Hello,Bad Boy !

Hello,Bad Boy !
episode 29


__ADS_3

"Minumlah" ucap Bara sambil memberikan segelas minuman kepada Nisha


Nisha melihat kearah Bara yang begitu perhatian,Tapi apa yang dibenaknya kali ini adalah tentang bayangan bu Hana yang menolak keras hubungannya.


Bara membantu mengatur Ranjang Risa agar menjadi setengah duduk.Dia kemudian memberikan segelas air kepada Nisha.


Nisha meraih nya dan meminumnya,tak lupa Bara mengambil gelas itu seusai Nisha memberikannya.


"bagaimana keadaan mu... apa yang kamu keluhkan?"


"aku sudah baikan...kamu bisa pulang ke rumah mu.."


"ada apa denganmu??aaahhh....baiklah, kalau kamu tidak menyukai ku di sini aku akan pergi..." ucap Bara kemudian mengambil ponsel dan kunci mobilnya.


Bara melenggang pergi begitu saja tanpa melihat kearah Nisha.Sedangkan Nisha terdiam, melihat kepergian Bara,ia benar-benar sangat merasa menjadi orang yang begitu jahat.


Bu Tiwi menemui Nisha dan berjalan menghampiri anaknya,


"nak bara kemana??" tanya Bu Tiwi


"sudah pulang...dia harus bekerja buk..."


"kasihan Nak bara... kalau bukan karena nak bara kerumah,dan memberi tahu bapak dan ibuk...mana tahu kalau kamu sedang pingsan di kamar... Nak Bara menggendong mu dan membawa mu ke rumah sakit semewah ini... lihatlah rumah sakit ini bukan rumah sakit murah... kamarnya seperti hotel berbintang...ini pasti sangat mahal, Seperti nya Nak Bara benar-benar tulus dengan mu Nish... jangan banyak pikir lagi, menjalinlah hubungan dengan serius..."


"Buk...Nisha mau istirahat dulu..." ucap Nisha yang kemudian menarik selimutnya sampai ke leher.Ia juga memunggungi ibunya.


Nisha begitu setress dengan permasalahannya, banyak sekali sisi-sisi yang perlu ia perhatikan.Seperti,Bu Hana Bara dan juga keluarganya.Ia tidak tahu harus dari mana ia mulai.


----------------


Bara pulang kerumahnya saat kedua orangtuanya sedang berada di depan rumah.Melihat Bara yang baru saja pulang pagi hari, membuat kedua orangtuanya diliputi penasaran apa yang sebenarnya dilakukan Bara.


"Dari mana saja kamu..baru pulang??kamu tidak lihat ini pukul berapa??" tanya pak Alex


Bara berhenti dan melihat kedua orangtuanya,"Aku sedang menemani kekasih ku dirumah sakit...Dia sedang sakit" ucap Bara


Sontak kedua orangtuanya begitu shock dan kaget, Bagaimana bisa Bara terang terangan berbicara seperti itu.Seperti benar-benar menganggap enteng peringatan mereka tentang untuk menjauhi Nisha.


"kamu membiarkan dirimu untuk terlihat bodoh di mata perempuan itu??apa kamu sudah kehilangan akal sehat?ayah sudah memperingatkan mu untuk tidak berhubungan dengan wanita gampang seperti dia... Tidak perduli dia seorang apa,Ayah tidak suka melihat seorang wanita murah seperti itu!!!"


"sudah berulang kali Bara bilang kepada ayah...Nisha wanita baik-baik,Bara lah yang membawa Nisha ke hotel..."

__ADS_1


"Wanita baik-baik tidak akan mau ketempat seperti itu dan melakukan hal terlarang..kau sudah dibutakan olehnya,cepat segera jauhi dia...!!!"


"aku tidak akan menjauh darinya!! meskipun aku harus keluar dari rumah ini !!!" tantang Bara


"Cukup !!!" putus Bu Hana


"sudah cukup Bara!! sebenarnya ini salah ibu!!!"


pak Alex dan Bara kemudian melihat Bu Hana, mereka tampak terkejut dengan pengakuan Bu Hana.


Bu Hana yang ditatap suami dan juga anak laki-lakinya kini berusaha bersikap tenang,


"aku menemui Dokter Nisha untuk meminta bantuan agar Bara bisa sembuh dari segala psikologis yang tidak baik yang dijalani nya selama setahun terakhir...kami bersepakat untuk bekerja sama,jika Bara berhasil kembali seperti semula.. aku memberikan hadiah uang 500 juta untuk nya ...dan aku sudah menepati janji ku memberikan hadiah kepada nya .."


Sontak Bara benar-benar shock mendengar pengakuan ibunya, jantung nya berdetak lebih kencang, emosinya menaik sampai ke ubun-ubun.


sedangkan pak Alex menghembuskan nafasnya kasar, semakin yakin jika Wanita yang bersama Bara adalah bukan wanita baik-baik.


"maka dari itu..ibu juga tidak setuju dengan hubungan mu ... Dokter Nisha tidak sebaik yang kamu kira...dia menerima uang ibu ...dia tidak tulus dengan mu..dia mengincar uang mu Bara!!! " jelas Bu Hana


Bara melenggang pergi dari rumahnya, Dia memasuki mobil dan melengg jauh.


"Bara !!! Bara ..!!!" teriak bu Hana


__________


di Rumah sakit,


2 hari dirawat Nisha terlihat membaik,sejak kemarin juga Bara tidak menemui nya lagi,Nisha berpikir mungkin Bara sedang membiarkan dirinya sendiri.Tapi tidak untuk kedua orang tuanya, yang mengkhawatirkan Bara.Sedangkan Nomo ponsel Bara tidak aktif sejak itu.


"ibu dan Bapak pulang dulu Nish...kamu tidak apa-apa ya di sini dulu...besok bapak dan ibu kesini untuk jemput kamu pulang..."


"ibu jangan khawatir...Nisha sudah besar buk..lagian lambung Nisha sudah baik... sudah tidak mual juga...Nisha juga pengen sekali balik cepet pulang dan bekerja..udah bosen jadi pasien" keluh Nisha


"wes ndukkk...makanya jaga kesehatan jaga pola makan ... yasudah kami istirahat dulu .ini sudah pukul 8 malam .. bapak kalau malam-malam berkendara kurang maksimal..." tutur pak Arman


"iya pak...udah cepet sana pulang,besok papa juga kan ada acara di desa..." kata Nisha


"yowes...ibu dan bapak pulang ya Nish..." balas Bu Tiwi


Nisha mengangguk, Kedua orang tua Nisha pergi meninggalkan kamar Nisha.Kamar Nisha tertutup dan Nisha membaringkan tubuhnya,ia melihat kearah langit-langit dan menerawang.Bayangannya tertuju kepada Bara, Mungkinkah Ia begitu keterlaluan dengan Bara?

__ADS_1


Nisha mencoba memejamkan matanya, Tapi ia terusik dengan suara kenop pintu digital yang berbunyi, Langkah kaki mendekati ranjang sontak Nisha membuka matanya dan segera duduk,ia kaget karena melihat Bara ada di depannya


"Bara..."


"pernah kah sedikit saja kamu memiliki perasaan kepada ku???" jawab Bara datar


Nisha diam seribu bahasa, melihat Bara ia ingin sekali meminta maaf dari segala ucapannya kemarin,tapi saat Ini ada yang aneh Dari Bara.


"aku tidak tahu lagi,dosa apa yang aku buat sehingga aku bisa tertipu oleh wanita untuk kedua kalinya... seorang wanita berwajah malaikat dengan profesi mulia seperti mu.... ternyata tidak menjamin akhlak mu..."


"maksud mu .." tanya Nisha


"berapa banyak yang kamu minta hingga kau bisa memberikan hatimu padaku!! aku tanya !!!! berapa yang kamu minta!!!!" teriak Bara


Nisha kaget dengan ucapan Bara,kini ia bisa mencerna keadaan.Nisha berpikir mungkin Bara sudah mengetahui segalanya, yang tidak lain dari Bu Hana ibunya sendiri.


"Ibumu datang ke klinik ku dan meminta bantuan ku...dan aku membantu nya ... dia menjanjikan uang sebesar itu... kepada ku ..aku tidak pernah meminta nya !!!kau menyukaiku aku sudah menolak mu,tapi kau tetap memaksa apa itu salah ku !!!!" balas Nisha dengan air mata yang menetes, bibirnya bergetar saat berbicara seperti itu.


Bara semakin mendekati Nisha, Dia kemudian mengambil dompetnya dan mengambil beberapa kartu ATM dan juga credits card nya,dia kemudian melemparkan ke arah Nisha.


kartu-kartu itu jatuh tepat di pangkuan Nisha, "apa itu cukup untuk membeli keegoisan mu !!! apa kau pikir kau korban disini !!!" ucap Bara menaikkan intonasi suaranya


Nisha melihat kearah Bara,air matanya mengalir deras.tapi ia berusaha untuk tidak menangis di hadapan Bara.


"apa kamu lega sekarang... sudah bisa menghinakan seperti ini !!! apa ini cara orang kaya menyelesaikan masalah?hah !!!"ucap Nisha yang mulai sesenggukan tapi ia mencoba untuk mengontrol emosional nya agar tidak menangis.


Bara mendekat dan mencium Nisha,Bara melakukan itu dengan penuh emosi.Nisha terdiam dengan perbuatan Bara,bukan Ciuman hangat seperti yang Bara berikan.Tapi ciuman yang ia dapatkan saat ini begitu menyakitkan,air mata Nisha tak henti-hentinya menetes.


Bara melepaskan ciuman itu dan melihat kearah Nisha,air mata Nisha tak luput dari pandangan Bara,ingin Rasanya Bara mengelap air mata wanita yang di sukai nya itu,tapi mengabaikannya.


Bara mundur menjauh dari Nisha, "itu balasan untuk mu yang telah melukai hatiku... aku harap,kita tidak akan pernah bertemu lagi"


Bara pergi meninggalkan kamar Nisha dengan menutup kamar itu dengan keras.


Nisha yang sedari tadi hanya bisa diam menahan tangisannya,kini ia meluapkan emosional nya,ia menangis dengan sesenggukan, tidak perduli lagi dengan dirinya yang saat ini dalam proses penyembuhan,Nisha melihat kartu-kartu ATM dan credits card itu dipangkuan nya,Nisha semakin menangis sejadi-jadinya.


.


.


😭😭😭😭 author lebay banget siih... tapi beneran aku lo nangis gengs...😭🥲

__ADS_1


Instagram eunhyeayu90


__ADS_2