HIDUP DALAM TUBUH IBU YANG KEJAM

HIDUP DALAM TUBUH IBU YANG KEJAM
49. bukan raja sebenarnya


__ADS_3

Malam hari pun menjelang. semua orang yang ada di gubuk reot itu telah tenggelam dalam mimpi indahnya masing-masing.


Namun berbeda dengan Bayu, setelah ia memastikan anak-anaknya dan juga Ibu dari anak-anaknya itu telah tertidur, dirinya pun mencoba perlahan-lahan keluar dari gubuk itu dan memanggil pengawal bayangannya yang bernama Mandala itu.


"Mandala" panggil pangeran Bayu dengan suara datar khas yang ia miliki.


syuuutt


saat itu juga Mandala langsung muncul dari bayang-bayang pangeran Bayu.


"salam kepada yang mulia pangeran..." ujar Mandala memberikan hormat kepada pangeran Bayu.


"bangun Mandala." ujar pangeran Bayu dengan penuh wibawa. Mandala yang sudah mendapat perintah dari sang pangeran pun langsung beranjak bangun dari posisi berlututnya.


"Bagaimana dengan penyelidikan yang dilakukan oleh pengawal Zain di istana..?? Apakah ada sesuatu hal yang mencurigakan..??"tanya pangeran Bayu kepada pengawal bayangannya itu.

__ADS_1


"mohon ampun Yang mulia. saya sudah mendengar saat pengawal Zain mengatakan ada beberapa kejanggalan yang terjadi di istana. yang mulia raja, saat ini bertindak semena-mena di luar dari kebutuhan dan kepentingan rakyat atau berbalik dengan kebijakan-kebijakan yang pernah dirancangnya dulu. saya juga ingin menyampaikan hal yang penting di sini Yang mulia, bahwa ternyata raja yang saat ini berada di singgasana bukanlah raja widura ratawijaya, melainkan orang asing yang ingin menguasai kerajaan barang seberangan dan dirinya pula yang mencantumkan dan menghadirkan Desa buangan ini. di desa buangan ini ia menempatkan penduduk-penduduk yang dianggap tidak mendukung kebijakan-kebijakannya. sehingga mereka berakhir dibuang dan tidak dipandang lagi." ujar Mandala menceritakan beberapa hal yang ditemukan oleh Zain.


pantas saja, beberapa tahun belakangan ini banyak sekali penyalahgunaan kekuasaan yang cenderung menindas rakyat kecil dan mengebiri keadilan di negeri ini. ternyata ada orang yang sudah memanipulasi kepemimpinan dan juga kebijakan-kebijakan terdahulu dengan mengatasi namakan Raja widura ratawijaya ayahnya sendiri.


Bayu yang tentu saja baru menyadari dan mengetahui hal ini langsung mengepalkan tangannya. dulu ia terlalu sibuk mencari dan menemukan keberadaan anarawati untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatannya sehingga dirinya lalai mengawasi tambuk kepemimpinan yang saat ini sedang dijalankan oleh ayahnya dan juga kakaknya yang akan menjadi calon penerus kerajaan bareng seberang ini.


"kalau begitu tunggu apa lagi, kita harus pergi menemui Zain sekarang. jangan lupa panggilkan juga Bisma untuk bergabung bersama dengan kita. oh iya, tempatkan juga beberapa orang-orang kita untuk mengawasi dan melindungi Desa buangan ini, karena saya yakin raja yang saat ini memimpin pasti akan mencari Untung setelah mengetahui Desa buangan yang dahulunya tandus ini telah menghasilkan bahan pangan. kita harus mewanti-wanti setiap tindakan yang kita lakukan agar tidak membuat masyarakat kecil sengsara dan tertindas lagi." ujar Bayu lagi dengan penuh kebijaksanaan apalagi di desa barang seberangan ini ada perempuan dan anak-anaknya yang harus ia lindungi.


"baik yang mulia pangeran titah anda akan segera melaksanakan."


"mohon ampun Yang mulia, pangeran mahkota belum mengetahui mengenai hal ini. namun pangeran mahkota selalu menentang apa saja peraturan yang dikeluarkan oleh sang raja sehingga saat ini dirinya berakhir dihukum kurungan oleh yang mulia raja." jelas Mandala lagi. pangeran Bayu yang mendengarkan aturan itu langsung menganggukkan kepalanya.


"ya sudah, sebaiknya segera kita tinggalkan tempat ini terlebih dahulu." ujar Bayu kembali. setelah itu mereka berdua langsung meninggalkan tempat tersebut.


tak lupa, Mandala juga mengirimkan pesan kepada bawahannya untuk tetap berada di desa buangan dan melindungi desa tersebut termasuk dan terpenting adalah melindungi anara dan anak-anaknya sampai mereka kembali.

__ADS_1


***


saat ini, pangeran Bayu telah berada di kediamannya. dirinya mendatangi istana tanpa sepengetahuan siapapun termasuk saudara kandungnya itu. Karena, kediamannya juga masih berada dalam lingkungan istana dan juga kediamannya dianggap begitu aman dari aksi mata-mata yang mungkin diutus oleh raja saat ini, hal ini lah yang membuat Bayu memutuskan untuk bertemu dengan para abdinya di kediamannya itu. disana juga sudah berkumpul bawah bawahannya yang berperan penting.


"saya sudah mendengar berita mengenai keadaan istana saat ini. Zain Apakah kamu sudah mengetahui keberadaan yang mulia raja..??" tanya pangeran Bayu lagi dengan suara yang datar dan dingin. ia menunjukkan ciri khasnya sebagai seorang pangeran yang tak tersentuh.


"mohon maaf Yang mulia, kami masih melakukan penelusuran. pekerjaan ini agak sedikit sulit kami lakukan, karena jalan untuk berhubungan langsung dengan anggota atau keluarga kerajaan sangat sulit. kami juga harus mencari cara dan waktu yang pas untuk menemukan yang mulia Raja widura ratawijaya." ujar Zein sambil menentukan kedua tangannya.


Bayu menghela nafasnya dengan berat mendengar penuturan itu. Ia hanya bisa berharap ayahnya dapat bertahan sampai dirinya menemukan sang ayah.


"baiklah kalau begitu, lanjutkan penelusuran mu dan kumpulkan bukti apa saja kejahatan-kejahatan yang dimiliki oleh raja saat ini. namun sudahkah kalian menemukan Siapa raja yang sedang duduk di singgasana saat ini..?? atau semua yang terjadi denganku beberapa hari yang lalu ada hubungannya dengan sang raja..??" tanya Bayu lagi kepada para abdinya itu.


"yang mulia, Untuk masalah ini kami sudah menemukan jawabannya. raja yang sedang memimpin saat ini adalah kekasih gelap dari selir pertama milik raja, yaitu selir Diana agung. lelaki ini dulunya adalah seorang panglima yang memang berambisi kuat untuk menggulingkan kekuasaan sang raja. saat dia mencari dukungan, tapi tak banyak yang mendukung dirinya untuk menggulingkan sang Raja, bahkan orang-orang yang pernah ia ajak bersekutu dibantai habis olehnya agar niatnya atau rencananya tidak ketahuan oleh orang lain. karena ia tidak berhasil mengumpulkan pasukan yang berada di pihaknya, dirinya langsung mencari cara lain yaitu dengan cara menjalin hubungan dengan sang selir secara diam-diam dan kemudian bekerja sama untuk menggulingkan sang raja. namun cara itu harus dilakukan dengan merubah wajah milik panglima tersebut sama persis seperti ini wajah yang mulia Raja barata. dan untuk penyerangan yang anda alami beberapa hari yang lalu memang ada kaitannya dengan raja saat ini. Ia mengutus beberapa pembunuh bayaran dan juga mencampurkan beberapa racun yang bekerja dengan lambat agar kekuatan yang anda miliki tidak bisa anda kerahkan dengan baik. alasannya karena anda adalah salah satu orang yang akan menjadi hambatan untuknya menduduki posisi itu." jelas Zain lagi.


Bayu yang Mendengar hal itu lagi-lagi mengepalkan tangannya. karena terlalu fokus mencari keberadaan anarawati lagi-lagi dirinya kebablasan seperti ini. namun, dirinya juga tidak bisa menyalahkan anarawati begitu saja, karena anarawati sendiri tidak tahu apa-apa.

__ADS_1


"Lalu, apakah kalian tahu apa yang sedang direncanakan raja yang duduk di singgasana saat ini..??" tanya Bayu lagi.


__ADS_2