
Bara berdiri menghadap ayahnya diruangan, terlihat sekali tatapan ayahnya begitu tajam mengarah kepadanya .Langkah kaki nya mendekat tepat didepan ayahnya.
"jika kau tidak mampu membereskan masalah mu..maka ayah akan bertindak membereskannya.." ucap Pak Alex
"aku akan mengatasi masalah ku sendiri...jadi ayah tidak perlu repot-repot mencampuri urusanku"
"berapa lama kau bisa mengatasinya...??"
"Minggu depan... semua akan berakhir Minggu depan...jadi ayah tidak perlu mengkhawatirkan nya"
"pastikan kau tidak mengecewakan ku...kau tau ayah tidak menyukai kegaduhan yang mencoreng nama keluarga kita" ucap pak Alex penuh penekanan
Bara hanya terdiam dan tidak menanggapi ucapan ayahnya.Ia sekarang banyak memikirkan sesuatu yang akan terjadi jika ia terlambat menyelesaikan masalahnya.
...----------------...
Nisha berada di Apartemennya,duduk berdiam diri di malam hari dengan hati kosong dan frustasi.sebentar lagi ia akan kehilangan Shafa, sudah sangat jelas jika hak asuh shafa akan jatuh ke pada Bara.Ia tidak akan hal mengelak itu.
"aku akan kehilangan Shafa...lalu mengapa Bara begitu jahat kepada ku..."
Bunyi suara pintu masuk telah mengagetkan shafa, sontak Nisha beranjak untuk bertemu dengan seorang yang membuka pintunya itu.
Saat ia sudah berada diruang tamu ia mendapati Bara berdiri di depannya.pandangan mata mereka bertemu sedikit rasa kekhawatiran pada diri Nisha,tapi ia segera menampiknya.
"ada apa kau kemari...kau tahu ini sudah pukul berapa??" ucap Nisha
"ada yang ingin aku katakan kepada mu??"
Nisha mengerutkan kening nya,ia sedang bingung dengan perkataan Bara yang ingin berbicara dengan nya.
__ADS_1
"katakan..." ucap Nisha
"menikahlah dengan ku..." ucap Bara dengan wajah datarnya
"kau sedang bercanda?? apakah aku terlihat sedang tertekan dengan semua gertakan mu?? sehingga kau ingin menawarkan pernikahan sebagai jalan solusinya"
"tidak ada jalan lain selain menikah dengan ku...kau bisa memiliki Shafa seutuhnya... dan juga ada aku yang akan bertanggung jawab atas dirimu dan Shafa "
"hanya sesimpel itu ... tapi apa kamu tidak pernah memikirkan perasaan ku??"
"katakanlah...aku akan memperbaikinya "
"aku tidak percaya jika kau akan melakukan hal ini kepada ku setelah dirimu banyak melakukan kesalahan kepada ku..."
"aku berdiri di sini untuk Shafa..dan aku harap kau tidak menanyakan hal lain ..jadi apa kau setuju atau tidak..."
"jika aku menjawab 'tidak' apa yang akan kau lakukan??"
"kau begitu egois..."
"aku tidak egois. tapi aku datang untuk memberikan keberuntungan "
Nisha tersenyum sinis,menatap kearah Bara yang menatapnya begitu tajam.
"baik lah.. aku terima" ucap Nisha mantap
...----------------...
Bara dikantornya menerima pesan chat dari seseorang yang tidak dikenalnya,dia kemudian membuka handphone dan kaget .
__ADS_1
_aku ingin bertemu dengan mu_ by bee
Tatapan tajam Bara menatap arah ponsel itu.kesal dan gamang telah harus tenang
"apa lagi yang dia rencanakan..." ucap. Bara
...----------------...
Nisha berjalan di tepi rumah sakit dan mendapati seseorang yang dikenalnya ia kemudian berjalan menghampiri
"hallo dok..." sapa Nisha
"halllo..."
"lama tidak berjumpa " tanya ucap nisha
"aku sedang sibuk mengurus perceraian ku..." ucap dokter Rama sendu
Nisha dibuat kaget karena Dari pernyataan dr Rama.
"dok ..apa ada masalah.. kenapa dokter berbicara seperti itu..."
"Nish aku menyesal...aku minta maaf karena membuatmu kecewa " ungkap Dr Rama
Nisha menatap kearah dr Rama keheranan.ia memang sedikit was-was saat bersama seseorang yang bukan suaminya.
.
.
__ADS_1
Ngantuk berat gengs...baru pulang luar kota lagiiiiπ πππ
Instagram eunhyeagu90