apakah kamu mulai menyukai Nak Bara??"


Nisha terdiam,ia juga tidak yakin apa ini disebut suka cinta atau kasihan dengan Bara.Tapi perasaan yang terdalam ia berharap bertemu dengan Bara dan menjalin hubungan yang baik.


"Sepertinya...aku mulai menyukainya...sku mulai mencintai nya karena dia pria yang tulus .." ucap Nisha dengan mulutnya yang bergetar


Bu Tiwi meraih putri nya kedalam pelukan,Hati ibu mana yang tidak sakit melihat anaknya sesedih dan seterluka ini.Nisha terlihat sangat rapuh saat ini .


 


setahun kemudian, Nisha merayakan ulang tahunnya di rumah.Lilin bergambar angka 27 tahun telah berdiri kokoh di atas kue berjenis black forest.Bu Tiwi dan Pak Arman telah memberikan kejutan saat Nisha baru saja pulang dari bekerja .


"selamat ulang tahun Nisha...." ucap bu Tiwi dengan membawa kue


Nisha yang baru membuka pintu begitu terharu,ia melihat kedua orangtuanya dengan mata yang membendung


"ibuk .. bapak..."


"sudah jangan menangis ndukk.. sekarang kamu tiup dulu lilinnya..." ucap pak Arman


"jangan lupa berdoa dulu ya" sambung bu Tiwi

__ADS_1


Nisha kemudian terdiam sejenak dengan memandangi lilin didepannya,ia kemudian berdoa dengan setulus hatinya


sempurnakan ibadah ku


batin Nisha


Nisha kemudian meniupkan lilin nya, Kedua orang tua Nisha tersenyum bahagia


"duduk lah ...ayo makan makan bersama,ibuk baru saja masak spesial untuk mu.."


Nisha tersenyum bahagia,diusia yang menginjak matang ia masih didampingi oleh keduanya orang tuanya.


"makanlah Nish ..." pak Arman


Nisha memakan makanan yang sudah disediakan oleh ibunya.ia memakan semua itu dengan lahap, sedangkan pak Arman dan juga bu Tiwi tampak tersenyum bahagia.


"Nish... tadi Adam dan istrinya kemari, ... rencana ia akan melahirkan dirumah sakit..besok ia akan berangkat kerumah sakit untuk operasi Caesar... katanya sudah bilang sama kamu..." kata bu Tiwi bercerita


"iya... Adam juga sudah telfon Nisha tadi buk ..Nisha sudah mendaftarkan kok . senior Nisha yang dirumah sakit yang akan menangani ..."


"yasudah kalau begitu... istrinya Adam benar-benar beruntung,baru menikah sudah isi... pekerjaan baik ...karir nya juga naik..."


"ibuk iri dengan mereka?? apa karena Nisha belum juga menikah??" ucap Nisha dengan lembut


"iya ..pak ...buk... terlepas apa yang terjadi sebelumnya, Nisha semakin berhati-hati dalam bersikap...doain yang terbaik untuk Nisha agar segera mendapatkan jodoh "


kini pak Arman dan Bu Tiwi semakin tersentuh dengan perkataan anaknya, mereka menjadi menyesal dengan penekanan mereka tentang pernikahan untuk Nisha.


...----------------...


saat malam hari, setelah perayaan bersama ibu dan ayahnya Nisha akan menemui temannya Dr Fitri dan juga Dr adel.Disebuah cafe rooftop ditengah kota golongan elite cafe yang bernuansa outdoor dan memperlihatkan keindahan kota dimalam hari itu membuat siapa saja yang berkunjung terkagum.Nisha kini memperbanyak teman dan bersosialisasi, ia hanya ingin menghibur dirinya agar tidak terbebani dengan masalah pribadinya.


"happy birthday adikku ..." ucap Dr Fitri


"terima kasih .." ucap Nisha kemu duduk bergabung dengan mereka


"aku sudah belain dateng kesini... ninggalin anak bayi dirumah sama neneknya..demi besti ku..." ucap Dr Adel


Nisha terlihat gembira dan juga geli, bagaimana bisa Dr Adel seunik itu, bisa-bisanya belain demi dirinya padahal Dr Adel memang orang yang suka hange out bersama teman-temannya


"lebih tepatnya Dr Adel untuk dokter sendiri... kenapa Nisha yang jadi sasaran!!" gerutu Nisha

__ADS_1


Dr Fitri dan juga Dr Adel tertawa, mereka juga menikmati makanan yang sudah dihidangkan.


"ngomong-ngomong..Dr Rama akan menikahbkamu sudah tahu Nish..." ucap Dr Adel


"mantannya Nisha..." celetuk Dr Fitri


"mantan apanya..." balas Nisha


"kalian benar pernah ada something??" tanya Dr Adel


"Nisha kan pernah falling in love sama dokter Rama...eh ndak tahunya Nisha malah kecantol berondong kaya anak mami" celetuk Dr Fitri


Nisha hanya bisa geleng-geleng, obrolan mereka kini mulai menyinggung ranah pribadinya,


"beneran???aku gak tahu ..ini nih . gara-gara aku jauh dari kalian... terus-terus... sekarang bagaimana...masih lanjutkan???"


"its finish!!!" ucap dr Fitri


"lah ..kok finish...Nish...cari aman deh .. cari yang lebih dewasa ajah ... jangan cari yang kurang dewasa seperti itu,"


"ganti topik nggak siihh ...ini hari ulang tahun ku lo..." ucap Nisha memalingkan pembicaraan


Dr fitri dan Dr Adel saling berpandangan, mereka kemudian tertawa bersama.sepertinya mereka sudah cukup untuk menggoda Nisha.


...----------------...


Nisha berjalan menuju mobilnya setelah berpamitan dengan kedua rekannya kini ia jarus pulang karena waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam.


Saat berjalan diparkiran,Nisha terlihat terdiam saat melihat keberadaan seseorang yang tengah baru keluar dari mobil, seorang laki-laki yang selama setahun terakhir tidak ditemui nya.


seperti gayung bersambut, mereka saling menyadari satu sama lain tentang keberadaan mereka masing-masing.Nisha mencoba tetap bersikap biasa, sedangkan laki-laki itu tampak biasa berjalan menuju kearahnya.


langkah kakinya menuju kedepan,Nisha melihat Bara tampak begitu berubah.penampilannya terlihat dewasa.dengan menggunakan kemeja putih yang ditekuk sampai siku dengan celana bahan berwarna cream tampak pass dengan tubuhnya yang atletis.


Dada Nisha semakin berdetak kencang saat Bara mendekat kearahnya, seakan seperti slow motion, gerakan bumi kian melambat.Bara melewatinya begitu saja,tampa menoleh kearah nya .Nisha mencoba bersikap biasa,saat berada di mobilnya, Nisha masuk dan duduk di kemudi.Ia menyalakan mobilnya dan hanya terdiam,ia tampak begitu menyedihkan, apakah ini yang dinamakan penyesalan yang mendalam,


"Dia terlihat lebih baik dari pada diri ku..." ucap Nisha dengan lirih


.


.

__ADS_1


kenapa author masih galau yakk...Bara beneran udah lupa sama Nisha..🥺🥺


Instagram eunhyeayu90


__ADS_2